Sabtu, 28 Januari 2012

my homework

5TP-F8197-E0
JUPITER - Z
PETUNJUK SERVICE

JUPITER-Z
SERVICE MANUAL
©2002 oleh Yamaha Motor Co., Ltd.
Edisi pertama, April 2003
Dialih bahasakan oleh
Technical Publication Service Division
PT Yamaha Motor Kencana Indonesia
Dilarang memperbanyak tanpa seijin
PT YMKI
PENDAHULUAN
Buku ini dibuat oleh PT Yamaha Motor Kencana Indonesia diharapkan bisa dipakai oleh Dealer dan
Mekanik Bengkel Resmi Yamaha. Kami menyadari bahwa tidak mungkin menjelaskan seluruh pelajaran
teknik perbaikan sepeda motor dalam satu buku ini saja. sehingga kami meyarankan kepada
para mekanik maupun orang yang memakai buku ini, terlebih dahulu harus menguasai dasar-dasar
perawatan sepeda motor Yamaha. tanpa pengetahuan ini, usaha perbaikan atau service model ini,
akan kurang baik dan tidak sempurna.
Yamaha Motor Indonesia terus menerus berusaha meningkatkan mutu produk. untuk itu, jika ada
perubahan yang mendasar dalam spesifikasi, dan prosedur pengerjaan, akan disampaikan keseluruh
jaringan Yamaha melalui "Service Information"
CATATAN:
_
Bentuk dan Spesifikasi, sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti perkembangan.
INFORMASI PENTING YANG ADA DALAM BUKU INI:
Informasi penting secara khusus ditandai dengan tanda-tanda sebagai berikut:
Simbol ini, berarti harus HATI-HATI MENYANGKUT KESELAMATAN ANDA.
Memberikan petunjuk khusus yang Harus diikuti untuk menghindari kecelakaan
pengendara atau orang yang sedang memeriksa dan memperbaiki
Sepeda Motor.
Perlu perhatian khusus yang harus diikuti untuk menghindari kerusakan pada-
Sepeda Motor.
Memberikan keterangan pokok untuk mempermudah pengerjaan.
PERINGATAN
PERHATIAN
CATATAN:
CARA MENGGUNAKAN BUKU PETUNJUK
SUSUNAN BUKU PETUNJUK
Buku ini terdiri dari beberapa bab utama yang didalamnya terdapat beberapa judul.(lihat "Simbol")
Judul pertama 1: Bab yang disertai simbol terletak disudut kanan atas. pada setiap halaman.
Judul kedua 2: Judul ini adalah judul bagian Bab hanya terletak pada halaman pertama dari
tiap-tiap bagian, judul ini terletak disudut kiri atas halaman.
Judul ketiga 3: Judul ini adalah sub bagian yang disertai prosedur penanganan.
FORMAT BUKU
Semua prosedur dalam buku ini dikemas dalam rangkaian tahap demi tahap. sehingga petunjuk
secara lengkap dapat diterima oleh para mekanik dengan mudah.
petunjuk yang ada meliputi berbagai hal, antara lain tentang cara membongkar, memperbaiki, dan
pemeriksaan. jika ada prosedur yang sangat penting dan perhatian kusus 4 kami tambahkan gambar
segitiga hitam dengan tanda seru didalamnya.
INFORMASI PENTING
• spesifikasi data dan special tool, diinformasikan dalam frame dengan simbol alat 5.
• Angka didalam lingkaran 6 menunjukkan nama komponen dan penjelasan yang melengkapi
gambar 7, ada kalanya kita gunakan huruf didalam segi empat/box 8.
• Untuk menjelaskan tindakan lebih lanjut kita gunakan tanda panah. sebagai contoh, jika diluar
spesifikasi 9.
DIAGRAM
Semua BAB dilengkapi dengan gambaran sebelum dibongkar hal ini untuk mempermudah prosedur
yang benar cara memasang dan membongkar.
SIMBOL ILLUSTRASI
Simbol disamping ini, tidak ada hubungan
pada setiap sepeda-motor.
Simbol 1 sampai 8 menggambarkan isi dari
setiap BAB
1 Informasi Umum.
2 Specifikasi
3 Pemeriksaan berkala dan penyetelan
4 Mesin
5 Karburator
6 Rangka/Chassis
7 Sistim kelistrikan/Electrical
8 Mengatasi masalah/Troubleshooting
Simbol 9 sampai F menggambarkan sbb:
9 Perbaikan dengan mesin terpasang.
0 Menambah cairan
A Pelumasan
B Alat khusus/Special tool
C Torsi pengencangan
D Batas minimum/kelonggaran.
E Putaran mesin
F Data kelistrikan
Simbol G sampai L pada diagram gambar,
menunjukkan tipe pelumas dan bagian yangperlu
dilumasi
G Oli mesin
H Oli Gear
I Oli tipe Molybdenum-disulfide
J Gemuk bearing roda
K Gemuk Lithium-soap-based
L Gemuk Molybdenum-disulfide
Simbol M sampai N pada diagram gambar
menunjukkan sebagai berikut.
M Berikan cairan pengunci (LOCTITE®)
N Ganti dengan Spare Part baru
1 2
3 4
5 6
7 8
9 0
A B
C D
E F
G H I
J K L
M N
GEN
INFO SPEC
CHK
ADJ ENG
CARB CHAS
– + ELEC TRBL
SHTG
T R . .
E G M
B LS M
LT Baru
DAFTAR ISI
INFORMASI UMUM GEN
INFO 1
SPESIFIKASI SPEC 2
PEMERIKSAAN BERKALA
DAN PENYETELAN ADJ 3
MESIN ENG 4
KARBURATOR CARB 5
RANGKA/CHASSIS CHAS 6
SISTIM KELISTRIKAN ELEC 7
MENGATASI MASALAH TRBL
SHTG 8
– +

GEN
INFO
BAB 1
INFORMASI UMUM
IDENTIFIKASI SEPEDA-MOTOR ................................................................1-1
NOMOR SERI RANGKA .........................................................................1-1
NOMOR SERI MESIN ...............................................................................1-1
INFORMASI PENTING ........ .........................................................................1-2
PERSIAPAN UNTUK MELEPAS DAN MEMBONGKAR ..........................1-2
PENGGANTIAN SPARE PART ................................................................1-2
GASKETS, SEAL OIL DAN O-RINGS .....................................................1-2
WASHER PENGUNCI/PLATES DAN COTTER PINS..............................1-3
BEARINGS DAN SEAL OLI ......................................................................1-3
CIRCLIPS..................................................................................................1-3
PEMERIKSAAN SAMBUNGAN .....................................................................1-4
ALAT KHUSUS/SPECIAL TOOLS ................................................................1-5
GEN
INFO
1 - 1
GEN
INFO
INFORMASI UMUM
IDENTIFIKASI SEPEDA-MOTOR
NOMOR RANGKA/CHASSIS
Nomor seri rangka 1 tercetak pada pipa kemudi
disebelah kanan.
1
NOMOR SERI MESIN
Nomor seri mesin, 1 tercetak pada bagian
crankcase.
CATATAN:
Designs dan spesifikasi sewaktu-waktu dapatberubah
tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
IDENTIFIKASI SEPEDA MOTOR
1 - 2
GEN
INFORMASI PENTING INFO
INFORMASI PENTING
PERSIAPAN UNTUK MELEPAS DAN MEMBONGKAR.
1. Sebelum melepas dan membongkar, bersihkan
kotoran dan debu yang menempel.
2. Pergunakan peralatan yang tepat dan bersih
seperti yang disarankan.
Lihat bagian “SPECIAL TOOLS”.
3. Pada saat membongkar, perhatikan sukucadang
yang kerjanya saling berpasangan.
misalnya gear, piston dan cylinder . jika salah
satu harus diganti, gantilah satu set.
jangan mengganti hanya salah satu dari
rangkaian yang saling bekerja sama.
4. Selama membongkar mesin, bersihkan semua
suku cadang dan tempatkan sesuai
urutan pembongkaran. hal ini akan mempercepat
pada saat pemasangan kembali.
5. Jauhkan semua komponen dari api .
PENGGANTIAN SUKU CADANG
Gunakan selalu suku cadang Yamaha untuk semua
penggantian. gunakan Oli dan Gemuk yang
disarankan oleh Yamaha. pemakaian suku cadang
imitasi fungsi dan penampilan hampir sama tapi
kualitas jauh berbeda.
GASKETS, SEAL OLI DAN O-RINGS
1. Ganti semua gasket, perapat dan O-ring saat
membongkar mesin. semua permukaangasket,
bibir perapat oli dan O-ring harus dibersihkan.
2. Lumasi permukaan singgung suku cadang
dan bearing saat melepas. dan lumasi gemuk
pada perapat oli.
1 - 3
GEN
INFORMASI PENTING INFO
LOCK WASHERS/PLATES DAN COTTER
PINS
Setelah dibongkar, ganti lock washers/plates
1 dan cotter pins. Setelah Baut dikencangkan
sesuai spesifikasi, bengkokkan lock washer,
pada sisi yang rata dibagian baut/mur.
BEARINGS DAN SEAL OLI
Pemasangan bearing dan oli seal, tanda huruf
dan angka harus menghadap keluar. (harustampak
pada pandangan) saat pemasangan
seal oli, lapisi bibir perapat dengan gemuk.
(lighweight lithium base) lumasi juga bearing
dengan gemuk.
1 Seal Oli
PERHATIAN
_
Jangan memutar bearing dengan udara bertekanan
tinggi. hal ini dapat merusakkan
permukaan Bearing.
1 Bearing
CIRCLIPS
Periksa semua sirklip, sebelum menggunakan
nya kembali. Ganti Clip Piston setelah dibuka.
( clip pin piston hanya dapat digunakan sekali)
Saat pemasangan circlip 1, pastikan bagian
permukaan circlip yang tajam 2 ditempatkan
pada posisi berlawanan arah tekanan 3
4 As/Shaft.
1 - 4
GEN
MEMERIKSA SISTIM SAMBUNGAN INFO
PEMERIKSAAN HUBUNGAN.
Periksa kabel, couplers, dan connectors dari
karat, debu, air, kotoran dll.
1. Lepaskan:
• kabel
• coupler
• connector
2. Peiksa:
• kabel
• coupler
• connector
Kotoran → Tiup dengan udara bertekanan
Karat/Kurang tersambung → Goyang goyangkan
/pasang-cabut beberapa kali.
Periksa:
• semua sambungan
Sambungan kendor → Perbaiki .
CATATAN
_
Jika pengait/pin 1 pada terminal telah rata,tekuk
pin ke arah atas.
4. Sambung:
• kabel
• coupler
• connector
CATATAN
_
Pastikan semua tersambungan sempurna.
5. Periksa:
• ada hubungan.
(pergunakan pocket tester)
CATATAN
_
• Jika tidak ada sambungan bersihkan terminal
• Pada saat memeriksa kabel bodi, lakukanlangkah
(1) sampai ke (3).
• Gunakan tester seperti terlihat pada gambar
disamping.
Pocket tester
90890-03112
1 - 5
GEN
ALAT KHUSUS/SPECIAL TOOLS INFO
ALAT KHUSUS/SPESIAL TOOL
Alat-alat khusus/Special Tool dibawah ini, diperlukan untuk melakukan penyetelan, pembongkaran
dan pemasangan . selalu gunakan alat khusus yang tepat untuk mencegah terjadinya kerusakan
yang disebabkan salah dalam pengunaan alat dan teknik pengerjan yang salah.
Dibawah ini ditunjukkan alat khusus beserta nomor alat dan penggunaannya.
Nomor alat Nama Alat dan Fungsinya llustrasi
90890-01052
Meter gear bush tool
Alat ini digunakan untuk melepas dan
memasang meter bushing.
Weight
90890-01084
Slide hammer bolt
90890-01085
Weight
Slide hammer bolt
Alat ini digunakan untuk melepas dan
memasang As rocker arm .
90890-01184
Fork seal driver weight
Alat ini digunakan untuk memasang seal
90890-01186
Fork seal driver attachment
Alat ini digunakan untuk memasang seal
90890-01268
Ring nut wrench
Alat ini digunakan untuk mengendurkan
dan mengencangkan mur kemudi
90890-01311
Tappet adjusting tool
Alat ini digunakan untuk menyetel
kelonggaran klep/valve clearance.
90890-01312
Fuel level gauge
Alat ini digunakan untuk mengukur
ketinggian bensin pada float chamber.
1 - 6
GEN
ALAT KHUSUS/SPESIALTOOLS INFO
90890-01326
T-handle
Alat ini digunakan untuk memegang
batang peredam, saat melepas dan
memasang damper rod holder.
90890-01362
Flywheel puller
Alat ini digunakan untuk menarik rotor.
90890-01403
Steering nut wrench
Alat ini digunakan untuk menegndurkan
dan mengencangkan mur ring kemudi
90890-01701
Sheave holder
Alat ini digunakan untuk memegang
sheave Sekunder.
90890-03079
Thickness gauge
Alat ini digunakan untuk mengukur kelonggaran
Klep
90890-03081
Compression gauge
Alat ini digunakan untuk mengukur
tekanan kompresi didalam cylinder.
90890-03112
Pocket tester
Alat ini digunakan untuk mengukur
bermacam-macam fungsi kelistrikan.
90890-03113
Engine tachometer
Alat ini digunakan untuk mengetahui
putaran mesin/rpm.
Nomor Alat Nama Alat dan fungsinya Ilustrasi
1 - 7
GEN
ALAT KHUSUS/SPECIAL TOOLS INFO
90890-04019
Valve spring compressor
Alat ini digunakan saat melepas dan
memasang katup dan perkatup.
90890-04086
Universal clutch holder
Alat ini dfigunakan untuk memegang
rumah kopling saat memasang dan melepas
Mur rumah kopling.
90890-04101
Valve lapper
Alat ini digunakan untuk memegang
lifter dan mensekir klep.
90890-04116
Valve guide remover (4.5 mm)
Alat ini digunakan untuk memasang
dan melepas valve guide.
90890-04117
Valve guide installer (4.5 mm)
Alat ini diperlukan untuk memasang
seal valve guide.
90890-04118
Valve guide reamer (4.5 mm)
Alat ini digunakan untuk membersihkan
kerak pada valve guide.
90890-06754
Ignition checker
Alat ini digunakan untuk melihat kemampuan
induksi/loncatan api.
90890-85505
Yamaha bond No. 1215
sealant (bond) digunakan sebagai perapat
permukaan crankcase.
Nomor Alat Nama Alat dan fungsinya llustrasi

SPEC
BAB 2
SPESIFIKASI
SPESIFIKASI UMUM ...................................................................................2-1
SPESIFIKASI PERAWATAN ........................................................................2-4
MESIN .....................................................................................................2-4
TORSI PENGENCANGAN.......................................................................2-8
RANGKA/CHASSIS.................................................................................2-10
TORSI PENGENCANGAN.......................................................................2-12
KELISTRIKAN...........................................................................................2-14
TORSI PENGENCANGAN UMUM ................................................................2-16
TITIK PELUMASAN DAN TIPE PELUMAS .................................................2-17
MESIN ....................................................................................................2-17
RANGKA/CHASSIS ...............................................................................2-19
JALUR KABEL ...........................................................................................2-20
SPEC
2 - 1
SPEC
SPESIFIKASI
SPESIFIKASI UMUM
Keterangan JUPITER-Z
Kode Model 5 TP./T 110 SE
Dimensi
Panjang 1.910 mm
Lebar 675 mm
Tinggi 1.040 mm
Tinggi tempat duduk 760 mm
Jarak sumbu roda 1.230 mm
Jarak terendah ketanah 130 mm
Kemampuan berbelok 1,900 mm
Berat
Kotor (dengan Oli dan Bensin) 102 kg
Mesin
Tipe Mesin Pendingin Udara 4 Langkah, SOHC
Susunan Cylinder Miring kedepan cylinder tunggal
Volume Cylinder 110,3 cc
Diameter x Langkah 51.0 × 54.0 mm
Perbandingan kompresi 9.3 : 1
Tekanan Kompresi (STD) 1,300 kPa (13 kgf/cm2) pada 500 r/min
Starting system Kick dan electric starter (T110SE)
Sistim pelumasan Basah/Wet sump
Putaran langsam 1,400 ~ 1,600 r/min
Tipe pelumas
Oli mesin SAE 20W40 tipe SE atau YAMALUBE
Penggantian berkala 0.8 L
Penggantian Total 1.0 L
Saringan udara Tipe kering
Bahan bakar
Bahan bakar yang disarankan Regular gasoline
Kapasitas tangki 4.5 L
SPESIFIKASI UMUM
2 - 2
SPESIFIKASI UMUM SPEC
*Beban dihitung termasuk barang bawaan, pengendara,penumpang,dan aksesoris.
Karburator
Tipe/jumlah VM17SH/1
Pabrik pembuat MIKUNI
Busi/Spark plug
Tipe C6HSA (NGK) U20FS-U (DENSO)
Pembuat Lokal
Kerenggangan Busi/Spark plug gap 0.6 ~ 0.7 mm
Tipe Kopling Kopling ganda,basah,sepatu sentrifugal
Transmisi
Sistim reduksi Primary Roda gigi lurus
Perbandingan reduksi Primary 67/18 (3.722)
Sistim reduksi Secondary Rantai penggerak
Perbandingan reduksi Secondary 36/15 (2.400)
Tipe Tra nsmisi Rotary 4 kecepatan
Pengoperasian Dengan kaki kiri
Perbandingan gigi : 1st 38/12 (3.166)
2nd 33/17 (1.941)
3rd 29/21 (1.380)
4th 23/21 (1.095)
Rangka/Chassis
Tipe Rangka/Chassis Pipa baja, underbone
Sudut Caster 26,2°
Trail 74 mm
Ban/Tire
Tipe Dengan Ban dalam
Ukuran depan 70/90-17 38P
belakang 80/90-17 44P
Model (pabrik pembuat) depan LOKAL
belakang LOKAL
kedalaman alur kembangan depan 0.8 mm
belakang 0.8 mm
Tekanan angin (dingin)
Beban Maximum load*-sepeda motor 110 kg
depan 200 kPa (2.00 kg/cm2)
belakang 225 kPa (2.25 kg/cm2)
Keterangan JUPITER-Z
2 - 3
SPESIFIKASI UMUM SPEC
Keterangan JUPITER-Z
Rem
Rem depan tipe Cakram/Disc brake
pengoperasian Tangan kanan
Rem belakang tipe Tromol/Drum brake
pengoperasian Kaki kanan
Suspensi
Suspensi depan Telescopic fork
Suspensi belakang Lengan ayun/Swingarm
Peredam kejut/Shock absorber
Shock absorber depan Coil spring/oil damper
Shock absorber belakang Coil spring/oil damper
Gerak main roda/Wheel travel
Gerak roda depan 95 mm
Gerak roda belakang 77 mm
Kelistrikan
Sistim pengapian DC. C.D.I.
Sistim pembangkit listrik A.C. magneto
Tipe Battery /pabrik pembuat GM5Z-3B/YB-5I-B(LOCAL)
Kapasitas Battery 12 V 5 AH
Tipe lampu depan Lampu pijar
Daya lampu x jumlah
Lampu depan 12 V 25 W/25 W × 2
Lampu belakang/Rem 12 V 5 W/21 W × 1
Lampu sein/Flasher 12 V 10 W × 2
Lampu sein/Flasher belakang 12 V 10 W × 2
Lampu Meter 14 V 3.0 W × 1
Lampu indikator jauh 12 V 1.7 W × 1
Lampu indikator Netral 12 V 1.7 W × 1
Lampu indikator belok 12 V 1.7 W × 1
Lampu indikator posisi gigi 12 V 1.7 W × 4
2 - 4
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
SPESIFIKASI PERAWATAN
MESIN
Keterangan Standard Batas/Limit
Kepala cylinder
kebengkokan “*” ---- 0.03 mm
Cylinder
Diameter dalam 51.000 ~ 51.015 mm 51.1 mm
Batas ketirusan ---- 0.03 mm
Camshaft
Penggerak Rantai (kiri)
Bentuk Cam
Masuk “A” 25.775 ~ 25.875 mm 25.745 mm
“B” 21.045 ~ 21.145 mm 21.015 mm
Buang “A” 25.775 ~ 25.875 mm 25.749 mm
“B” 20.950 ~ 21.050 mm 20.924 mm
Kebengkokan Camshaft ---- 0.03 mm
Rantai Timing
Tipe rantai/Jumlah links SILENT CHAIN/86
Sistim penegang rantai Automatic ----
Rocker arm/as rocker arm
Diameter dalam Rocker arm 10.000 ~ 10.015 mm 10.030 mm
Diameter luar As Rocker arm 9.981 ~ 9.991 mm 9.950 mm
Kelonggaran lubang Rocker-arm
dan As Rocker arm.
0.009 ~ 0.034 mm 0.08 mm
Klep, dudukan klep, klep guide
kelonggaran klep(dingin) MASUK 0.05 ~ 0.09 mm ----
BUANG 0.08 ~ 0.12 mm ----
Dimensi Batang Klep
“A” diameter kepala MASUK 22.9 ~ 23.1 mm ----
BUANG 19.9 ~ 20.1 mm ----
“B” lLebar permukaan MASUK 1.20 ~ 2.50 mm ----
BUANG 1.6 ~ 2.9 mm ----
“C” Permukaan dudukan MASUK 0.9 ~ 1.1 mm 1.6 mm
BUANG 0.9 ~ 1.1 mm 1.6 mm
“D” Ketebalan kepala MASUK 0.5 ~ 0.9 mm ----
BUANG 0.8 ~ 1.2 mm ----
A
B
B C
D
A
Diameter kepala Lebar Permukaan dudukan Ketebalan kepala
2 - 5
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
Diameter batang klep MASUK 4.475 ~ 4.490 mm 4.450 mm
BUANG 4.460 ~ 4.475 mm 4.435 mm
Diameter dalam Guide MASUK 4.500 ~ 4.512 mm 4.542 mm
BUANG 4.500 ~ 4.512 mm 4.542 mm
Kelonggaran Guide MASUK 0.010 ~ 0.037 mm 0.080 mm
BUANG 0.025 ~ 0.052 mm 0.100 mm
Kebengkokan batang klep ---- 0.01 mm
Lebar dudukan klep 0.9 ~ 1.1 mm 1.6 mm
Per klep
Panjang bebas per 33.75 mm 32.05 mm
Panjang per terpasang(menutup) 24.2 mm ----
Tekanan Per 138 ~ 158 N (13.8 ~ 15.8 kgf) at 24.2 mm ----
Kebengkokan per “*” ---- 1.4 mm
Arah lilitan pe r searah jarum jam ----
Piston
Kelonggaran Piston-ke-cylinder 0.020 ~ 0.025 mm ----
Diameter Piston “D” 50.977 ~ 50.992 mm ----
Titik pengukuran “H” 5.0 mm ----
Offset 0.5 mm ----
Arah Offset I Sisi pemasukan ----
Diameter lubang pin piston 13.002 ~ 13.013 mm 13.043 mm
Diameter luar Pin Piston 12.996 ~ 13.000 mm 12.976 mm
Ring Piston
Ring pertama
Tipe ring Barrel ----
Dimensi (B × T) 1.00 × 2.00 mm ----
Kerenggangan 0.10 ~ 0.25 mm 0.40 mm
Kelonggaran samping (terpasang) 0.03 ~ 0.07 mm 0.12 mm
Ring kedua
Tipe ring Taper ----
Dimensi (B × T) 1.0 × 2.0 mm ----
Kerenggangan 0.10 ~ 0.25 mm 0.40 mm
Kelonggaran samping 0.02 ~ 0.06 mm 0.12 mm
Ring Oli
Dimensi (B × T) 2.0 × 2.2 mm ----
Kerenggangan 0.20 ~ 0.70 mm ----
Keterangan Standard Batas/Limit
H
D
T
B
B
T
B
T
2 - 6
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
Poros engkol/Crankshaft
Lebar Poros “A” 42.95 ~ 43.00 mm ----
Kebengkokan Max.“C ---- 0.03 mm
Kelonggaran Big end “D” 0.11 ~ 0.41 mm ----
Kelonggaran arah atas “E” 0.004 ~ 0.014 mm ----
Kopling/Clutch
Kampas kopling
Ketebalan 2.7 ~ 2.9 mm 2.6 mm
Jumlah Plate 5 ----
Plat kopling
Ketebalan 1.1 ~ 1.3 mm ----
Jumlah Plate 4 ----
Keausan Max. ---- 0.05 mm
Per kopling
Panjang bebas per 30,3 mm 28.3 mm
Jumlah Per 4 ----
Metode pelepasan kopling Inner push, cam push ----
Ketebalan sepatu kopling 2.20 mm ----
Kedalaman alur sepatu kopling 1.20 mm 0.1 mm
Diameter dalan rumah kopling 105 mm 106 mm
Diameter luar kopling sentrifugal 104.7 mm 103.5 mm
Putaran Kopling mulai terlepas 1,800 ~ 2,200 r/min ----
Putaran Kopling terkopel penuh 2,800 ~ 3,400 r/min ----
Kebengkokan maksimum Push rod ---- 0.5 mm
Transmisi
Batas Kebengkokan Main axle ---- 0.03 mm
Batas kebengkokan Drive axle ---- 0.03 mm
Kickstarter
Tipe Kickstarter Ratchet type ----
kekuatan gesek Kick clip 9.8 ~ 13.8 N (0.98 ~ 1.38 kgf) ----
Keterangan Standard Batas/Limit
C C
D
A
E
2 - 7
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
Karburator:
Type VM17SH ----
I.D. mark 5TN1 00 ----
Main jet (M.J) #105 ----
Main air jet (M.A.J) ø1.2 ----
Jet needle (J.N) 4CJT5-2 ----
Needle jet (N.J) E-8M ----
Pilot outlet (P.O) ø0.8 (pitch: 1.70) ----
Pilot jet (P.J) #17.5 ----
Putaran Pilot air screw 1-3/8 putaran keluar ----
Valve seat size ø1.5 ----
Starter jet 1 #30 ----
Starter jet 2 ø0.5 ----
Throttle valve size #3.5 ----
Pompa Oli:
Tipe Pompa Oli Tipe Trochoid ----
kelonggaran Inner-rotor-ke-outerrotor.
0.15 mm 0.20 mm
kelonggaran Outer-rotor-ke -rumahpompa
oli.
0.06 ~ 0.10 mm 0.15 mm
kelonggaran rumah pompa oli ke-
Inner-rotor dan outer-rotor
0.06 ~ 0.10 mm 0.15 mm
Model JUPITER-Z
Jalur pelumasan
Keterangan Standard Batas/Limit
POMPA OLI
SARINGAN OLI
OIL PAN
CYLINDER HEAD
CONNECTING
ROD BIG END
PISTON
POROS ENGKOL
RING OLI CAMSHAFT
KOPLING TRANSMISI
2 - 8
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
TORSI PENGENCANGAN
MESIN
Komponen yang dikencangkan Nama Part
Ukuran
ulir
Jmlh
Torsi pengencangan
Keterangan
Nm kg.m·
Kepala cylinder Mur M8 4 22 2.2
Kepala cylinder (sisi rantai timing) Baut M6 2 10 1.0
Busi/Spark plug — M10 1 12.5 1.25
Penutup sprocket camshaft Sekrup M6 2 7 0.7
Penutup Tappet (sisi masuk dan buang) — M45 2 18 1.8
Baut Stud (kepala cylinder) Baut M6 2 7 0.7
Rotor Generator Mur M12 1 70 7.0
Pengencang rantai (sisi pemasukan) Baut M6 2 10 1.0 LT
Mur pengunci setelan klep (sisi masuk
dan sisi buang)
Mur M5 2 7 0.7
Sprocket Camshaft Baut M8 1 20 2.0
Camshaft retainer Baut M6 1 10 1.0 LT
Baut Cap pengencang rantai Timing Baut M6 1 8 0.8
Pengencang rantai timing Baut M6 2 10 1.0
Baut unit pompa oli Baut M6 2 7 0.7
Baut penguras oli mesin Baut M12 1 20 2.0
Manifold pemasukan (bagian mesin) Baut M6 2 10 1.0
Unit Karburator Baut M6 2 10 1.0
Pipa pembuangan Mur M6 2 7 0.7
Baut joint pipa pembuangan Baut M8 1 12 1.2
Knalpot dan bracket knalpot Baut M8 1 16 1.6
Knalpot dan pijakan pembonceng Baut M10 1 38 3.8
Rumah saringan udara Sekrup M6 4 2 0.2
Crankcase Baut M6 9 10 1.0
Penutup Crankcase (kiri) Baut M6 8 10 1.0
Penutup Drive sprocket Baut M6 2 7 0.7
Penutup Crankcase (kanan) Baut M6 9 10 1.0
Penutup tengah — M32 1 7 0.7
Penutup Timing check — M14 1 7 0.7
Baut Stud (crankcase) Baut M8 4 13 1.3
Tuas Kickstarter Baut M6 1 10 1.0
Starter clutch Baut M6 3 14 1.4 stake
Rumah sepatu kopling Mur M12 1 50 5.0
Plat tekan kopling Baut M5 4 6 0.6
Clutch boss Mur M14 1 70 7.0
Mur pengunci setelan kopling Mur M6 1 8 0.8
Pedal pemindah gigi Baut M8 1 18 1.8
Shift drum segment Baut M6 1 12 1.2 LT
2 - 9
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
Shift fork guide bar retainer Baut M6 2 10 1.0 LT
Pickup coil Baut M6 2 10 1.0 LT
Stator coil Baut M6 3 10 1.0 LT
Komponen yang dikencangkan Nama part
Ukuran
ulir
Jmlh
Torsi Pengencangan
Keterangan
Nm kg.m
2 - 10
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
RANGKA/CHASSIS
Keterangan Standard Batas/Limit
Sistim Steering
Tipe bearing steering Angular bearing ----
Sudut penguncian (kanan/kiri) 45° ----
Suspensi depan
Gerakan fork depan 95 mm ----
Panjang bebas per fork 266.7 mm 261.4 mm
Panjang oer terpasang 264.7 mm ----
Tekanan Per (K1) 11 N/mm (1.1 kgf/mm) ----
(K2) 15.6 N/mm (1.56 kgf/mm) ----
Langkah (K1) 0 ~ 53 mm ----
(K2) 53 ~ 95 mm ----
terdapat per tambahan Tidak ----
Kapasitas Oli 0.057 L (57 cm3) ----
Ketinggian Oli 103 mm ----
Oli yang disarankan Fork oil 10W atau yang setara ----
diameter luar Inner tube 26 mm ----
kebengkokan Inner tube ---- 0.2 mm
Suspensi belakang
Langkah Shock absorber 70 mm ----
Panjang bebas per 219 mm 214.6 mm
Panjang per terpasang 214 mm ----
Tekanan Per (K1) 17.42 N/mm (1.74 kgf/mm) ----
(K2) 36.68 N/mm (3.67 kgf/mm) ----
Langkah (K1) 0 ~ 36 mm ----
(K2) 36 ~ 70 mm ----
Terdapat per tambahan Tidak
Roda depan
Tipe Jari - jari ----
Ukuran Pelek/Rim 17 × 1.40 ----
Bahan pembuat Pelek/Rim Baja/Steel ----
Batas keolengan arah ke atas ---- 1.0 mm
Batas keolengan arah ke samping ---- 0.5 mm
Roda belakang
Tipe Jari - jari ----
Ukuran Pelek/Rim 17 × 1.40 ----
Bahan pembuat Pelek/Rim Baja/Steel ----
Batas keolengan arah ke atas ---- 1.0 mm
Batas keolengan arah ke samping ---- 0.5 mm
Rantai penggerak
Tipe/pembuat 428/DAIDO ----
jumlah mata rantai 104 ----
Kekendoran rantai 10 ~ 20 mm ----
2 - 11
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
Rem depan (T110)
Tipe tromol Leading, trailing
Gerak bebas tuas rem (pada
ujung tuas rem)
8 ~ 12 mm ----
Diameter dalam Tromol Rem 110 mm 111 mm
Ketebalan kampas rem 4 mm 2 mm
Panjang bebas per sepatu 54 mm ----
Ren depan (T110S/T110SE)
Tipe rem cakram Single ----
Diameter luar x ketebalan Disc 220.0 × 3.5 mm 3.0 mm
Ketebalan Pad dalam 5.2 mm 1.5 mm
Ketebalan Pad luar 5.2 mm 1.5 mm
Diameter dalam Master cylinder 11.1 mm ----
Caliper cylinder inside diameter 22.2 mm ----
Brake fluid type DOT 4 ----
Rem belakang
Tipe tromol Leading, trailing ----
Gerak bebas pedal rem belakang
(pada ujung pedal rem)
20 ~ 30 mm ----
Diameter dalam tromol 110 mm 111 mm
Ketebalan kampas rem 4 mm 2 mm
Panjang bebas per sepatu 54 mm 63.5 mm
Gerk bebas kabel gas 2 ~ 7 mm ----
Keterangan Standard Batas/Limit
2 - 12
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
TORSI PENGENCANGAN
RANGKA/CHASSIS
Komponen yang dikencangkan Ukuran Ulir
Torsi pengencangan
Keterangan
Nm kg.m
Bracket tangkai kemudi dan bracket bawah M10 43 4.3
Tangkai kemudi dan bracket tangkaikemudi M8 16 1.6
Selang rem dan master cylinder rem M10 26 2.6
Selang rem dan caliper rem M10 35 3.5
Master Cylinder rem dan holder M6 13 1.3
Holder tuas rem M6 7 0.7
Master cylinder rem dan tuas rem M6 6 0.6
Kaca Spion (kiri dan kanan) M10 32 3.2
Mur as roda depan M10 39 3.9
Bracket bawah dan fender depan M6 10 1.0
Bracket bawah dan penutup fork depan M6 7 0.7
Retainer selang rem M6 7 0.7
Fork depan dan caliper rem M10 35 3.5
Fork depan dan holder selang rem M6 10 1.0
Baut retaining sepatu rem M10 17 1.7
Baut retaining kaliper rem atas M8 22 2.2 LT
Baut retaining kaliper rem bawah M8 12 1.2 LT
Baut penguras/Bleeding M8 6 0.6
Baut Cap Front fork M20 50 5.0
Baut pinch bracket bawah M10 50 5.0
Baut Damper rod M8 23 2.3 LT
Mur ring atas M25 75 7.5 lihat catatann
Mur ring bawah M25 30 3.0 lihat catatan
Rem disc dan Hub roda M8 23 2.3 LT
camshaft rem dan tuas rem M6 7 0.7
Sprocket belakang dan Hub roda M8 30 3.0
Mur As roda belakang M12 60 6.0
Shock absorber belakang dan rangka M10 32 3.2
Shock absorber belakang dan lengan ayun M10 32 3.2
Mur As pivot lengan ayun M12 51 5.1
Mur dudukan mesin M8 34 3.4
Lengan ayun dan tutup rantai M6 7 0.7
Mur pengunci setelan rantai M6 7 0.7
Lengan ayun dan batang torsi rem M8 16 1.6
Plat sepatu rem dan batang torsi rem M8 19 1.9
Pijakan pengemudi dan crankcase M8 23 2.3
2 - 13
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
CATATAN
1. Pertama-tama kencangkan mur ring bawah 30 Nm (3.0 m • kg) dengan menggunakan kunci torsi,
selanjutnya kendorkan kembali mur ring bawah dengan 1/4 putaran.
2. Selanjutnya tahan mur ring bawah dan kencangkan mur ring atas 75 Nm (7.5 m • kg) dengan
menggunakan kunci torsi.
Pijakan kaki pembonceng dan rangka/frame M8 30 3.0
Baut Standart samping dan pijakan kaki M8 26 2.6
Mur standart samping dan pijakan kaki M8 16 1.6
Standart tengah dan bracket standart tengah M10 48 4.8
Bracket standart tengah dan bracket knalpot M10 48 4.8
Baut retainer selang rem dan bracket M6 7 0.7
Bracket Horn dan bracket M6 7 0.7
Frame dan bracket M10 23 2.3
bracket cowling depan dan penutup crankcase
(kanan dan kiri)
M6 7 0.7
Frame dan kunci kontak M6 10 1.0
Frame dan Ignition coil M6 7 0.7
Frame dan bracket tempat duduk M6 9 0.9
Frame dan tangki bensin M8 16 1.6
Frame dan kran bensin M6 9 0.9
Tempat duduk dan bracket M6 7 0.7
Komponen yang dikencangkan ukuran ulir
Torsi Pengencangan
Keterangan
Nm kg.m
2 - 14
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
KELISTRIKAN/ELECTRICAL
Keterangan Standard Batas/Limit
Voltase 12 V ----
Sistim pengapian
saat pengapian (B.T.D.C.) 10° pada 1,500 r/min ----
metode penggeseran Digital ----
DC-C.D.I.
Tahanan Pickup coil /warna 248 ~ 372 Ω pada 20 °C/R–W ----
Model C.D.I. unit/pembuat 5TN/SEPCO ----
Ignition coil
Model/pabrikan 5TN/SEPCO ----
Minimum loncatan api 6 mm ----
Tahanan Primary coil 0.32 ~ 0.48 Ω pada 20 °C ----
Tahanan Secondary coil 5.68 ~ 8.52 kΩ pada 20 °C ----
Cap Busi/Spark plug cap
Material Resin ----
Tahanan 10 kΩ ----
Sistim pengisian
Tipe A.C. magneto ----
Model/manufacturer 5TN/SEPCO ----
Arus keluar/ output 14 V 100 W pada 5,000 r/min ----
Tahanan coil penerangan /warna 0.24 ~ 0.36 Ω pada 20 °C ----
Tahanan coil pengisian/warna 0.32 ~ 0.48 Ω  pada 20 °C/W–B ----
Rectifier/regulator
Tipe Regulator Semiconductor short-circuit ----
Model/manufacturer SH671A-12/THA-SHINDENGEN ----
Voltase tanpa beban (DC) 14.0 ~ 15.0 V ----
(AC) 13.0 ~ 14.0 V ----
Kapasitas Rectifier 12 A ----
Withstand voltage 400 V ----
Battery
Berat jenis 1.280 ----
Sistim starter listrik
Tipe Constant mesh
Motor starter
Model/pembuat 5TN/SEPCO ----
Voltase kerja 12 V ----
Arus keluar/Power output 0.35 kW ----
Tahanan Coil Armature 0.018 ~ 0.022 Ω pada 20 °C ----
Panjang sikat/Brush 7 mm 3.5 mm
Tekanan per 3.92 ~ 5.88 N (400 ~ 600 gf) 3.92 N
(400 gf)
Diameter Commutator 17.6 mm 16.6 mm
alur mica (kedalaman) 1.35 mm ----
2 - 15
SPESIFIKASI PERAWATAN SPEC
Starter relay
Model/pembuat G4R/OMRON ----
kekuatan Amper 50 A ----
Tahanan Coil 95 ~ 105 Ω pada 20 °C ----
Klakson/Horn
Tipe Plane ----
Jumlah 1 ----
Model/pembuat GF-12/THA-NIKKO ----
Amper Maksimum 1.5 A ----
Kemampuan/Performance 95 ~ 105 db (2 m) ----
Tahanan Coil 4.30 ~ 4.80 Ω pada 20 °C ----
Relay belok
Tipe Relay Condenser ----
Model/pembuat FZ222SD/DENSO ----
Terangkai pembatal otomatis Tidak
Frequency kedipan 75 ~ 95 nyala/menit ----
Watt 10 W × 2 + 3.4 W ----
Penunjuk bahan bakar
Model/pembuat 2JG/NIPPON SEIKI ----
Tahanan Sender unit - penuh 4 ~ 10 Ω pada 20 °C ----
- habis 90~ 100 Ω pada 20 °C ----
Pemutus rangkaian/Circuit breaker
Tipe Circuit breaker Sekring ----
Utama 7 A ----
Cadangan 7 A ----
Keterangan Standard Batas/Limit
2 - 16
SPESIFIKASI PENGENCANGAN UMUM SPEC
SPESIFIKASI PENGENCANGAN
SECARA UMUM
Tabel dibawah ini, menunjukkan pengencangan
standart sesuai ulir standart ISO. Untuk kompo
nen dan rakitan khusus dapat menggunakan
ketentuan-ketentuan yang ada dalam buku ini.
Untuk menghindari defleksi pada komponen
yang memiliki banyak baut/mur, kencangkan
baut dan mur dengan pola silang secara bertahap
hingga pada batas torsi yang ditentukan.
Semua pengencangan dilakukan dengan ulir
kering (tanpa diberi oli) dan bersih pada suhuruang.
A: Jarak antara permukaan yang rata.
B: Diameter luar ulir.
A
(mur)
B
(baut)
Torsi pengencangan
umum
Nm kg.cm
10 mm 6 mm 6 60
12 mm 8 mm 15 150
14 mm 10 mm 30 300
17 mm 12 mm 55 550
19 mm 14 mm 85 850
22 mm 16 mm 130 1300
2 - 17
POKOK PELUMASAN DAN JENIS PELUMASAN SPEC
POKOK PELUMASAN DAN JENIS PELUMAS
MESIN
Pokok pelumasan Jenis pelumas
Seal Oli LS
Bearings E
O-rings LS
Baut stud dan Mur Cylinder head E
diameter dalam Rocker arm M
As Rocker arm E
Camshaft M
Valve stem (MASUK, BUANG) E
Guide Valve stem (MASUK, BUANG) E
Pin Piston E
Alur ring pada Piston E
Ring Piston E
Permukaan diameter dalam Cylinder E
Permukaan dalam Starter clutch gear M
Permukaan dalam Starter idle gear E
Gear Kickstarter ratchet E
Gear Kickstarter E
As Kickstarter E
Permukaan dalam Primary driven gear E
Batang penekan Kopling E
Plat penekan Kopling E
Kampas Kopling E
Permukaan dalam rumah sepatu kopling E
Cage E
Bos rumah sepatu kopling E
Unit Pompa Oli E
Permukaan dalam Shift guide E
As Shift fork guide E
Permukaan Shift shaft thrust E
Permukaan Shift lever inner E
Permukaan dalam Shift shaft stopper lever E
Rantai timing/Timing chain E
Permukaan dalam Transmission wheel gears M
2 - 18
POKOK PELUMASAN DAN JENIS PELUMASAN SPEC
Permukaan Transmission side plate M
Permukaan Transmission pinion gears bagian dalam M
Baut pengaman Starter motor Yamaha bond No.1215
Grommet kabel Generator Yamaha bond No.1215
Baut penutup Crankcase Yamaha bond No.1215
Permukaan sambungan Crankcase Yamaha bond No.1215
Pokok pelumasan Jenis Pelumas
2 - 19
POKOK PELUMASAN DAN JENIS PELUMASAN SPEC
RANGKA/CHASSIS
Pokok pelumasan Jenis pelumas
Seal Oli roda depan. LS
Gear unit Speedometer LS
Driven gear Speedometer LS
Cam rem depan LS
Drive gear Speedometer LS
Seal Oli roda belakang LS
Cam rem belakang LS
Baut batang torsi rem LS
As roda depan LS
As roda belakang
Baut retaining caliper bagian atas LS
Baut retaining caliper bagian bawah. LS
Permukan dalam guide Throttle grip LS
Kabel rem (tuas rem) LS
Baut pivot tuas rem LS
Bearing bagian dalam Steering head LS
Bearing bagian luar Steering head LS
Bearing bagian atas Steering head LS
Bearing bagian bawah Steering head LS
Baut pivot standart samping LS
As pivot lengan ayun LS
As pivot standart tengah LS
2 - 20
JALUR KABEL SPEC
JALUR KABEL
1 Kabel switch rem depan
2 Kabel switch tangkai kemudi kiri
3 Kabel CHOKE /Starter cable
4 Kabel Speedometer
5 Kabel bodi
6 Lampu depan
7 Selang Rem
8 Kabel Gas
9 Kabel Switch tangkai kemudi kanan
0 Kabel Rem
È Setelah penyambungan, tempatkan Coupler
diantara tangkai kemudi dan speedometer.
É Ikat kabel bodi, kabel speedometer, kabel Gas,
dan kabel starter dengan pengikat plastik/
plastic band.
Ê Gantungkan ikatan kabel, pada penuntun kabel
1
2
3
4
5
7
8
9
6
È
É
Ê
2
3
4
5
9 8
È
É
Ê
0
1
2 - 21
JALUR KABEL SPEC
1 Kabel bodi
2 Guide kabel
3 Kabel Gas
4 Kabel CHOKE/Starter cable
5 Kabel Speedometer
6 Selang rem
È Tepatkan pengikat kabel pada isolasi putih yang
terdapat pada kabel bodi.
É Ikat kabel speedometer pada bracket tangkai
kemudi.
Ê 5 mm
1 6
5
3 4
1
6
3
5
4
É
Ê
A-A
B-B
A
A
B
B
2
1
3
4
5
È
A
A
B
B
2
1
3
4
5
È
7
7
5
3 4
7
1 3
5
4
É
Ê
A-A
B-B
1
2 - 22
JALUR KABEL SPEC
1 Selang pernafasan
2 Kabel bodi
3 Kabel A.C. magneto
4 Kabel sensor posisi Gear
6 Selang bensin
7 Selang Vacuum Kran bensin
8 Kran bensin/Fuel cock
9 Starter relay
0 Selang over flow tangki bensin
A Kabel motor starter
B Selang overflow karburator
C Selang pembuangan Saringan udara
D Selang vacuum Air induction system
E Kabel Gas
F Kabel Starter
G Kabel kunci kontak
H Selang pernafasan Battery
A
A C
B
B
C
D
D
2
E
F G
2
E
F
6
0
2 6 H
7
F
E
D
7
C
B
A
0
8
6
9
Ë
Ì
1
2
3
5
É Ê
6 7
2 E Í
F
D-D
C-C
B-B
A-A
E
F
F
Î
4
È
2 - 23
JALUR KABEL SPEC
È Masukkan Kabel bodi, Kabel CHOKE, dan kabel gas pada penuntun kabel
É Masukkan Selang bensin,selang vacuum, pada penuntun selang.
Ê Masukkan kabel CHOKE, kabel netral switch, dan kabel Magneto pada pengait kabel.
Ë Selang vacuum jangan sampai tertekuk/terjepit
the fuel h o se level.
Î 90 °
A
A C
B
B
C
D
D
2
E
F G
2
E
F
6
0
2 H
5
6
7
F
E
D
7
C
B
A
0
8
6
9
Ë
Ì
1
2
3
5
É Ê
6 7
2 E Í
F
D-D
C-C
B-B
A-A
E
F
F
Î
4
È
2 - 24
JALUR KABEL SPEC
1 Selang pernafasan Crankcase
2 Kabel bodi/Wire harness
3 Ignition coil
4 Selang pernafasan Karburator
5 Kabel Kunci Kontak
6 Klakson/Horn
7 Selang Rem
8 Kabel Busi/Spark plug
9 Kabel Motor Starter
0 Motor Starter
A Pijakan kaki
B Kunci Kontak
È Masukkan ujung selang pernafasan Karburator
kedalam lubang frame.
É Tempatkan selang rem pada guide
A
A
5
B
9
A
0
1 2
3
4
5
6
7
8
É
È
A
A
5
6
É
B
A-A
B
JUPITER-Z
T110
TAMPAK BAWAH
2 - 25
JALUR KABEL SPEC
1 Relay signal belok
2 C.D.I. unit
3 Sender bahan bakar
4 Kabel Positive Battery
5 Selang pernafasan Battery
6 Selang overflow bahan bakar
7 Switch rem belakang
8 Sekring/Fuse
9 Battery
0 Kabel negative Battery
A Kabel lampu belakang/rem
B Relay Starter
C Kabel Relay Starter
D Kabel starter motor
È Ke sekring
B C
D
4
0 9 0 9
1
2 3
4
5
6
7
8
9
0
6
5
7
È È
A
B
A
A
B
JUPITER-Z T110/T110S
A
2 - 26
JALUR KABEL SPEC
1 Kabel bodi/Wire harness
2 C.D.I. unit
3 Relay sinyal belok
4 Kabel lampu belakang/Rem
5 Lampu belakang/rem
6 sender bahan bakar
7 Selang bensin
8 Kran bensin
9 Rectifier/regulator
È Tepatkan isolasi putih pada kabel bodi dengan
guide pada tangki bensin.
É Tepatkan kabel lampu belakang/rem, dengan
guide lampu belakang/rem
1
2
3
É
4
5
Ê
9
8
7
6
È
CHK
ADJ
BAB 3
PEMERIKSAAN BERKALA DAN PENYETELAN
PENDAHULUAN..............................................................................................3-1
JARAK WAKTU PERAWATAN BERKALA DAN PELUMASAN....................3-1
PENUTUP/COVERS........................................................................................3-3
MEMBUKA COWLING DEPAN ................................................................3-3
MEMASANG COWLING DEPAN .............................................................3-3
MEMBUKA COWLING BELAKANG . .......................................................3-4
MEMASANG COWLING BELAKANG ......................................................3-4
MEMBUKA UNIT LAMPU DEPAN ...........................................................3-5
MEMASANG UNIT LAMPU DEPAN .......................................................3-5
MESIN .. .........................................................................................................3-6
MENYETEL KELONGGARAN KLEP ......................................................3-6
MENYETEL PUTARAN LANGSAM MESIN .. .........................................3-9
MENYETEL GERAK BEBAS KABEL GAS ............................................3-10
MEMERIKSA BUSI/SPARK PLUG...........................................................3-11
MENGUKUR TEKANAN KOMPRESI .....................................................3-13
MEMERIKSA OLI MESIN ......................................................................3-15
MENGGANTI OLI MESIN .......................................................................3-16
MEMERIKSA SISTIM PEMBUANGAN ...................................................3-17
MEMBERSIHKAN SARINGAN UDARA .................................................3-17
MENYETEL SISTIM KOPLING ...............................................................3-18
MEMERIKSA JOINT KARBURATOR DAN MANIFOLD MASUK ...........3-19
MEMERIKSA BENSIN DAN SELANG VACUUM....................................3-19
MEMERIKSA SELANG PERNAFASAN MESIN ....................................3-20
RANGKA/CHASSIS ......................................................................................3-21
MENYETEL REM DEPAN ......................................................................3-21
MENYETEL REM BELAKANG ...............................................................3-21
MEMERIKSA PAD REM DEPAN ...........................................................3-22
MEMERIKSA SEPATU REM BELAKANG .............................................3-23
MEMERIKSA SEPATU REM DEPAN DAN BELAKANG .......................3-23
MENYETEL SWITCH LAMPU REM BELAKANG ..................................3-23
MEMERIKSA SELANG REM DEPAN ...................................................3-24
BUANG UDARA/BLEEDING SISTIM HYDRAULIC ...................... .......3-25
MENYETEL KEKENDORAN RANTAI ....................................................3-26
MELUMASI RANTAI PENGGERAK .......................................................3-28
MEMERIKSA KETINGGIAN MINYAK REM ...........................................3-28
MEMERIKSA DAN MENYETEL KEMUDI ..............................................3-29
MEMERIKSA FORK DEPAN .................................................................3-31
MEMERIKSA BAN ................................................................................3-32
MEMERIKSA DAN MENYETEL JARI-JARI ..........................................3-34
MEMERIKSA DAN MELUMASI KABEL ........... ....................................3-35
MELUMASI TUAS DAN PEDAL REM ...................................................3-35
MELUMASI STANDART SAMPING ......................................................3-35
CHK
ADJ
MELUMASI STANDART TENGAH ........................................................3-35
SISTIM KELISTRIKAN .................................................................................3-36
MEMERIKSA DAN MENYETROM BATTERY.......................................3-36
MEMERIKSA SEKRING .........................................................................3-40
MENGGANTI BOHLAM LAMPU DEPAN ................................................3-41
MENYETEL ARAH SINAR LAMPU DEPAN ...........................................3-42
3 - 1
CHK
ADJ
PENDAHULUAN/PERAWATAN BERKALA DAN
JARAK WAKTU PELUMASAN
PEMERIKSAAN PERIODIK DAN PENYETELAN
PENDAHULUAN
Bab ini berisi informasi penting yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan dan penyetelan.
Prosedur perawatan ini apabila diikuti, akan menjamin operasional/umur sepeda motor akan lebih
panjang. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi biaya operasional dan biaya perawatan kendaraan.
termasuk didalamnya biaya "over haul". Informasi ini diberlakukan pada sepeda motor yang akan
diservice maupun sepeda motor baru. dan Mekanik harus menguasai seluruh Bab ini.
PERAWATAN BERKALA DAN JARAK WAKTU PELUMASAN.
No. BAGIAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN
PERTAMA SETIAP
500 km 2,000 km 4,000 km 8,000 km
1 * Klep
• Periksa kelonggaran Klep v v
• Setel jika diperlukan
2 * Busi/Spark plug
• Periksa kondisi.
• Bersihkan atau ganti jika perlu √ √ √ √
3 Saringan udara
• Bersihkan
• Ganti jika diperlukan . √ √
4 * Karburator
• Periksa putaran langsam dan cara kerja CHOKE
• Setel jika diperlukan
    √ √ √ √
5 selang bensin
• Periksa selang bensin dan selang vacuum
dari kebocoran.
• Ganti jika diperlukan
√ √
6 * Oli mesin • Ganti (Dalam kondisi mesin panas) √ √ Ganti setiap 2,000 km
7 * Saringan oli mesin • Periksa bersihkan dan ganti jika perlu. √ √ √ √
8 * Rem depan(T110)
• Periksa cara kerja dan setel gerak tuas rem
• Ganti sepatu Rem jika diperlukan. √ √
9 *
Rem depan
(T110S/T110SE)
• Periksa cara kerja dan ketinggian minyak rem
• Ganti sepatu rem jika perlu.
/ /
10 * Rem belakang
• Periksa cara kerja dan setel gerak bebas
pedal rem
• Ganti sepatu rem jika perlu
√ √
11 * Lengan ayun
• Periksa baut as pivot
• Perbaiki jika diperlukan
• Lumasi dengan gemuk lithium soap base setiap
16,000 km.
12 * Roda
• Peiksa keseimbangan, keolengan, dan kekencangan
jari-jari.
• Ganti jika diperlukan.
√ √
13 * Bearing Roda
• Periksa kondisi bearing dari kelonggaran dan
kerusakan.
• Ganti jika telah rusak
√ √ √
14 * Steering bearing
• Periksa kondisi bearing
• Perbaiki jika diperlukan
• Lumasi dengan gemuk medium weight wheel
bearing setiap 8,000 km.
√ √
15 * Fork depan
• Periksa cara kerja dan kebocoran oli v v
• Perbaiki jika diperlukan
16 *
Shock absorber
belakang
• Periksa cara kerja dan kebocoran oli v v
• Perbaiki jika diperlukan
17 * Rantai penggerak
• Periksa kekencangan rantai
• Setel jika perlu
• Bersihkan dan lumasi
Setiap 500 km
18 Sambungan
• Periksa hubungan penyambungan.
• Perbaiki jika diperlukan.
√ √ √ √
3 - 2
CHK
ADJ
PERAWATAN BERKALA DAN JARAK WAKTU
PELUMASAN
* dianjurkan dilakukan oleh mekanik Bengkel Yamaha
CATATAN
Saringan udara perlu dibersihkan lebih sering jika kondisi jalan berdebu
Pemeriksaan sistim rem Hydraulic
• Periksa secara rutin, tambahkan jika perlu
• Setiap dua tahun ganti komponen bagian dalam brake master cylinder dan caliper, dan
ganti minyak rem.
• Ganti selang rem, setiap empat tahun dan jika kondisi rusak
19 *
Standart tengah
dan samping
• Periksa carakerja
• Perbaiki jika perlu v v
20 * Battery
• Periksa berat jenis air.
• Periksa selang pernafasan
• Prbaiki jika perlu
√ √
No. BAGIAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN
PERTAMA SETIAP
500 km 2,000 km 4,000 km 8,000 km
3 - 3
CHK
PENUTUP/COVERS ADJ
PENUTUP/COVERS
MEMBUKA COWLING DEPAN
1. Buka:
• kranjang/basket 1
1
2. Buka:
• penutup main switch 1
CATATAN:
Lepas penutup Main switch dengan cara memutar
ke arah kiri seperti pada gambar.
3. Lepas:
• panel tengah 2
1
2
4. Buka:
• cowling depan (kanan dan kiri) 1
1
5. Lepas:
• panel depan 1
1
PEMASANGAN COWLING DEPAN
Untuk pemasangan cowling depan, kebalikan
dari prosedur pembongkaran.
3 - 4
CHK
ADJ
MELEPAS COWLING BELAKANG
1. Buka:
• cowling depan (kiri dan kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING
DEPAN"
• panel samping (kiri dan kanan) 1
1
2. Buka:
• tempat bagasi 1
1
3. Buka:
• panel belakang 1
CATATAN
Lepas panel belakang dengan cara menggeser
ke belakang seperti pada gambar.
1
4. Lepas:
• cowling belakang (kanan dan kiri) 1
• penutup tangki bensin 2
2 1
MEMASANG COWLING BELAKANG
1. Pasang:
• penutup tangki 1
• cowling belakang (kanan dan kiri) 2
CATATAN
Sebelum mengencangkan baut pengikat
cowling belakang pastikan nok pada cowling
belakang telah terpasang dengan sempurna.
1 2
PENUTUP/COVERS
3 - 5
CHK
PENUTUP/COVERS ADJ
2. Pasang:
• panel belakang 1
• tempat bagasi
CATATAN:
Pastikan pengait terpasang dengan sempurna
pada tempatnya.
1
3. Pasang:
• panel samping (kanan dan kiri) 1
CATATAN:
Sebelum mengencangkan baut pengikat panel
samping, pastikan nok terpasang dengan benar.
• cowling depan (kanan dan kiri)
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
DEPAN"
1
MELEPAS UNIT LAMPU DEPAN
1. Buka:
• unit lampu depan. 1
1
2. Lepas:
• coupler lampu sein 1
• penyambung lampu depan 2
MEMASANG UNIT LAMPU DEPAN
1. Pasang:
• penyambung lampu depan
• coupler lampu sein
2. Pasang:
• unit lampu depan 1
CATATAN:
Sebelum mengencangkan baut pengikat
penutup lampu depan, pastikan nok pengikat
terpasang dengan benar.
2
1
1
3 - 6
CHK
MENYETEL KELONGGARAN KLEP ADJ
MESIN
MENYETEL KELONGGARAN KLEP
Ikuti prosedur penyetelan kelonggaran Klep
dibawah ini.
CATATAN:
_
• Menyetel kelonggaran Klep, sebaiknya
dalam kondisi mesin dingin .
• Pada saat menyetel kelonggaran Klep, Piston
harus pada posisi Titik Mati Atas (TMA) pada
langkah Kompresi.
1. Buka:
• panel tengah
• cowling depan (kiri dan kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING -
DEPAN"
2. Buka:
• penutup tappet (sisi pemasukan) 1
• penutup tappet (sisi pembuangan) 2
• penutup sprocket camshaft 3
(dengan O-ring)
3. Buka:
• plug penutup timing 1
(dengan O-ring)
• plug tengah 2
(dengan O-ring)
3 - 7
CHK
MENYETEL KELONGGARAN KLEP ADJ
4. Ukur:
• kelonggaran klep
Diluar spesifikasi → Setel.
a. Putar poros engkol berlawanan jarum jam.
b. Pada saat Piston mencapai TMA, pada
langkah Kompresi, tanda garis “I” huruf a
pada camshaft sprocket segaris dengan segitiga
b yang terdapat pada cylinder head.
c. Tepatkan tanda garis c pada generator
rotor dengan pointer d yang terdapat pada
penutup crankcase.
d. Ukur kelonggaran klep dengan thickness
gauge 1.
Diluar spesifikasi → Setel.
Kelonggaran Klep (dingin)
Klep masuk
0.05 ~ 0.09 mm
Klep buang
0.08 ~ 0.12 mm
a
b
5. Setel:
• kelonggaran klep
a. Kendorkan mur pengunci 1.
b. Masukkan thickness gauge 2 diantara
ujung baut penyetel dan ujung batang klep.
c. Putar baut penyetel (3) kearah (a) atau (b)
hingga di dapat spesifikasi yang sesuai.
Arah a
Kelonggaran Klep
bertambah.
Arah b
Kelonggaran Klep
berkurang.
Tappet adjusting tool 4
90890-01311
3 - 8
CHK
MENEYETEL KELONGGARAN KLEP ADJ
• Tahan putaran baut penyetel saat mengencangkan
Mur pengunci sesuai dengan spesifikasi
pengencangan
d. Periksa kembali kelonggaran Klep.
e. Jika kelonggaran Klep tidak sesuai dengan
spesifikasi, ulangi kembali tahap penyetelan
kelonggaran klep hingga didapat kelonggaran
sesuai dengan spesifikasi.
6. Pasang:
• penutup sprocket camshaft
• O-ring
• Plug pemeriksaan timing
(dengan O-ring)
• Plug tengah
(dengan O-ring)
T R . .
Mur pengunci
7 Nm (0.7 m·kg)
Baru
T R . .
7 Nm (0.7 m · kg)
T R . .
7 Nm (0.7 m · kg)
7. Pasang :
• penutup tappet (sisi pemasukan) 1
• O-ring 2
8. Pasang:
• penutup tappet (sisi pembuangan)
• O-ring
9. Pasang:
• cowling depan (kanan dan kiri)
• panel tengah
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
DEPAN"
TR. .
18 Nm (1.8 m · kg)
Baru
Baru
3 - 9
CHK
MENYETEL PUTARAN LANGSAM MESIN ADJ
MENYETEL PUTARAN LANGSAM MESIN
CATATAN _
Untuk menghasilkan putaran langsam yang
sesungguhnya, bersihkan terlebih dahulu saringan
udara dan kompresi yang cukup baik.
1. Lepas:
• cowling depan (kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN"
2. Hidupkan mesin beberapa saat untuk pemanasan.
3. Pasang:
• pemeriksa putaran/ engine tachometer
(pada kabel busi)
Engine tachometer
90890-03113
4. Periksa:
• putaran langsam mesin
Diluar spesifikasi → Setel
Putaran langsam mesin
1.400 ~ 1.600 r/min
5. Setel:
• putaran langsam mesin.
a. Putar pilot air screw 1 kedalam hingga menutup
dengan sempurna.
b. Putar pilot air screw keluar sesuai dengan
spesifikasi standart
c. Putar setelan gas/throttle stop screw 2 ke
a atau b hingga didapat putaran langsam
sesuai spesifikasi.
setelan Pilot air screw standart
1-3/8 putaran keluar.
Kearah a
Putaran langsam mesin
bertambah.
Kearah b
Putaran langsam mesin
berkurang.
2
1
a b
3 - 10
CHK
ADJ
MENYETEL PUTARAN LANGSAM MESIN/
MENYETEL GERAK BEBAS KABEL GAS
6. Setel:
• gerak bebas kabel gas.
Lihat bagian "MENYETEL GERAK BEBASKABEL
GAS"
7. Pasang:
• cowling depan (kanan)
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
DEPAN"
Gerak bebas Kabel Gas :
(pada handel gas)
3 ~ 7 mm
MEYETEL GERAK BEBAS KABEL GAS
CATATAN: _
Untuk menyetel gerak bebas kabel gas, setelterlebih
dahulu putaran langsam mesin.
1. Periksa:
• gerak bebas kabel gas (a)
Diluar spesifikasi → Setel
2. Buka:
• cowling depan (kiri)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN"
Gerak bebas kabel gas
(pada handel gas)
3 ~ 7 mm
a
3 - 11
CHK
ADJ
MENYETEL GERAK BEBAS KABEL GAS/
MEMERIKSA BUSI/SPARK PLUG
3. Setel:
• gerak bebas kabel gas.
a. Tarik keatas penutup karet.
b. Kendorkan Mur pengunci (1)
c. Putar Mur penyetel (2) kearah a atau
b hingga didapat gerak bebas kabel gas
sesuai spesifikasi.
d. Kencangkan baut pengunci
e. Kembalikan penutup karet seperti posisi
semula.
PERINGATAN
_
Setelah menyetel gerak bebas kabel gas,
hidupkan mesin dan putar tangkai kemudi
kekanan dan kekiri untuk memastikan kabel
gas tidak tertarik
Kearah a
Gerak bebas kabel gas
bertambah
Kearah b
Gerak bebas kabel gas
berkurang.
1
2
a
b
MEMERIKSA BUSI/SPARK PLUG
1. Lepas:
• cowling depan (kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN"
2. Lepas:
• Cap Busi/spark plug
3. Buka:
• Busi/spark plug
PERHATIAN
_
Sebelum melepas Busi, bersihkan alur dudukan
Busi dengan udara bertekanan , agar
debu dan kotoran tidak masuk kedalam Cylinder.
3 - 12
CHK
MEMERIKSA BUSI/SPARK PLUG ADJ
4. Periksa:
• tipe Busi/spark plug
Tidak tepat → Ganti.
Tipe Busi/Spark plug (pembuat)
C6HSA / U20FS-U(NGK/DENSO)
5. Periksa:
• electrode 1
Rusak/Aus → Ganti Busi
• insulator 2
Warna tidak normal → Ganti Busi
Warna normal putih ke abu-abu an.
6. Bersihkan:
• Busi/spark plug
(dengan alat pencuci busi/sikat)
7. Ukur:
• celah busi a
(dengan wire thickness gauge)
Diluar spesifikasi → Setel.
8. Pasang:
• Busi/spark plug
CATATAN: _
Sebelum memasang Busi, bersihkan terlebihdahulu
permukaan lubang Busi.
9. Pasang:
• cap busi
10.Pasang:
• cowling depan (kanan)
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
DEPAN".
Celah/kerenggangan Busi :
0.6 ~ 0.7 mm
T R..
12.5 Nm (1.25 m · kg)
3 - 13
CHK
MENGUKUR TEKANAN KOMPRESI ADJ
MENGUKUR TEKANAN KOMPRESI
CATATAN _
Berkurangnya tekanan kompresi akan berakibat
berkurangnya tenaga.
1. Ukur:
• kelonggaran klep
Diluar spesifikasi → Setel
Lihat bagian "PENYETELAN KELONGGARAN
KLEP"
2. Hidupkan mesin, beberapa saat untuk pemanasan
dan selanjutnya matikan mesin.
3. Lepas:
• Cap Busi.
4. Lepas:
• Busi/spark plug
PERHATIAN
_
Sebelum melepas Busi, bersihkan terlebih
dahulu permukaan cylinder dengan udara
bertekanan agar kotoran yang tertimbun
tidak terbawa masuk kedalam cylinder.
5. Pasang:
• compression gauge 1
6. Ukur:
• tekanan kompresi
Diluar spesifikasi → Lihat langkah (c)
dan(d).dalam prosedur pemeriksaan
Compression gauge
90890-03081
Tekanan Kompresi
Minimum
1,130 kPa (11.3 kg/cm2)
Standard
1,300 kPa (13.0 kg/cm2)
Maximum
1,460 kPa (14.6 kg/cm2)
1
3 - 14
CHK
MENGUKUR TEKANAN KOMPRESI ADJ
a. Putar Kunci kontak pana posisi "ON"
b. Dengan posisi gas terbuka penuh, tekan
tombol Motor Starter hingga tekanan pada
compression gauge stabil/tidak bertambah
PERINGATAN
_
Untuk menghindari bahaya loncatan api, jauhkan
ujung kabel Busi dari masa.
c. Jika tenanan Kompresi melebihi tekanan -
maximum periksa Cylinder head, permukaan
klep, kepala piston, dan ruang bakar dari
endapan karbon.
Terdapat endapan Carbon → Bersihkan.
d. Jika tekanan Kompresi dibawah standart,
minimum, teteskan beberapa tetes oli kedalam
cylinder melalui lubang Busi, dan
ukur kembali tekanan Kompresi.
selanjutnya lihat tabel berikut:
7. Pasang:
• busi/spark plug
8. Pasang:
• cap busi
9. Pasang:
• cowling depan (kanan)
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
DEPAN".
Tekanan Kompresi
(dengan tetesan oli di dalam Cylinder)
Kondisi Diagnosa
Lebih tinggi dari
pada tanpa Oli
Ring Piston Aus
atau patah →
Perbaiki.
Tekanan sama dengan
tanpa Oli
Piston, klep, gasket
cylinder head atau
piston cacat atau
rusak → Perbaiki.
T R . .
12.5 Nm (1.25 m · kg)
3 - 15
CHK
MEMERIKSA KETINGGIAN OLI MESIN ADJ
Ichsan iskandar
MEMERIKSA KETINGGIAN OLI MESIN
1. Tempatkan Motor pada temp at datar
CATATAN _
Pastikan sepeda motor pada posisi tegak.
2. Hidupkan mesin beberapa saat dan selanjutnya
matikan mesin.
3. Lepas:
• batang pemeriksa oli. 1
4. Periksa:
• ketinggian oli mesin.
Ketinggian oli mesin harus berada diantara
batas minimum a dan tanda batas maksimum
b.
jika berada di bawah batas minimum, tambahkan
oli dengan oli yang disarankan.
PERHATIAN
_
Jangan sampai material lain ikut terbawa
masuk kedalam crankcase.
CATATAN: _
Sebelum memeriksa ketinggian oli mesin, biarkan
beberapa saat agar oli mengendap.
5. Hidupkan mesin beberapa saat, dan selanjutnya
matikan mesin.
6. Periksa kembali ketinggian oli mesin.
Oli yang disarankan
YAMALUBE SAE 20W40 tIpe SE
atau yang setingkat.
3 - 16
CHK
MENGGANTI OLI MESIN ADJ
MENGGANTI OLI MESIN
1. Hidupkan mesin beberapa saat, dan selanjutnya
matikan mesin.
2. Tempatkan nampan dibawah mesin untuk
tampungan oli bekas.
3. Buka:
• cap filler oli 1
• baut penguras oli 2
(dengan gasket)
4. Kuras:
• oli mesin
(keseluruhan dari dalam crankcase)
5. Periksa:
• gasket baut oli mesin.
Rusak → Ganti
6. Pasang:
• baut penguras oli mesin.
(dengan gasket)
7. Isi:
• oli ke dalam crankcase
(dengan kapasitas dan tipe oli yang sesuai
dengan yang disarankan)
8. Pasang:
• cap oli filler.
9. Hidupkan mesin beberapa saat, selanjutnya
matikan mesin.
10.Periksa:
• mesin:
(dari kebocoran oli jika ada)
11.Periksa:
• ketinggian oli mesin.
Lihat bagian "MEMERIKSA KETINGGIAN
OLI MESIN".
Kapasitas Oli:
Total keseluruhan
1.0 L
Penggantian berkala
0.8 L
1
T R. .
20 Nm (2.0 m · kg)
3 - 17
CHK
ADJ
MEMERIKSA SISTIM PEMBUANGAN/
MEMEBERSIHKAN SARINGAN UDARA
MEMERIKSA SISTIM PEMBUANGAN
1. Periksa:
• Mur pipa knalpot 1
Kendor/rusak → Kencangkan/ganti
• gasket pipa knalpot.
terdapat kebocoran → Kencangkan/ganti.
1
T R..
7 Nm (0.7 m · kg)
2. Periksa:
• baut joint pipa knalpot 1
Kendor/rusak → Kencangkan/ganti
1
T R . .
12 Nm (1.2 m · kg)
Ichsan Iskandar
MEMBERSIHKAN SARINGAN UDARA
1. Buka:
• panel tengah.
• cowling depan (kanan dan kiri)
lihat bagian "MELEPAS COWLING DEDEPAN".
2. Buka:
• penutup saringan udara 1
2 • saringan udara 2
1
3. Bersihkan:
• Saringan udara.
Semprot dengan udara bertekanan daridalam
keluar.
4. Periksa:
• Saringan udara
Rusak → Ganti.
3 - 18
CHK
ADJ
MEMBERSIHKAN SARINGAN UDARA/
MENEYETEL SISTIM KERJA KOPLING
5. Pasang:
• saringan udara
• penutup saringan udara.
PERHATIAN
_
Jangan sekali-kali menghidupkan mesin
tanpa memasang saringan udara, karena
akan mempercepat keausan suku cadang
mesin dan dapat merusak mesin.
Mengoperasikan sepeda motor tanpa saringan
udara berpengaruh pada penyetelan
Karburator, sehingga performa mesin berkurang
dan dapat terjadi OVERHEATING.
CATATAN: _
Pada saat memasang penutup saringan udara
pada rumah saringan, pastikan permukaan
sambungan terpasang dengan sempurna.
6. Pasang:
• cowling depan (kanan dan kiri)
• panel tengah
Lihat bagian "MEMASANG COWLING
DEPAN".
MENYETEL SISTIM KERJA
KOPLING.
1. Setel:
• sistim pembebas kopling.
a. Kendorkan mur pengunci 1.
b. Putar kedalam baut penyetel 2 secara penuh
selanjutnya putar keluar sesuai dengan
spesifikasi penyetelan.
c. Kencangkan Mur pengunci.
CATATAN:
Tahan putaran baut penyetel, dan kencangkan
Mur penyetel
Spesifikasi penyetelan :
1/8 putaran keluar.
T R . .
8 Nm (0.8 m · kg)
3 - 19
CHK
ADJ MEMERIKSA JOINT KARBURATOR DAN MANIFOLD PEMASUKAN
MEMERIKSA BAHAN BAKAR DAN SELANG VACUUM
MEMERIKSA JOINT KARBURATOR DAN
MANIFOLD PEMASUKAN
1. Buka:
• cowling depan (kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING
DEPAN"
2. Periksa:
• joint karburator 1
• manifold pemasukan 2
Retak/rusak/bocor → Ganti.
Lihat bagian "KARBURATOR" BAB 5.
3. Pasang:
• Cowling depan (kanan)
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
DEPAN".
2
1
MEMERIKSA BAHAN BAKAR DAN SELANGVACUUM.
Ikuti prosedur pemeriksaan bahan bakar dan
selang vacuum dibawah ini "
1. Buka:
• cowling depan (kiri)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING
DEPAN”.
2. Periksa:
• selang vacuum kran bensin 1
• selang bensin 2
retak/bocor → Ganti.
Sambungan kendor → perbaiki.
3. Pasang:
• cowling depan (kiri)
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLINGDEPAN"
2
1
3 - 20
CHK
MEMERIKSA SELANG PERNAFASAN MESIN ADJ
MEMERIKSA SELANG PERNAFASAN
MESIN.
1. Buka:
• cowling depan (kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN"
• panel samping (kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING BELAKANG"
2. Periksa:
• selang pernafasan mesin. 1
Ratak/bocor ----> Ganti.
Sambungan kendor → Perbaiki.
PERHATIAN
_
Pastikan jalur selang pernafasan pada posisi
yang benar.
3. Pasang:
• panel samping (kanan)
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
BELAKANG"
• Cowling depan (kanan)
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
DEPAN"
1
3 - 21
CHK
ADJ
MENYETEL REM DEPAN/
MENYETEL REM BELAKANG
RANGKA/CHASSIS
MENYETEL REM DEPAN
1. Periksa:
• gerak bebas tuas rem a
Diluar spesifikasi → Setel.
2. Setel:
• gerak bebas tuas rem
a. Putar penyetel kearah a atau b
hingga gerak bebas sesuai dengan spesifikasi.
PERHATIAN
_
Setelah menyetel gerak bebas tuas rem,
pastikan rem tidak mengunci.
Gerak bebas tuas rem
(pada ujung tuas rem)
8 ~ 12 mm
Kearah a
Gerak bebas tuas rem
bertambah.
Kearah b
Gerak bebas tuas rem
berkurang.
ICHSAN ISKANDAR
MEYETEL REM BELAKANG
1. Periksa:
• gerak bebas pedal rem a
Diluar spesifikasi → Setel
Gerak bebas pedal rem :
(pada ujung pedal)
20 ~ 30 mm
3 - 22
CHK
ADJ
MENYETEL REM BELAKANG/
MEMERIKSA SEPATU REM DEPAN
2. Setel:
• gerak bebas pedal rem
a. Putar penyetel 1 kearah a atau b
hingga didapat gerak bebas sesuai dengan
spesifikasi
PERHATIAN
_
Setelah menyetel gerak bebas pedal rem,
pastikan rem tidak mengunci
3. Setel:
• switch rem belakang
Lihat bagian "MENYETEL SWITCH REM
BELAKANG"
Kearah a
Gerak bebas pedal rem
bertambah
Kearah b
Gerak bebas pedal rem
berkurang
1
a
b
MEMERIKSA SEPATU REM DEPAN
Ikuti prosedur pemeriksaan sepatu rem
depan.
1. Operasikan rem depan
2. Periksa:
• sepatu rem depan
Alur indikator keausan 1 sudah menipis
→ Ganti sepatu rem satu set
Lihat bagian "MENGGANTI SEPATUREM
DEPAN" BAB 6
3 - 23
CHK
ADJ
MEMERIKSA SEPATU REM BELAKANG/
MEMERIKSA SEPATU REM DEPAN DAN BELAKANG/
MENYETEL SWITCH REM BELAKANG.
MEMERIKSA SEPATU REM BELAKANG
1. Operasikan rem belakang
2. Periksa:
• indikator keausan 1
mendekati garis batas limit 2 → Ganti
sepatu rem satu set.
Lihat bagian "RODA BELAKANG DAN
REM" BAB 6
MEMERIKSA REM DEPAN DAN REM BELAKANG.
Ikuti prosedur pemeriksaan rem depan
dan rem belakang
1. Operasikan rem
2. Periksa:
• batas keausan 1
Mendekati garis batas keausan 2 → Ganti
sepatu rem satu set.
Lihat bagian "RODA BELAKANG DAN
REM" BAB 6
MENYETEL SWITCH REM BELAKANG
CATATAN _
Saklar lampu rem belakang dioperasikan melalui
gerak pedal rem belakang, Lampu rem belakang
harus disetel menyala terlebih dahulu
sebelum rem belakang mulai bekerja melaku
kan pengereman.
1. Buka:
• panel samping (kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING
BELAKANG"
2. Periksa:
• saat mulai menyala lampu rem belakang
Tidak tepat → Setel.
3 - 24
CHK
ADJ
MENYETEL SWITCH LAMPU REM BELAKANG/
MEMERIKSA SEPATU REM DEPAN
3. Setel:
• saat mulai menyala lampu rem.
a. Pegang bodi saklar rem 1 agar tidak berputar
saat memutar mur penyetel yang terdapat
switch rem 2 kearah a atau b hingga lampu
rem menyala terlebih dahulu sebelum
rem mulai bekerja.
4. Pasang:
• panel samping (kanan)
Lihat bagian "MEMASANG COWLING BELAKANG"
Kearah a
Lampu rem menyala
lebih cepat
Kearah b
Lampu rem menyala
lebih lambat
a b
1
2
MEMERIKSA SEPATU REM DEPAN
1. Periksa:
• selang rem
Retak/bocor → Ganti
2. Periksa:
• klem selang rem
sambungan kendor → kencangkan baut
pengikat klem
3. Sanggah sepeda motor pada posisi tegak,
dan operasikan rem depan beberapa kali
4. Periksa:
• selang rem
ada kebocoran → ganti selang rem
Lihat bagian "REM DEPAN" BAB 6
3 - 25
CHK
MEMBUANG UDARA PADA SISTIM REM HYDRAULIC ADJ
MEMBUANG UDARA/BLEEDING PADA
SISTEM REM HYDRAULIC
PERINGATAN
_
Membuang udara sistim Hydraulic dilakukan
jika:
• setelah dilakukan pembongkaran
• saat mengganti selang rem, atau selang
rem terlepas.
• kehabisan minyak rem pada reservoir
• sistim pengereman buruk
CATATAN _
• Hati-hati pada saat mengisi minyak rem pada
master cylinder jangan sampai berlebihan.
• Pada saat membuang udara/bleeding pada
sistim hydraulic, pastikan minyak rem tersedia
dan mencukupi di dalam tangki reservoir
jika tidak, udara akan masuk kedalam sistim
hydraulic dan brake system,yang mengakibatkan
kesulitan melakukan bleeding.
• jika mengalami kesulitan, biarkan beberapa
saat agar gelembung-gelembung udara pada
sistim pengereman naik keatas. dan ulangi
kembali prosedur pembuangan udara.
1. Buang udara/Bleed:
• sistim rem hydraulic
a. Isi reservoir master cylinder dengan minyak
rem yang disarankan hingga tanda batasmaksimum.
b. Pasang diaphragma reservoir master cylinder.
c. Pasangkan selang plastik 1 pada ujung
baut bleeding 2.
d. Tempatkan ujung selang plastik yang lainnya
pada cawan penampung.
e. Secara berulang operasikan tuas rem
f. Tarik tuas rem dengan penuh ke arah tangkai
kemudi dan jangan dilepaskan.
g. Kendorkan baut bleeding.
3 - 26
CHK
ADJ
MEMBUANG UDARA PADA SISTIM REM HYDRAULIC
MENYETEL KEKENDORAN RANTAI PENGGERAK
CATATAN _
Kendorkan baut bleeding, hingga tekanan pada
tuas rem menghilang dan tuas rem menempel
pada throttle grip.
h. Kencangkan baut bleeding dan selanjutnya
lepaskan tuas rem.
i. Ulangi tahap (e) sampai (h) hingga semua
gelembung-gelembung udara pada cairan
minyak rem keluar dari selang plastik.
j. Kencagkan baut bleeding sesuai spesifikasi
k. Isi reservoir master cylinder dengan minyak
rem yang dianjurkan hingga batas maksimum.
Lihat bagian "PEMERIKSAAN PERMUKA
AN MINYAK REM"
PERINGATAN
_
Setelah Bleeding udara pada sistim Hydraulic
periksa cara kerja rem.
T R . .
Baut Bleeding/Bleed screw
6 Nm (0.6 m·kg)
MENYETEL KEKENDORAN RANTAI
CATATAN _
Memeriksa kekendoran rantai harus pada posisi
titik terkencang pada lingkaran rantai.
PERHATIAN
_
Apabila setelan kekendoran rantai terlalu ke
cil, akan membebani mesin dan beberapa
suku cadang lainnya. dan jika rantai terputus,
akan menimbulkan kecelakaan yang tidak
diharapkan . jaga kekendoran rantai pada
batas standart.
3 - 27
CHK
MENYETEL KEKENDORAN RANTAI ADJ
1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda motor dengan sempurna
untuk menghindari bahaya terbalik.
CATATAN _
Pasangkan penyanggah dibawah sepeda motor
hingga roda belakang terangkat.
2. Putar roda belakang dan dapatkan posisi titik
yang terkencang dari rantai penggerak.
3. Periksa:
• kekendoran rantai a
Diluar spesifikasi → Setel.
T R . .
Kekendoran rantai :
10 ~ 20 mm
4. Setel:
• kekendoran rantai.
a. Kendorkan Mur As roda 1.
b. Kendorkan Mur pengunci 2.
c. Putar Mur penyetel 3 ke arah a atau
b hingga didapat kekendoran rantai yang
sesuai spesifikasi.
CATATAN: _
Untuk menjaga kelurusan roda, putar baut penyetel
kanan dan kiri yang seimbang.
d. Kencangkan Mur pengunci sesuai standart
e. Kencangkan Mur As roda sesuai spesifikasi
Kearah a Kekendoran berkurang
Kearah b Kekendoran bertambah
T R . .
Mur pengunci
7 Nm (0.7 m·kg)
T R . .
Mur As roda
60 Nm (6.0 m·kg)
1
2 3
a
b
3 - 28
CHK
ADJ
MELUMASI RANTAI PENGGERAK/
MEMERIKSA KETINGGIAN MINYAK REM
MELUMASI RANTAI PENGGERAK
Rantai penggerak bekerja sama dengan banyak
komponen part yang saling berhubungan.
jika rantai tidak dirawat dengan benar, maka
cepat mengalami keausan. sehingga perlu perawatan
yang teratur. khususnya pada daerah
yang berdebu. pergunakan minyak tanah untuk
membersihkan. Lap dengan kain yang kering
dan lumasi dengan oli mesin atau pelumas rantai
yang disarankan.
Oli pelumas yang disarankan :
Oli mesin atau pelumas oli
MEMERIKSA KETINGGIAN MINYAK REM
1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar
CATATAN _
Pastikan sepeda motor pada posisi tegak lurus
2. Periksa:
• ketinggian minyak rem
Pada tanda batas minimum a → Tambah
kan minyak rem hingga batas maksimum.
PERINGATAN
_
• Pergunakan hanya minyak rem yang di sarankan.
selain minyak rem akan berakibat
kerusakan pada seal karet, dan kebocoran
dan pengereman yang buruk.
• Tambahkan dengan minyak rem yang sama
yang telah terisi. percampuran dengan
minyak rem yang lain akan menghasilkan
reaksi kimia yang berakibat pengereman
yang tidak sempurna.
Minyak rem yang disarankan :
DOT 4
3 - 29
CHK
ADJ
MEMERIKSA KETINGGIAN MINYAK REM/
MEMERIKSA DAN MENYETEL SISTIM KEMUDI
• Pada saat menambah minyak rem, jangan
sampai air masuk kedalam reservoir. air
akan merubah titik didih minyak rem menjadi
rendah, dan mudah timbul gelembunggelembung
udara.
PERHATIAN
_
Minyak rem dapat merusak permukaan Cat
dan Plastik. untuk itu, bersihkan segera
jika mengenai cat dan plastik.
CATATAN _
Untuk menjamin pengecekan yang sempurna,
pastikan posisi sepeda motor dan reservoir
pada posisi tegak lurus
MEMERIKSA DAN MENYETEL KEMUDI
1. Tempatkan Motor pada permukaan datar.
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda motor dengan benar untuk
menghindari kemungkinan terbalik.
CATATAN _
Tempatkan penyanggah dibawah sepeda motor
hingga roda depan terangkat.
2. Periksa:
• kemudi/steering head
Pegang fork bagian bawah dan goyanggoyangkan
kedepan dan kebelakang.
Goyang/kendor → Setel kemudi/steering
head.
3. Buka:
• panel tengah
• cowling depan (kanan dan kiri)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN".
3 - 30
CHK
MEMERIKSA DAN MENYETEL KEMUDI/STEERING ADJ
4. Setel:
• kemudi/steering head
a. Tarik keatas karet penutup 1.
b. Kendorkan Mur bagian atas 2.
c. Kendorkan Mur bagian bawah 3 dan selan
jutnya kencangkan mur bagian bawah sesuai
spesifikasi dengan steering wrench 4.
CATATAN _
Pasangkan torque wrench pada kunci kemudi
dengan menyudut ke kanan.
d. kendorkan mur ring bagian bawah berlawanan
dengan arah jarum jam 1/4 putaran.
e. Tahan mur ring bagian bawah dengan kunci
kemudi 5 dan kencangkan mur ring atas 2
dengan steering nut wrench.
PERINGATAN
_
Pengencangan jangan sampai berlebihan
f. Periksa kelancaran kemudi dengan cara
membelok-belokkan kemudi kekanan dan
kekiri jika terasa berat dan ada hambatan,
buka bracket bawah, dan periksa bearing
atas dan bawah.
Lihat bagian "KEMUDI" BAB 6
g. Kembalikan posisi penutup karet seperti
semula.
5. Pasang:
• cowling depan (kiri dan kanan)
• panel tengah
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
DEPAN"GS”.
Kunci steering
90890-01403
T R . .
Ring bagian bawah
30 Nm (3.0 m·kg)
Ring nut wrench
90890-01268
T R . .
Ring bagian atas
75 Nm (7.5 m·kg)
4
3
3 - 31
CHK
MEMERIKSA FORK DEPAN ADJ
MEMERIKSA FORK DEPAN
1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda motor dengan sempurna
untuk menghindari kemungkinan terbalik.
2. Periksa:
• inner tube
Rusak/Baret → Ganti.
• seal oli
Ada kebocoran oli → Ganti
3. Sanggah sepeda motor dengan posisi
tegak dan tarik rem depan.
4. Periksa:
• cara kerja fork depan
Tekan kebawah tangkai kemudi beberapa
kali dan periksa cara kerja suspensi.
Tidak lancar → Perbaiki
Lihat bagian "FORK DEPAN" BAB 6.
3 - 32
CHK
MEMERIKSA BAN ADJ
MEMERIKSA BAN
Ikuti prosedur dibawah ini untuk pemeriksaan
Ban.
1. Periksa:
• tekanan Ban
Diluar spesifikasi → sesuaikan
PERINGATAN
_
• Pemeriksaan tekanan Ban sebaiknya dilakukan
pada saat temperatur udara luar
sama dengan temperatur bagian dalam.
• Tekanan Ban dan suspensi harus disesuaikan
dengan berat beban (termasuk penumpang,
pengendara, barang bawaan
dan accessories) dan kecepatan sepedamotor.
• Pengoperasian sepeda motor melebihibeban
maksimum dapat merusakkan roda
dan mengakibatkan kecelakan.
JANGAN MELEBIHI BEBAN MAKSIMUM.
*Beban dihitung dari berat total bawaan, pengendara
, pembonceng dan aksesoris.
PERINGATAN
_
Sangat berbahaya mengendarai sepeda motor
dengan ban rusak. jika telapak Ban menunjukkan
keausan segera ganti.
Standart Berat
(dengan oli
dan bensin
penuh)
102 kg
Beban Maksimum*
110 kg
Tekanan Ban
Depan Belakang
200 kPa
(2.00 kgf/cm2)
225 kPa
(2.25 kgf/cm2)
3 - 33
CHK
MEMERIKSA BAN ADJ
2. Periksa:
• permukaan ban.
Rusak/Aus → Ganti Ban.
iiiiti
1 Kedalaman alur ban
2 Dinding samping
3 Batas keausan
PERINGATAN
_
• Jangan menggunakan Ban Tubeless dengan
pelek bukan Tubless sangat berbahaya
dapat mengakibatkan kecelakan dan
fatal bagi pengendara.
• Jika menggunakan Ban dalam, pastikan
Ban dalam terpasang dengan benar.
• Jika mengganti Ban luar, ganti juga ban
dalam satu set.
• Untuk menghindari penyempitan Ban, pastikan
band pelek dan roda dalam terpasang
tepat ditengah alur roda.
• Tidak dibenarkan menambal ban dalam
yang bocor, Dalam keadaan darurat hal
ini bisa saja dilakukan, tapi segera ganti
dengan ban dalam yang baru jika kesem
patan pertama didapatkan.
• Setelah dilakukan ujicoba yang intensive
oleh Yamaha Motor Co Ltd, maka untukmodel
dan tipe Ban Depan dan Belakang,
harus sama tipe dan bentuknya dengan
Ban awalnya. Yamaha tidak memberikan
jaminan mengenai "handling characteristics"
jika memakai tipe dan bentuk yang
berbeda dengan yang disarankan oleh
Yamaha pada model ini.
Minimum kedalaman alur
0.8 mm
Roda dengan Ban dalam Ban dengan ban dalam
Roda tanpa Ban dalam Ban dengan ban dalam/
Ban tanpa ban dalam
3 - 34
CHK
ADJ
MEMERIKSA BAN/
MEMERIKSA DAN MENGENCANGKAN JARI-JARI
PERINGATAN
_
• Ban baru biasanya mempunyai cengkeraman
yang kurang terhadap permukaan
an jalan. untuk itu, dalam pemakaian
dibawah 100 Km pergunakan dalam kecepatan
normal.
• Setelah habis diganti atau diperbaiki dan
dibuka kencangkan Mur klep udara ban/
pentil 1 sesuai specifikasi.
CATATAN _
Untuk Ban dengan tanda arah putaran 1:
• Pasang dengan tanda arah panah kearah
putaran roda.
• Tepatkan tanda marking 2 dengan posisi
pentil .
MEMERIKSA DAN MENGENCANGKAN JARIJARI.
Ikuti prosedur dibawah ini untuk memeriksa
jari-jari.
1. Periksa:
• jari-jari 1
Bengkok/Patah → Ganti
Kendor → Kencangkan
pukul secara perlahan dengan obeng.
CATATAN: _
Jika jari-jari kencang, bersuara tinggi. dan jika
jari-jari kendor,berintonasi sember.
2. Kencangkan:
• jari-jari
(dengan kunci jari-jari 2)
CATATAN: _
Pastikan jari-jari cukup kencang, baik sesudah
atau sebelum pemakaian awal/break-in.
T R. .
3 Nm (0.3 m · kg)
3 - 35
CHK
ADJ
PEMERIKSAAN DAN PELUMASAN KABEL/
PELUMASAN TUAS REM DAN PEDAL REM
PELUMASAN STANDART TENGAH DAN STANDART SAMPING
PEMERIKSAAN DAN PELUMASAN
KABEL
Ikuti prosedur pemeriksaan dan pelumasan
kabel dalam dan kabel luar.
PERINGATAN
_
Rusaknya pembungkus kabel, akan mengakibatkan
terganggunya kerja kabel dalam.
Ganti pembungkus kabel luar dan kabel bagian
dalam satu set.
1. Periksa:
• Pembungkus kabel/ kabel luar
Rusak → Ganti.
2. Periksa:
• cara kerja kabel
gerakan terganggu → Lumasi
CATATAN _
Arahkan ujung kabel menghadap ke atas,
teteskan beberapa tetes oli pada bagian atas
lubang pembungkus kabel.
Ichsan Iskandar
MELUMASI TUAS REM DAN PEDAL REM
Lumasi pada bagian As dan komponen-komponen
yang bergesekan pada tuas dan pedal
MELUMASI STANDART SAMPING
Lumasi pada bagian As dan komponen-kompo
nen yang bergesekan pada standart samping
MELUMASI STANDART TENGAH
Lumasi pada bagian As dan komponen-kompo
nen yang bergesekan pada standart tengah
Pelumas yang dianjurkan :
Oli mesin atau pelumas kabel
Pelumas yang dianjurkan:
GemukLithium-soap-based
Pelumas yang dianjurkan:
Gemuk Lithium-soap-based
Pelumas yang dianjurkan:
Gemuk Lithium-soap-based
3 - 36
CHK
MEMERIKSA DAN MENYETRUM BATTERY ADJ
SISTIM KELISTRIKAN
MEMERIKSA DAN MENYETRUM
BATTERY
PERINGATAN
_
Cairan elektrolit aki sangat berbahaya karena
mengandung asam sulfat yang beracun
dan bersifat caustic (bahan tajam yang dapat
merusak kulit) Untuk itu, ikuti petunjuk dibawah
ini, untuk penanganan :
• Lindungi mata anda saat bekerja dekat
dengan battery.
• Setrum dengan ventilasi udara yang cukup
• Jauhkan Battery dari Api, sumber api, Gas
(mesin Las, Kompor listrik, korek api)
• JANGAN MEROKOK pada saat menangani
dan menyetrum Battery.
• JAUHKAN BATTERY DAN CAIRAN ELECTROLIT
DARI ANAK-ANAK.
• Hindari kontak badan anda dengan cairan
electrolit akan menimbulkan luka bakar
yang serius.
TINDAKAN PERTAMA JIKA TERKENA BADAN
BAGIAN LUAR:
• Kulit — Cuci dengan air.
• Mata — Rendam dengan air selama
15 menit dan segera hubungi dokter.
BAGIAN DALAM:
• Minum air banyak-banyak, lalu minum susu
atau minyak sayur. dan segera hubungi
dokter atau bawa ke rumah-sakit.
1. Buka:
• cowling belakang (kanan)
lihat bagian "MELEPAS COWLING BELAKANG".
• pengikat battery 1
1
3 - 37
CHK
MEMERIKSA DAN MENYETRUM BATTERY ADJ
2. Lepaskan:
• kabel battery
(dari terminal battery)
PERHATIAN
_
Pertama-tama lepaskan kabel negative
1, dan selanjutnya kabel positive Battery 2.
3. Lepas:
• battery
1
2
4. Periksa:
• ketinggian cairan electrolyte
Cairan electrolyte harus berada diantara
batas tanda minimum a dan batas tanda
maksimum b.
jika pada batas minimum → Tambahkan
cairan Battery hingga batas maksimum.
PERHATIAN
_
Penambahan air Battery hanya dengan
air Battery botol biru (air destilasi) air biasa
akan merusak Battery.
b
a
5. Periksa:
• berat jenis air Battery
Dibawah 1.280 → Setrum Battery
Berat jenis air Battery
1.280 pada 20°C
6. Setrum:
• battery
PERINGATAN
_
Jangan menyetrum Battery dengan cepat
Amper dan waktu penyetruman Battery:
5 amper selama 10 jam
3 - 38
CHK
MEMERIKSA DAN MENYETRUM BATTERY ADJ
PERHATIAN
_
• Buka Seal penutup Battery
• Pastikan selang pernafasan Battery
tidak tersumbat atau tertekuk.
• Untuk memberikan kemampuan yang maksimal,
setrum terlebih dahulu Battery baru
• Jangan menggunakan amper yang tinggi,
Arus amper yang tinggi pada Battery
akan mengakibatkan kerusakan pada Plat
Battery dan panas yang berlebihan.
• Jika memungkinkan setrum dengan arus
dan amper standart . hati-hati jangan sampai
terjadi "over charge"
• Pada saat menyetrum Battery, sebaiknya
lepaskan Battery dari sepeda motor. (jika
penyetruman dilakukan dengan Battery
terpasang pada sepeda motor, lepaskan
kabel negative Battery dari dari terminal
Battery)
• Untuk mengurangi timbulnya loncatan api,
jangan menghidupkan Battery charger
sebelum kabel Battery terpasang pada
battery.
• Sebelum melepas kabel Battery Charger
dari terminal Battery, matikan terlebih dadahulu
Battery Charger.
• Pastikan penjepit yang terdapat pada kabel
Battery charger terpasang kuat pada
terminal Battery dan tidak terjadi hubungan
singkat jika penjepit tidak terhubung
dengan kuat, akan menimbulkan
panas dan loncatan api.
• Jika pada saat proses penyetruman timbul
panas pada Battery, matikan sementara
Battery charger untuk pendinginan
battery sebelum dilakukan penyetruman
kembali.
CATATAN: _
Ganti Battery jika:
• Voltase Battery tidak ada peningkatan atau
tidak ada gelembung pada saat penyetruman.
• Terjadi sulfatasi pada satu sel atau lebih yang
ditandai dengan perubahan warna pada plat
Battery menjadi putih dan terdapat bubuk -
putih pada bagian bawah sel Battery.
• peningkatan berat jenis air Battery memakan
waktu lama. hal ini menunjukkan perbedaan
daya penyetruman antar sel.
3 - 39
CHK
MEMERIKSA DAN MENYETRUM BATTERY ADJ
• permukaan plat Battery melengkung dan
plat insulators rusak.
7. Periksa:
• selang pernafasan Battery
Tersumbat → Bersihkan
Rusak → Ganti
8. Pasang:
• battery
9. Pasang:
• selang pernafasan Battery 1
PERHATIAN
_
• Saat memeriksa Battery, pastikan selang
pernafasan pada jalur yang benar. jika arah
selang pernafasan pada arah yang menyebabkan
cairan aki atau gas bertemu dengan
rangka, akan menyebabkan kerusakan
pada rangka dan sepeda motor akan
cepat rusak.
• Pastikan ujung selang pernafasan Battery
pada posisi yang benar tidak menyentuh
rantai dan lengan ayun.
10.Periksa:
• terminal battery
Kotor → bersihkan dengan sikat kawat
Sambungan kendor → perbaiki
1
11.Pasang:
• kabel Battery
(pada terminal battery)
PERHATIAN
_
Pertama sambungkan kabel positive 1,
dan selanjutnya kabel negative 2.
12.Lumasi:
• terminal battery
13.Pasang:
• band pengikat battery
• cowling belakang (kanan)
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
BELAKANG"
Pelumas yang disarankan:
Dielectric grease
1
2
3 - 40
CHK
MEMERIKSA SEKRING ADJ
MEMERIKSA SEKRING
PERHATIAN
_
Untuk menghindari hubungan singkat
(kortsluiting) putar kunci kontak pada posisi
"OFF" sebelum mengganti sekring.
1. Buka:
• cowling belakang (kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING BELAKANG"
• rumah sekring 1
2. Periksa:
• sekring
a. Sambungkan "Pocket tester" pada sekring
dan periksa penyambungannya.
CATATAN: _
Setel "Pocket tester" pada posisi “Ω × 1”.
b. bila tidak ada hubungan “ ∞”, ganti sekring
3. Ganti:
• sekring yang putus
PERINGATAN
_
Jangan menggunakan sekring dengan Amper
yang lebih tinggi dari spesifikasi.
menggunakan sekring dengan amper yang
lebih tinggi, akan merusakkan sistim kelistrikan
misalnya lampu dan sistim pengapian
dan yang lebih fatal lagi dapat terjadi
kebakaran.
4. Pasang:
• rumah sekring
• cowling belakang (kanan)
Lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
BELAKANG".
Pocket tester
90890-03112
1
3 - 41
CHK
MENGGANTI BOHLAM LAMPU DEPAN ADJ
MENGGANTI BOHLAM LAMPU DEPAN
Ikuti prosedur penggantian bohlam lampu
depan.
1. Lepas:
• unit lampu depan
Lihat bagian "MELEPAS UNIT LAMPU
DEPAN"
• penutup lampu depan 1
1
2. Lepas:
1 • holder bohlam lampu 1
3. Lepas:
• bohlam lampu 1
PERINGATAN
_
Pada umumnya lampu depan dalam kondisi
panas, jauhkan tangan anda dari lampuyang
panas. biarkan beberapa saat agar
bohlam lampu menjadi dingin.
1
4. Pasang:
• bohlam lampu
Jepit bohlam lampu dengan holder lampu
depan.
PERHATIAN
_
Jangan menyentuh langsung kaca bohlam
lampu. jauhkan dari kandungan oli dan cairan
lainnya pada kaca bohlam. umur dari
bohlam menjadi pendek dan efek penyinaran
menjadi buruk. jika bohlam lampu tersentuh
cairan oli, bersihkan dengan cairan
pembersih atau thinner.
5. Pasang:
• holder bohlam lampu
6. Pasang:
• penutup bohlam lampu
• unit lampu depan
Lihat bagian "PEMASANGAN UNIT
LAMPU DEPAN"
Baru
ENG
SHIFT SHAFT ...............................................................................................4-62
MELEPAS SHIFT SHAFT........................................................................4-63
MEMERIKSA SHIFT SHAFT ..................................................................4-65
MEMERIKSA STOPPER LEVER ...........................................................4-65
MEMERIKSA SHIFT GUIDE....................................................................4-65
MEMERIKSA SEAL OLI .........................................................................4-65
MEMASANG SHIFT SHAFT ...................................................................4-66
CRANKCASE DAN POROS ENGKOL.........................................................4-67
MEMBONGKAR CRANKCASE..............................................................4-68
MEMERIKSA POROS ENGKOL DAN CONNECTING ROD .................4-69
MEMERIKSA CRANKCASE...................................................................4-71
MEMERIKSA BEARINGS.......................................................................4-71
MEMERIKSA GUIDE RANTAI TIMING....................................................4-71
MEMERIKSA RANTAI TIMING/ TIMING CHAIN....................................4-71
MEMASANG POROS ENGKOL.............................................................4-72
MEMASANG CRANKCASE....................................................................4-72
TRANSMISI..................................................................................................4-74
MELEPAS TRANSMISI ........................................................................4-75
MEMBONGKAR TRANSMISI................................................................4-75
MEMERIKSA SHIFT FORKS................................................................4-76
MEMERIKSA UNIT SHIFT DRUM .......................................................4-77
MEMERIKSA TRANSMISI....................................................................4-77
MEMASANG TRANSMISI....................................................................4-78
MERAKIT TRANSMISI.........................................................................4-78
3 - 42
CHK
MENYETEL ARAH SINAR LAMPU ADJ
MENYETEL ARAH SINAR LAMPU
1. Setel:
• arah sinar (keatas)
a. kendorkan baut 1.
b. Geser bagian bawah lampu depan
kedepan a atau kebelakang b.
c. kencangkan baut 1.
geser ke arah
a
arah sinar lampu
menjauh
geser ke arah
b
arah sinar lampu
mendekat
ENG
BAB 4
MEMBONGKAR MESIN
MELEPAS MESIN..............................................................................................4-1
OLI MESIN...................................................................................................4-1
KARBURATOR ...........................................................................................4-1
KNALPOT DAN PIPA PEMBUANGAN........................................................4-1
PIJAKAN KAKI DAN PENGAMAN MESIN..................................................4-2
PEDAL REM................................................................................................4-2
PEDAL PEMINDAH GIGI ...........................................................................4-3
BRACKET COWLING DEPAN....................................................................4-3
KAWAT, KABEL DAN RUMAH KABEL.......................................................4-3
MERAKIT MESIN .......................................................................................4-4
MEMASANG MESIN........................................................................................4-5
MERAKIT MESIN ......................................................................................4-5
KAWAT, KABEL DAN RUMAH KABEL.....................................................4-5
COWLING DEPAN.....................................................................................4-5
PEDAL PEMINDAH GIGI ..........................................................................4-5
PEDAL REM..............................................................................................4-6
PIJAKAN KAKI DAN PENGAMAN MOTOR STARTER............................4-6
KNLAPOT/MUFFLER................................................................................4-6
OLI MESIN.................................................................................................4-6
KARBURATOR...........................................................................................4-7
KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD ........................................................4-8
MELEPAS CYLINDER HEAD....................................................................4-9
MEMERIKSA CYLINDER HEAD ..............................................................4-11
MEMERIKSA GUIDE RANTAI TIMING ...................................................4-12
MEMERIKSA TENSIONER RANTAI TIMING........................................4-13
MEMASANG CYLINDER HEAD ............................................................4-13
CAMSHAFT ..................................................................................................4-17
MEMBONGKAR ROCKER ARMS DAN CAMSHAFT............................4-18
MEMERIKSA CAMSHAFT.......................................................................4-19
MEMERIKSA ROCKER ARMS DAN AS ROCKER ARM........................4-19
MEMERIKSA SPROCKET CAMSHAFT .................................................4-21
MEMERIKSA TAPPET COVERS
DAN PENUTUP CAMSHAFT SPROCKET ............................................4-21
MEMASANG CAMSHAFT DAN ROCKER ARMS ..................................4-21
PER DAN PER KLEP ...................................................................................4-22
MELEPAS KLEP.....................................................................................4-23
MEMERIKSA KLEP DAN GUIDE KLEP ................................................4-24
MEMERIKSA DUDUKAN KLEP.............................................................4-26
MEMERIKSA PER KLEP.......................................................................4-28
MEMASANG KLEP ...............................................................................4-29
ENG
CYLINDER DAN PISTON .............................................................................4-31
MELEPAS CYLINDER DAN PISTON.....................................................4-32
MEMERIKSA CYLINDER DAN PISTON .................................................4-33
MEMERIKSA RING PISTON ..................................................................4-34
MEMERIKSA PIN PISTON .....................................................................4-35
MEMASANG PISTON DAN CYLINDER .................................................4-36
GENERATOR DAN STARTER CLUTCH .....................................................4-38
MELEPAS GENERATOR........................................................................4-39
MELEPAS STARTER CLUTCH .............................................................4-40
MEMERIKSA STARTER CLUTCH .........................................................4-41
MEMASANG STARTER CLUTCH ..........................................................4-42
MEMASANG GENERATOR...................................................................4-42
KICKSTARTER ............................................................................................4-44
MELEPAS KICKSTARTER......................................................................4-45
MEMERIKSA KICKSTARTER .................................................................4-46
MEMASANG KICKSTARTER ..................................................................4-47
KOPLING/CLUTCH ......................................................................................4-48
MELEPAS KOPLING ..............................................................................4-49
MEMERIKSA KAMPAS KOPLING..........................................................4-51
MEMERIKSA PLAT KOPLING................................................................4-51
MEMERIKSA PER KOPLING..................................................................4-52
MEMERIKSA RUMAH KOPLING............................................................4-52
MEMERIKSA BOSS KOPLING...............................................................4-52
MEMERIKSA PLAT CLUTCH PRESSURE ............................................4-53
MEMERIKSA BATANG PENEKAN KOPLING #2...................................4-53
MEMERIKSA PRIMARY DRIVEN GEAR ...............................................4-53
MEMERIKSA RUMAH SEPATU KOPLING..................................,.........4-54
MEMERIKSA SEPATU KOPLING..........................................................4-54
MEMERIKSA CAGE ..............................................................................4-54
MEMERIKSA CLUTCH RELEASE SHIFT ARM.....................................4-55
MEMASANG KOPLING...........................................................................4-55
POMPA OLI/OIL PUMP ................................................................................4-57
MELEPAS POMPA OLI...........................................................................4-58
MEMBONGKAR POMPA OLI..................................................................4-58
MEMERIKSA POMPA OLI .....................................................................4-59
MEMERIKSA SARINGAN OLI ...............................................................4-60
MEMERIKSA FILTER OLI .....................................................................4-60
MERANGKAI POMPA OLI.....................................................................4-60
MEMASANG POMPA OLI .....................................................................4-61
4 - 5
ENG
MEMASANG MESIN
MERAKIT MESIN
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda-motor dengan benar, untuk
menghindari kemungkinan terbalik pada
saat memasang mesin.
1. Pasang:
• unit mesin
• baut pengikat mesin belakang-bawah
• baut pengikat mesin depan
• baut pengikat mesin belakang-atas
• washer
• baut pengikat mesin belakang-bawah
• washer
• Mur pengikat depan
• washer
• mur pengikat belakang-atas
KAWAT,KABEL DAN RUMAH KABEL
1. sambung:
• coupler kabel motor starter
• coupler kabel motor starter
• coupler pickup coil
• coupler stator coil
• kabel negative battery
2. Pasang:l:
• selang pernafasan mesin
• selang vacuum kran bensin
• selang vacuum air induction system
• selang air induction system (air cut-off valve
assembly ke cylinder head)
• cap busi/spark plug cap
COWLING DEPAN
• bracket cowling depan
• baut bracket cowling depan
PEDAL PEMINDAH GIGI/SHIFT PEDAL
• Pedal pemindah gigi 1
• baut pedal 2
CATATAN
Tepatkan tanda titik a pada pedal pemindah
dengan titik b pada as pemindah gigi.
T R . .
34 Nm (3.4 m · kg)
T R . .
34 Nm (3.4 m · kg)
T R . .
34 Nm (3.4 m · kg)
T R . .
7 Nm (0.7 m · kg)
1
a
2
b
T R . .
18 Nm (1.8 m · kg)
MEMASANG MESIN
ENG
4 - 1
ENG
MEMBONGKAR MESIN
MELEPAS MESIN
CATATAN
_
Untuk membuka komponen dibawah ini,
tidak perlu menurunkan mesin
• Cylinder head
• Cylinder
• Piston
• Clutch
• Kickstarter
• Shift shaft
• Pompa Oli/Oil pump
• Generator
• Starter clutch
1. Lepas:
• cowling depan (kiri dan kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING
DEPAN" BAB 3
• panel samping (kiri dan kanan)
• cowling belakang (kanan dan kiri)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING
DEPAN" BAB 3
• gear sprocket
Lihat bagian "RANTAI PENGGERAK
DAN SPROCKET" BAB 6
OLI MESIN
1. Kuras:
• Oli mesin
(keseluruhan dari dalam crankcase)
Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN"
BAB 3
KARBURATOR
1. Lepas:
• unit karburator
Lihat bagian "KARBURATOR" BAB 5
KNALPOT DAN PIPA PEMBUANGAN
1. Lepas:
• baut joint pipa knalpot 1
• baut knalpot bawah 2
• washer
• mur knalpot
• baut knalpot atas 3
• washers
• knalpot 4
3
4
2 1
MELEPAS MESIN
4 - 2
MELEPAS MESIN ENG
2. Lepas:
• mur pipa knalpot 1
• pipa pembuangan 2
2 1
PIJAKAN KAKI DAN PELINDUNG MESIN
1. Lepas:
• baut pijakan kaki 1
• pijakan kaki
1
1
2. Buka:
• baut pengaman motor starter 1
• pengaman motor starter 2
2
1
3. Lepas:
• baut pipa air induction system 1
• pipa air induction system 2
1
2
PEDAL REM
1. Lepas:
• per switch lampu rem belakang
• per pedal rem
• circlip
• pedal rem 1
1
4 - 3
ENG
PEDAL PEMINDAH GIGI
• baut pedal pemindah gigi 1
• pedal pemindah2
1
2
BRACKET COWLING DEPAN
• Baut bracket cowling depan 1
1 • bracket cowling depan 2
2
KAWAT, KABEL DAN RUMAH KABEL
1. Lepas:
• kabel negative battery 1
1
2. Buka:
• Cap busi 1
• selang air induction system (air cut-off valve
assembly ke cylinder head) 2
1
2
3. Buka:
• selang vacuum air induction system 1
• selang vacuum kran bensin 2
1
2
MELEPAS MESIN
4 - 4
ENG
4. Lepas:
• selang pernafasan mesin 1
1
5. Lepaskan:
• coupler stator coil 1
• coupler pickup coil 2
• coupler posisi gear 3
3
1
2
6. Lepaskan:
• coupler kabel motor starter 1
1
MENURUNKAN MESIN
1. Lepas:
• Mur pengikat mesin belakang-atas
• washer
• Mur pengikat mesin depan
• washer
• Mur pengikat mesin belakang-bawah
• washer
• baut pengikat mesin belakang-atas 1
• baut pengikat mesin depan 2
• baut pengikat mesin belakang-bawah 3
• unit mesin
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda motor dengan sempurna
untuk menghindari kemungkinan terbalik
2 1
3
MELEPAS MESIN
4 - 6
ENG
PEDAL REM
1. Pasang:
• pedal rem
• circlip
• per pedal rem
• per switch rem belakang
Baru
PIJAKAN KAKI DAN PENGAMAN MESIN
1. Pasang:
• pengaman motor starter
• baut pengaman motor starter
CATATAN
Lumasi cairan pengunci pada baut pengikat
pengaman mesin 1.
2. Pasang:
• pijakan kaki
• baut pijakan kaki
Yamaha bond No. 1215
90890-85505
1
T R . .
23 Nm (2.3 m · kg)
T R . .
23 Nm (2.3 m · kg)
KNALPOT/MUFFLER
1. Pasang:
• pipa exhaust
• mur pipa exhaust
2. Pasang:
• knalpot
• washers
• baut knalpot atas
• washer
• baut knalpot bawah
• mur knalpot
• baut joint pipa knalpot
OLI MESIN
1. Isi:
• oli mesin :
Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN"
BAB 3
T R . .
7 Nm (0.7 m · kg)
T R . .
38 Nm (3.8 m · kg)
T R . .
16 Nm (1.6 m · kg)
T R . .
12 Nm (1.2 m · kg)
MEMASANG MESIN
4 - 7
ENG
KARBURATOR
1. Pasang:
• unit karburator
Lihat bagian "KARBURATOR" BAB 5
2. Setel:
• gerak bebas kabel gas
• saat lampu rem mulai menyala
lihat bagian "PENYETELAN GERAK -
BEBAS KABEL" dan "PENYETELAN
SWITCH LAMPU REM BELAKANG"
BAB 3.
Gerak bebas kabel gas
(pada handel gas)
3 ~ 7 mm
MEMASANG MESIN
4 - 8
KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD ENG
CYLINDER HEAD
1 manifold pemasukan
2 penutup tappet (sisi pemasukan)
3 Cylinder head
4 Busi/Spark plug
5 Penutup Tappet (sisi pembuangan)
6 Guide Timing chain (sisi pembuangan)
7 Camshaft sprocket
8 Penutup Camshaft sprocket
9 Pin Dowel
0 Gasket
A Tensioner rantai timing
4 - 9
KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD ENG
MELEPAS CYLINDER HEAD
1. Buka:
• cowling depan (kanan dan kiri)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING
DEPAN" BAB 3
• unit karburator
Lihat bagian "KARBURATOR" BAB 5.
• pipa exhaust
Lihat bagian "MELEPAS MESIN".
2. Lepas:
• baut manifold pemasukan
• manifold pemasukan 1
(dengan "O"-ring)
1
3. Buka:
• Cap Busi/spark plug cap (1)
1 • Busi/Spark plug (2)
2
1
4. Buka:
• penutup tappet (sisi pemasukan) 1
• penutup tappet (sisi pembuangan)2
• baut penutup camshaft sprocket
• penutup camshaft sprocket 3
(dengan O-ring)
1
2
3
4 - 10
KEPALAL CYLINDER/CYLINDER HEAD ENG
6. Tepatkan:
• tepatkan tanda "I" a pada rotor generator
(dengan tanda/nok b pada crank case)
a. Putar Crankcase berlawanan arah jarum jam
b. Pada saat Piston mencapai TMA, pada saat
langkah Kompresi, tepatkan tanda “I” pada
camshaft sprocket dengan tanda/nok/
pointer d pada cylinder head.
c
d
7. Kendorkan:
• baut camshaft sprocket 1
CATATAN
Tahan putaran mesin dengan kunci Sok
2 dan kendorkan baut camshaft sprocket 2
1
8. Buka:
• baut cap timing chain tensioner
• baut timing chain tensioner
• timing chain tensioner 1
• gasket
1
9. Buka:
• baut camshaft sprocket 1
• camshaft sprocket 2
• rantai timing 3
CATATAN
Untuk mencegah agar rantai timing tidak jatuh
ke crankcase, ikat rantai dengan kawat.
3
2
1
4 - 11
KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD ENG
10.Buka:
• baut cylinder head
• mur cylinder head
• cylinder head
CATATAN:
_
• Kendorkan Mur Cylinder Head dengan pola
silang seperti pada gambar.
• Kendorkan semua Baut dengan 1/4 putaran,
sebelum melepas semua baut. selanjutnya
lepaskan Cylinder Head.
11.Lepas:
• pin dowel 1
• gasket 2
• guide timing chain (sisi pembuangan) 3
6
4
2
3
5
1
2
3
1
MEMERIKSA CYLINDER HEAD
1. Bersihkan:
• endapan Carbon pada cylinder head
(dengan skrap tumpul)
CATATAN
_
Jangan menggunakan benda tajam akan merusak
permukaan ruang bakar.
• ulir dudukan Busi
• dudukan Klep
2. Periksa:
• cylinder head
Rusak/baret → Ganti.
4 - 12
KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD ENG
3. Ukur:
• kelurusan permukaan cylinder head
Diluar spesifikasi → ratakan permukaan
cylinder head.
a. Pasangkan penggaris 1 dan thickness
gauge 2 dengan posisi silang.
b. Ukur kebengkokan.
c. jika mendekati batas kebengkokan maksimum,
ratakan kembali.
d. Letakkan amplas basah, ukuran 400 -600
dan ratakan permukaan cylinder head, dengan
menggunakan gerakan angka delapan.
CATATAN
_
Untuk menghasilkan permukaan yang rata, putar
posisi kepala cylinder beberapa kali.
Kebengkokan Max cylinder head
0.03 mm
MEMERIKSA GUIDE TIMING CHAIN
1. Periksa:
• guide timing chain (sisi pembuangan)
Rusak/Aus → Ganti.
4 - 13
KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD ENG
Ichsan Iskandar
MEMERIKSA TIMING CHAIN
TENSIONER
1. Periksa:
• timing chain tensioner
Retak/Macet → Ganti
a. Tekan secara perlahan batang penekan dengan
jari, dan putar bagian dalam tensioner
searah jarum jam dengan obeng kecil 1.
b. Lepas secara perlahan obeng kecil, maka
batang penekan akan keluar kembali.
c. Pastikan batang penekan timing chain tensioner
keluar kembali secara perlahan dari
rumahnya. jika terasa tidak lancar, atau
tidak keluar ganti timing chain tensioner.
2. Periksa:
• baut cap
• cam penyearah
• batang timing chain tensioner
Rusak/Aus → Ganti
1
MEMASANG CYLINDER HEAD
1. Pasang::
• guide timing chain (sisi pembuangan) 1
• pin dowel 2
• gasket 3
3
1
2
New
Baru
2. Pasang:
• cylinder head
• mur cylinder head
• baut cylinder head
CATATAN:
_
Tepatkan timing chain pada posisi yang benar
pada tempatnya.
4 - 14
KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD ENG
3. Kencangkan:
• Mur cylinder head
• Baut cylinder head
CATATAN _
• Lumasi Baut dan Mur Cylinder Head denganoli
mesin.
• Kencangkan Mur dan Baut Cylinder Head
dengan pola silang, dan kencangkan dengan
dua kali pengencangan
1
3
5
4
2
6
T R..
22 Nm (2.2 m · kg)
T R. .
10 Nm (1.0 m · kg)
4. Pasang:
• camshaft sprocket 1
• timing chain 2
a. Putar poros engkol searah jarum jam
b. Tepatkan tanda"I" a pada generator rotor
dengan nok b yang terdapat pada crankcase.
c. Tepatkan tanda garis"I" c pada camshaft
sprocket dengan "nok" d yang terdapat
pada cylinder head.
d. Pasang rantai timing pada sprocket camshaft,
dan pasang sprocket camshaft pada
camshaft.
CATATAN
• Pada saat memasang Sprocket Camshaft,
pastikan rantai pada sisi pembuangan pada
posisi cukup kencang.
• Tepatkan tonjolan e pada sprocket masukkedalam
alur pada camshaft.
PERHATIAN
Jangan memutar poros engkol, pada saat
memasang camshaft. untuk menghindari
kerusakan dan perubahan "valve timing".
e. Untuk memegang sprocket, kencangkan
sementara baut sprocket camshaft
f. Lepaskan kawat pengikat rantai timing.
c
d
1
2
e
4 - 15
KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD ENG
5. Pasang:
• timing chain tensioner
a. Dengan menekan batang penekan tensioner
dengan tangan, putar penyetel kearah
kanan dengan obeng 1 hingga mengunci.
CATATAN
Pastikan posisi penyetel dalam kondisi mengunci.
b. Pasang gasket pada timing chain tensioner
2 pada cylinder.
PERINGATAN
Selalu pergunakan gasket baru
c. Putar penyetel pada tensioner kearah kiri,
dengan obeng kecil 1, pastikan penyetel
telah terlepas dan pasangkan baut Cap
kencangkan sesuai specifikasi
6. Kencangkan:
• Baut sprocket camshaft
PERHATIAN
Pastikan Baut Sprocket Camshaft terkunci
sesuai dengan spesifikasi. untuk menghindari
jika baut terlepas akan merusakkan
mesin.
7. Putar:
• poros engkol/crankshaft
(beberapa kali searah jarum jam)
T R . .
Baut Timing chain tensioner :
10 Nm (1.0 m · kg)
T R . .
Baut Cap
8 Nm (0.8 m · kg)
1
1
2
T R. .
20 Nm (2.0 m · kg)
4 - 16
KEPALA CYLINDER/CYLINDER HEAD ENG
8. Periksa:
• “I” tanda penyesuai a
Tepatkan tanda “I” pada generator rotor
dengan tanda "nok" b yang terdapat pada
crankcase.
• “I” tanda penyesuai c
Tepatkan tanda “I” pada camshaft sprocket
dengan segitiga d yang terdapat pada -
cylinder head.
Tidak tepat → sesuaikan
Lihat bagian tahap pemasangan
c
d
9. Ukur:
• kelonggaran klep/valve clearance
Tidak sesuai → Setel
lihat bagian "MENYETEL KELONGGARAN
KLEP" BAB 3
10.Pasang;
• baut penutup camshaft sprocket
• penutup camshaft sprocket
11.Pasang:
• penutup tappet (sisi pembuangan)
• penutup tappet (sisi pemasukan)
12.Pasang:
• Busi/spark plug
13.Pasang:
• baut manifold pemasukan.
• manifold masuk
14.Sambungkan:
• baut pipa air induction system
• pipa air induction system
T R..
7 Nm (0.7 m · kg)
T R..
18 Nm (1.8 m · kg)
T R..
12.5 Nm (1.25 m · kg)
T R . .
10 Nm (1.0 m · kg)
T R..
10 Nm (1.0 m · kg)
4 - 17
CAMSHAFT ENG
CAMSHAFT
1 Mur pengunci/Locknut
2 Baut penyetel/Adjusting screw
3 Rocker arm
4 As Rocker arm
5 Camshaft
6 Camshaft retainer
4 - 18
CAMSHAFT ENG
MELEPAS ROCKER ARMS DAN
CAMSHAFT
CATATAN _
Untuk mempermudah melepas Rocker Armdan
Camshaft, lepas cylinder head.
1. Kendorkan:
• Mur pengunci 1
• baut penyetel 2
2. Buka:
• camshaft retainer 1
3. Lepas:
• camshaft 1
CATATAN
_
Masukkan Baut 8 mm 2 pada ulir ujung Camshaft
dan tarik keluar Camshaft.
4. Lepas:
• As rocker arm
• rocker arms
CATATAN
_
Buka As rocker arm dengan baut slidehammer
1 dan pemberat/ weight 2.
Baut Slide hammer
90890-01085
Pemberat/Weight
90890-01084
4 - 19
CAMSHAFT ENG
MEMERIKSA CAMSHAFT
1. Periksa:
• permukaan camshaft
Berwarna Biru terbakar/Aus/Mengecil
→ Ganti camshaft.
2. Ukur:
• ukuran camshaft a dan b
Diluar spesifikasi → Ganticamshaft.
Ukuran bentuk Camshaft (limit)
Pemasukan:
a 25.745 mm
b 21.015 mm
Pembuangan:
a 25.749 mm
b 20.924 mm
3. Periksa:
• lubang aliran oli pada camshaft
Tersumbat → Tiup dengan udara
bertekanan.
MEMERIKSA ROCKER ARMS DAN
AS ROCKER ARM
Ikuti prosedur dibawah ini untuk memeriksa
rocker arms dan As rocker arm
1. Periksa:
• rocker arm
Rusak/Aus → Ganti
4 - 20
CAMSHAFT ENG
2. Periksa:
• As rocker arm
Berwarna biru/Aus/berbintik-bintik
retak → Ganti dan periksa sistim
pelumasan.
3. Ukur:
• diameter dalam rocker arm
Diluar spesifikasi → Ganti.
Diameter dalam Rocker arm
10.000 ~ 10.015 mm
<Limit>: 10.030 mm
4. Ukur:
• diameter luar As rocker arm
Diluar spesifikasi → Ganti.
5. Perhitungan:
• kelonggaran rocker-arm-ke-As rocker-arm
NOTE:
_
Perhitungan kelonggaran, dengan mengurangi
diameter dalam rocker arm dikurangi diameterluar
As rocker arm.
Lebih dari 0.08 mm → Ganti rocker arm
dan As rocker arm.
Diameter luar As Rocker arm :
9.981 ~ 9.991 mm
<Limit>: 9.950 mm
Kelonggaran Rocker-arm-ke-As
Rocker arm :
0.009 ~ 0.034 mm
<Limit>: 0.080 mm
4 - 21
CAMSHAFT ENG
MEMERIKSA SPROCKET CAMSHAFT
1. Periksa:
• sprocket camshaft
Aus lebih dari 1/4 pitch (a) ----> ganti
sprocketcamshaft dan Rantai Timing set.
a 1/4 gear
b Normal/Baik
1 Rantai Timing
2 Sprocket Camshaft
MEMERIKSA PENUTUP TAPPET DAN
PENUTUP CAMSHAFT SPROCKET
1. Periksa:
• penutup tappet
• penutup camshaft sprocket
Rusak/Aus → Ganti bagian yang rusak
MEMASANG CAMSHAFT DAN ROCKER
ARMS
1. Lumasi:
• jalur oli camshaft
2. Lumasi:
• permukaan dalam rocker arm
• jalur oli camshaft
3. Pasang:
• camshaft retainer 1
• baut camshaft retainer
CATATAN
• beri cairan pengikat (LOCTITE®) pada
ulir baut camshaft retainer.
• Pasang camshaft retainer dengan ujungbengkokan
menghadap kedalam.
Oli yang disarankan :
Oli Mesin
Pelumas yang disarankan :
Gemuk Molybdenum disulfide
T R. .
10 Nm (1.0 m · kg)
4 - 22
KLEP DAN PER KLEP ENG
KLEP DAN PER KLEP
1 Valve cotter
2 Tutup per atas
3 Dudukan Per
4 Valve stem seal
5 Dudukan Per bawah
6 Klep pemasukan
7 Klep pembuangan
4 - 23
KLEP DAN PER KLEP ENG
MELEPAS KLEP
CATATAN
_
Untuk mempermudah melepas Klep, lepas
Cylinder head, camshaft dan rocker arms.
Ikuti prosedur melepas Klep dan komponen
yang berhubungan dengan klep.
CATATAN _
Sebelum melepas bagian dalam dari Cylinder
head (al. Klep, Per Klep, dudukan Klep) pastikan
Klep dalam kondisi rapat/ baik.
1. Periksa:
• kerapatan klep
Terdapat kebocoran pada Klep ---> Periksa
permukaan klep, dudukan klep,dan lebar dudukan
Lihat "MEMERIKSA DUDUKAN KLEP"
a. Masukkan cairan a pada bagian lubang pembuangan
dan lubang pemasukan.
b. Periksa kebocoran dudukan Klep.
CATATAN _
Harus tidak ada kebocoran pada dudukan Klep
1.
4 - 24
KLEP DAN PER KLEP ENG
2. Buka:
• valve cotters 1
CATATAN
_
Lepas valve cotters dengan menekan per klep
menggunakan alat valve spring compressor
2.
3. Buka:
• dudukan per atas 1
• per klep 2
• seal valve stem 3
• dudukan per bawah 4
• klep 5
CATATAN
_
Buka dengan hati-hati dan hafalkan posisi awal
untuk mempermudah pemasangan kembali
MEMERIKSA KLEP DAN GUIDE KLEP
Ikuti prosedur memeriksa Klep dan Guideklep
dibawah ini:
1. Ukur:
• valve-stem-to-valve-guide clearance
Diluar spesifikasi → Ganti Guide Klep
Valve spring compressor
90890-04019
Kelonggaran batang Klep ke Guide Klep =
Diameter dalam Guide klep a –
Diameter batang klep b
Kelonggaran Batang Klep ke-
Guide Klep.
Pemasukan:
0.010 ~ 0.037 mm
<Limit>: 0.08 mm
Pembuangan:
0.025 ~ 0.052 mm
<Limit>: 0.10 mm
4 - 25
KLEP DAN PER KLEP ENG
2. Ganti:
• Guide Klep
CATATAN:
_
Untuk mempermudah membuka dan memasang
dan menjaga pengepresan guide klep, panaskan
Cylinder head dengan oven 100°C.
a. Lepas guide klep dengan alat valve guideremover
1.
b. Pasang guide klep dengan valve guideinstaller
2 dan alat valve guide remover
1.
c. Setelah memasang guide klep, reamer
guide klep dengan valve guide reamer 3
untuk menjamin kelonggaran guide klep.
CATATAN
_
Sehabis mengganti guide klep, skir dudukan
klep.
3. Bersihkan:
• endapan carbon
(dari permukaan klep dan dudukan klep)
4. Periksa:
• permukaan klep
Berlubang/Aus → Gerinda permukaan klep.
• ujung batang klep
Permukaan ujung batang klep mengembang
→ Ganti Klep.
Valve guide remover (4.5 mm)
90890-04116
Valve guide installer (4.5 mm)
90890-04117
Valve guide reamer (4.5 mm)
90890-04118
5. Ukur:
• ketebalan klep a
Diluar spesifikasi → Ganti Klep.
Ketebalan Klep :
Masuk: 0.5 ~ 0.9 mm
Buang: 0.8 ~ 1.2 mm
4 - 26
KLEP DAN PER KLEP ENG
6. Ukur:
• kebengkokan batang klep
Diluar spesifikasi → Ganti batang klep
CATATAN _
• Jika mengganti Klep baru, selalu ganti guide
klep.
• jika mengganti atau membuka batang klep
ganti valve stem seal dengan yang baru.
Batas kebengkokan batang klep:
0.01 mm
MEMERIKSA DUDUKAN KLEP
Ikuti prosedur dibawah ini jika memeriksa
klep dan dudukan klep
1. Bersihkan:
• endapan carbon
(dari permukaan klep dan dudukan klep)
2. Periksa:
• dudukan klep
Berlubang/Aus → Ganti cylinder head.
3. Ukur:
• Lebar dudukan klep a
Diluar spesifikasi → Ganti cylinder head
a. Lumasi Mechanic’s blueing dye (Dykem) b
pada permukaan klep.
b. Pasang klep pada cylinder head
c. Tekan klep pada guide klep dan pada dudukan
klep hingga membentuk pola yang terlihat
jelas.
d. Ukur lebar dudukan Klep
Lebar dudukan klep:
Masuk: 0.9 ~ 1.1 mm
Buang: 0.9 ~ 1.1 mm
<Limit>: 1.6 mm
4 - 27
KLEP DAN PER KLEP ENG
CATATAN _
Jika dudukann klep dan permukaan klep terlihat
rata saling bersentuhan, bersihkan blueing
dykem.
4. Skir:
• permukaan klep
• dudukan klep
CATATAN
_
Setelah mengganti Cylinder head atau mengganti
Klep dan Guide Klep, dudukan klep dan
permukaan klep harus di sekir ulang.
a. Lumasi compound a pada permukaan -
klep.
PERHATIAN
_
Jangan sampai compound masuk diantara
kelonggaran batang klep/valve stem dan
guide klep.
b. Lumasi Oli pada batang klep
c. Pasangkan Klep pada Cylinder Head
d. Putar secara berulang-ulang hingga permukaan
klep dan dudukan klep rata saling bersinggungan
dan bersihkan compound.
CATATAN
_
Untuk mendapatkan hasil yang baik, angkat alat
skir sedikit dan hentakkan kedepan dan kebelakang
lakukan berulang-ulang.
e. Lumasi compound kembali pada permukaan
klep dan ulangi langkah diatas.
f. Setelah melakukan langkah pensekiran,
b
bersihkan serbuk compound .
g. Lumasi Mechanic’s blueing dye (Dykem) b
pada permukaan klep.
h. Pasang Klep pada cylinder head.
i. Tekan klep pada guide klep dan dudukan
klep, hingga terlihat pola yang jelas pada
permukaan klep dan dudukan klep.
4 - 28
KLEP DAN PER KLEP ENG
j. Ukur lebar dudukan klep c kembali. jika
lebar dudukan klep diluar spesifikasi, ulangi
langkah diatas.
MEMERIKSA PER KLEP
Ikuti prosedur pemeriksaan per klep di bawah
ini:
1. Ukur:
• panjang bebas per klep a
Diluar spesifikasi → Ganti Per klep
2. Ukur:
• tekanan per klep a
Diluar spesifikasi → Ganti Per Klep
b Panjang terpasang
Panjang bebas per klep:
Per pemasukan dan Buang:
33.75 mm
<Limit>: 32.05 mm
Kekuatan tekan per klep:
(terpasang)
per pemasukan dan per buang
138 ~ 158 N
(13.8 ~ 15.8 kgf) at 24.2 mm
3. Ukur:
• kebengkokan per klep a
Diluar spesifikasi → Ganti per klep
Kebengkokan per klep :
Per klep masuk dan buang
1.4 mm
4 - 29
KLEP DAN PER KLEP ENG
MEMASANG KLEP
Ikuti prosedur pemasangan Klep dan komponen
penunjang
1. Ratakan:
• ujung batang klep
(dengan oil stone)
2. Lumasi:
• batang klep/valve stem 1
• seal valve stem 2
(dengan oli yang disarankan)
Oli yang dianjurkan :
Oli mesin
3. Pasang:
• klep/valve 1
• dudukan klep bawah 2
• valve stem seal 3
• per klep 4
• dudukan per klep atas 5
(pada cylinder head)
CATATAN _
Pasang per dengan jarak yang renggang a
berada di atas.
b jarak yang sempit
4 - 30
KLEP DAN PER KLEP ENG
4. Pasang:
• valve cotters 1
CATATAN
_
Pasang valve cotters dengan menggunakan
peralatan spesial tool valve spring compressor
2.untuk menekan per.
Valve spring compressor
90890-04019
5. untuk menjamin valve cotters terpasang
dengan sempurna, pukul dengan perlahan
bagian valve cotter dengan hammer plastik.
PERHATIAN
_
Pukul valve tip dengan lembut agar tidakmerusak
klep.
4 - 31
CYLINDER DAN PISTON ENG
CYLINDER DAN PISTON
1 Cylinder
2Gasket Cylinder
3 Pin Dowel
4 Ring pertama/Top ring
5 2nd ring
6 Oil ring
7 Piston
8 Pin Piston
9 Clip pin Piston
4 - 32
CYLINDER DAN PISTON ENG
MELEPAS CYLINDER DAN PISTON
CATATAN
_
Untuk memepermudah melepas Piston dan
Cylinder lepas cylinder head.
1. Lepas:
• cylinder 1
1
2. Buka:
• Pin dowel 1
2 • gasket 2
1
3. Buka:
• clip pin piston 1
• pin piston 2
• piston 3
PERHATIAN
_
Jangan menggunakan Hammer untuk mengeluarkan
pin piston.
CATATAN
_
• Sebelum melapas clip pin piston, tutup lubang
crankcase dengan kain lap, untuk menghindari
jika clip pin piston terlepas dan jatuh kedalam
crankcase.
• Sebelum melepas Pin Piston, haluskan permukaan
alur clip pin piston yang terdapat pada
Piston agar Pin piston mudah keluar. jika
Pin Piston masih sulit keluar, lepas dengan
menggunakan piston pin puller set.
4. Buka:
• ring pertama/top ring
• ring kedua/2nd ring
• ring oli
CATATAN
_
Pada saat melepas Ring Piston, renggangkan
ujung ring piston dengan jari, dan sisi yang lain
angkat keatas kepala Piston.
4 - 33
CYLINDER DAN PISTON ENG
MEMERIKSA CYLINDER DAN PISTON
1. Periksa:
• dinding piston
• dinding cylinder
Baret kearah atas → Over size/Rebore
atau ganti cylinder, dan ganti Piston dan
Piston ring satus set.
2. Ukur:
• kelonggaran Piston dan Cylinder
a. Ukur Diameter Cylinder “C” dengan cylinder
bore gauge.
CATATAN
_
Ukur Diameter Cylinder “C” secara silang dasisi
ke sisi dan depan -belakang pada tiga posisi
dari cylinder. Selanjutnya ambil nilai ratarata
dari pengukuran.
b. jika diluar spesifikasi "Over size"atau ganti
cylinder, dan ganti piston dan piston
rings satu set.
c. Ukur diameter Piston “P” dengan
micrometer.
a 5 mm dari bagian bawah Piston.
d. jika diluar spesifikasi, ganti Piston dan Ring
piston satu set .
e. Perhitungan kelonggaran Piston ke Cylinder
dengan rumus berikut ini.
Diameter Cylinder “C” 51.000 ~ 51.015 mm
Batas ketirusan “T” 0.05 mm
Keovalan “R” 0.05 mm
“C” = maximum D1 ~ D2
“T” = maximum D1 atau D2 – maximum
D5 atau D6
“R” = maximum D 1, D3 atau D5 – minimum
D2, D4 or D6
ukuranPiston “P”
Standard 50.977 ~ 50.992 mm
4 - 34
CYLINDER DAN PISTON ENG
f. Jika diluar spesifikasi "Over Size" atau ganti
cylinder, dan ganti piston dan ring piston
satu set.
Kelonggaran Piston-ke-cylinder =
Diameter Cylinder “C” –
Diameter Piston “P”
Kelonggaran Piston :
0.020 ~ 0.025 mm
<Limit>: 0.15 mm
MEMERIKSA RING PISTON
1. Ukur:
• kelonggaran samping ring piston
Diluar spesifikasi → ganti piston
dan ring piston satu set.
CATATAN
_
Sebelum mengukur kelonggaran samping ring
piston, bersihkan terlebih dahulu endapan carbon
pada alur ring piston.
Kelonggaran samping ring piston
Ring pertama/Top ring
0.03 ~ 0.07 mm
<Limit>: 0.12 mm
Ring kedua/2nd ring
0.02 ~ 0.06 mm
<Limit>: 0.12 mm
2. Pasang:
• ring piston
(pada cylinder)
CATATAN
_
Masukkan ring piston dalam cylinder denganmenggunakan
kepala piston .
a 40 mm
4 - 35
CYLINDER DAN PISTON ENG
3. Ukur:
• celah ujung ring piston.
Diluar spesifikasi → Ganti ring piston.
CATATAN
_
Celah ujung ring oli, tidak dapat diukur jika
pemakaian oli mengalami peningkatan, ganti
ring oli satu set.
Celah ujung ring piston:
Ring pertama/Top ring
0.10 ~ 0.25 mm
<Limit>: 0.4 mm
Ring kedua/2nd ring
0.10 ~ 0.25 mm
<Limit>: 0.4 mm
Ring Oli
0.20 ~ 0.70 mm
MEMERIKSA PIN PISTON
1. Periksa:
• pin piston
Berwarna biru terbakar/beralur → Gantipin
piston dan periksa sistim pelumasan
2. Ukur:
• diameter luar pin piston a
Diluar spesifikasi → Ganti Pin Piston
Diameter luar pin piston:
12.996 ~ 13.000 mm
<Limit>: 12.976 mm
3. Ukur:
• diameter dalam lubang pin (pada piston) b
Diluar spesifikasi → Ganti Piston
Diameter dalam lubang pin
(pada piston)
13.002 ~ 13.013 mm
<Limit>: 13.043 mm
4 - 36
CYLINDER DAN PISTON ENG
4. Perhitungan:
• diameter dalam lubang pin - diameter pin
Diluar spesifikasi → Ganti Piston dan
Pin Piston satu set.
Kelonggaran Pin Piston dengan lubang =
Diameter lubang pin piston b –
Diameter luar pin piston a
Kelonggaran Pin dengan lubang
pin piston :
0.002 ~ 0.017 mm
<Limit>: 0.067 mm
MEMASANG PISTON DAN CYLINDER
1. Pasang;
• ring pertama/top ring 1
• ring kedua/2nd ring 2
• expander ring oli 3
• rel ring oli bawah 4
• rel ring oli atas 5
CATATAN
_
Pastikan tulisan pada ring berada di bagian
atas. pada saat memasang ring.
2. Pasang:
• piston 1
• pin piston 2
• clip pin piston 3
CATATAN
_
• Lumasi Oli pada Pin Piston
• Pastikan tanda panah a yang terdapat pada
Piston menghadap ke lubang buang pada
cylinder.
• Sebelum memasang clip pin piston, tutup
terlebih dahulu lubang pada crankcase untuk
menghindari jika clip terjatuh kedalam.
Baru
4 - 37
CYLINDER DAN PISTON ENG
3. Pasang:
• gasket 1
• pin dowel 2
4. Lumasi:
• piston
• ring piston
• cylinder
(dengan oli yang disarankan)
Oli yang dianjurkan:
Oli Mesin
1
2
New
Baru
5. Posisi:
• sambungan ring piston
a Ring pertama/Top ring
b Rel bagian bawah ring oli.
c Rel bagian atas ring oli.
d Ring kedua/2nd ring
È arah ke depan
6. Pasang:
• cylinder 1
CATATAN
_
• Tekan ring piston dengan satu tangan, dan
pasang cylinder dengan tangan yang lainnya.
• Masukkan rantai timing dan guide rantai (sisi
buang) pada rongga rantai timing.
1
4 - 38
GENERATOR DAN STARTER CLUTCH ENG
GENERATOR DAN STARTER CLUTCH
1 Gear starter clutch
2 Roller Starter clutch
3 Cap per starter clutch
4 Per starter clutch
5 Starter clutch
6 Pasak/Woodruff key
7 Rotor Generator
8 As idle Starter Clutch
9 Idle gear starter clutch
A Pickup coil
B Stator coil
C Gasket
D Pin Dowel pin
E penutup Crankcase (kiri)
4 - 39
GENERATOR DAN STARTER CLUTCH ENG
MELEPAS GENERATOR
1. Kuras:
• Oli Mesin
(keseluruhan dari dalam crankcase)
Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN"
BAB 3.
2. Buka:
• cowling depan (kiri)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN"
BAB 3.
• pedal pemindah gigi
• penutup gear depan
Lihat bagian "MELEPAS RANTAI DAN
SPROCKETS” BAB 6.
3. Lepaskan:
• coupler stator coil 1
• coupler pickup coil 2
4. Buka:
• penutup crankcase (kiri) 1
• gasket
• pin dowel
5.Lepas:
• mur rotor generator 1
• washer
CATATAN _
• Tahan putaran rotor 2 dengan sheaveholder
3, kendorkan Mur rotor generator.
• Jangan sampai sheave holder menyentuh
nok/projection pada rotor generator.
Sheave holder
90890-01701
4 - 40
GENERATOR DAN STARTER CLUTCH ENG
6. Lepas:
• rotor generator 1
(dengan flywheel puller 2)
• pasak/woodruff key
Flywheel puller
90890-01362
MELEPAS STARTER CLUTCH
1. Lepas:
• As starter clutch idle gear 1
• idle gear starter clutch 2
• gear starter clutch 3
• washer
2. Lepas:
• roller starter clutch 1
• cap per starter clutch
• per starter clutch
3. Buka:
• baut starter clutch
• starter clutch 1
CATATAN
_
• Tahan rotor generator 2 dengan sheaveholder,
buka baut starter clutch
• Jangan sampai sheave holder menyentuh
nok/projection pada rotor generator .
Sheave holder
90890-01701
4 - 46
KICKSTARTER ENG
6. Buka
• circlip 1
• penutup per kickstarter 2
• Per kickstarter 3
• Guide Per kickstarter 4
• Clip ratchet gear starter 5
• circlip 6
• ratchet gear kickstarter 7
• circlip 8
• shim 9
• wave washer 0
• Gear kickstarter A
• As kickstarter B
MEMERIKSA KICKSTARTER
1. Periksa:
• ratchet gear kickstarter 1
• Gear kickstarter 2
Rusak/Aus → Ganti
2. Periksa:
• per kickstarter
Rusak/Aus → Ganti
3. Ukur:
• kekuatan kickstarter ratchet gear
(dengan spring gauge)
Diluar spesifikasi → Ganti kickstarterratchet
gear clip.
Kekuatan Kickstarter ratchet
0.98 ~ 1.38 kg
4 - 41
GENERATOR DAN STARTER CLUTCH ENG
MEMERIKSA STARTER CLUTCH
1. Periksa;
• roller starter clutch 1
Rusak/Aus → Ganti
2. Periksa:
• idle gear starter clutch 1
• gear starter clutch 2
Aus/rusak → Ganti
3. Periksa:
• permukaan kontak gear starter clutch a
Rusak/Aus/baret → Ganti starter clutch
gear.
4. Periksa:
• cara kerja starter clutch
a. Pasang starter clutch gear 1 pada bagian
starter clutch dan pegang starter clutch.
b. Jika starter clutch gear diputar searah jarum
jam È, starter clutch dan starter clutch
gear harus mengkopel jika tidak, starter
clutch dalam kondisi rusak dan harus digan
ti.
c. Dan jika starter clutch gear diputar berlawanan
dengan arah jarum jam É, putaran
harus terbebas jika tidak, starter clutch rusak
dan harus diganti
4 - 42
GENERATOR DAN STARTER CLUTCH ENG
MEMASANG STARTER CLUTCH
1. Pasang:
• starter clutch 1
CATATAN
_
• Pegang rotor generator 2 dengan sheave
holder, dan kencangkan baut starter clutch.
• Jangan sampai sheave holder menyentuh
nok/projection pada rotor generator .
• Kunci baut starter clutch dengan cara merusak
ujung baut dengan pahat.
Sheave holder
90890-01701
T R. .
14 Nm (1.4 m · kg)
MEMASANG GENERATOR
1. Pasang:
• pasak/woodruff key
• rotor generator
• Mur rotor generator
CATATAN
_
• Bersihkan as ketirusan pada crankshaft
dan hub rotor generator
• Pada saat memasang rotor generator pastikan
pasak/woodruff terpasang dengan benar
pada alur crankshaft.
2. Kencangkan:
• Mur rotor generator 1
CATATAN
_
• Tahan rotor generator 2 dengan alat sheave
holder 3, dan kencangkan Mur rotor generator.
• Jangan sampai sheave holder menyentuh
nok/projection pada rotor generator.
Sheave holder
90890-01701
T R. .
70 Nm (7.0 m · kg)
4 - 43
GENERATOR DAN STARTER CLUTCH ENG
3. Lumasi:
• perekat/sealant
(pada gromet kabel rotor generator)
4. Pasang:
• gasket
• tutup crankcase
Yamaha bond No. 1215
90890-85505
Baru
T R. .
10 Nm (1.0 m · kg)
4 - 44
KICKSTARTER ENG
KICKSTARTER
1 Tuas Kickstarter
2 Penutup Crankcase (kanan)
3 Gasket
4 Pin Dowel
5 Penutup Per Kickstarter
6 Per Kickstarter
7 Guide Per Kickstarter
8 Clip Kickstarter ratchet gear
9 Gear ratchet Kickstarter
0 Gear Kickstarter
A As Kickstarter
4 - 45
KICKSTARTER ENG
MELEPAS KICKSTARTER
1. Kuras:
• oli mesin
(keseluruhan dari crankcase)
Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN"
BAB 3.
2. Buka:
• cowling depan (kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN"
BAB 3.
• Knalpot/muffler
• Pijakan kaki/footrest
• pedal rem
Lihat bagian "MELEPAS MESIN"
3. Buka:
• Baut tuas kickstarter 1
• Tuas kickstarter 2
2
1
4. Buka:
• Baut penutup crankcase
• penutup crankcase (kanan) 1
• gasket
• pin dowel
1
5. Lepas:
• unit as kickstarter 1
1
4 - 47
KICKSTARTER ENG
MEMASANG KICKSTARTER
1. Pasang:
• Unit As kickstarter 1
• Clip gear ratchet kickstarter 2
• Per kickstarter 3
CATATAN _
Putar per kickstarter searah jarum jam dan masukkan
ujung per ke lubang a crankcase.
2. Pasang:
• penutup crankcase (kanan) 1
• Baut penutup crankcase
CATATAN
_
Lumasi lem/sealant pada baut penutup crankcase
2.
3. Pasang:
• Tuas kickstarter 1
• Baut tuas kickstarter
Yamaha bond No. 1215
90890-85505
2
1
T R. .
10 Nm (1.0 m · kg)
T R. .
10 Nm (1.0 m · kg)
4 - 48
KOPLING/CLUTCH ENG
KOPLING
1 Mur Bos Kopling
2 Bos Kopling
3 Rumah Kopling
4 Batang penekan kopling #2
5 Baut plat penekan kopling
6 Plat tekan kopling
7 Kampas kopling
8 Plat kopling #1
9 Plat kopling #2
0 Batang penekan kopling #1
A Mur rumah sepatu kopling
B Rumah sepatu kopling
C Cage
D Boss rumah sepatu kopling
E Sepatu kopling
F Lengan pelepas kopling
G Baut penyetel kopling
4 - 49
KOPLING/CLUTCH ENG
MELEPAS KOPLING
1. Kuras:
• Oli mesin
(keseluruhan dari crankcase)
Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN"
BAB 3
2. Lepas:
• Cowling depan (kanan)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING
DEPAN" BAB 3.
• Knalpot
• Pijakan kaki
• Pedal Rem
Lihat bagian "MELEPAS MESIN"
• Tuas kickstarter
Lihat bagian “KICKSTARTER”.
• penutup crankcase
Lihat bagaian “GENERATOR DAN
STARTER CLUTCH”.
3. Buka:
• lengan pelepas kopling 1
1
4. Buka:
• Baut plat penekan kopling 1
• per kopling
• Plat penekan kopling 2
CATATAN
Kendorkan semua Baut dengan 1/4 putaran
dengan pola silang dan selanjutnya buka baut
secara merata.
5. Lepas:
• thrust bearing 1
• batang penekan kopling #1 2
• kampas kopling 3
• plat kopling #1 4
• plat kopling #2 5
(dengan per)
4 - 50
KOPLING/CLUTCH ENG
6. Luruskan washer pengunci Mur
7. Kendorkan:
• Mur boss kopling 1
CATATAN _
Tahan Boss kopling 2 dengan alat universal -
clutch holder 3, Lepaskan Mur Boss Kopling
Universal clutch holder
90890-04086
8. Lepas:
• Mur boss kopling 1
• Washer pengunci 2
• Boss kopling 3
• washer 4
• Rumah kopling 5
• collar 6
• spacer 7
• Batang penekan kopling #2 8
9. Lepas:
• Mur rumah sepatu kopling 1
• washer
CATATAN
_
• Lepas Mur rumah sepatu kopling dengan
menahan generator rotor 2 dengan alatsheave
holder 3.
• Jangan sampai sheave holder menyentuh
nok/projection pada generator rotor.
Sheave holder
90890-01701
1
4 - 51
KOPLING/CLUTCH ENG
10.Lepas:
• collar 1
• rumah sepatu kopling 2
• washer 3
• rollers 4
• Per cage 5
• cage 6
• Boss rumah sepatu kopling 7
• sepatu kopling 8
MEMERIKSA KAMPAS KOPLING
ikuit prosedur memeriksa Kampas Kopling
dibawah ini :
1. Periksa:
• kampas kopling
Rusak/Aus → Ganti Kampas kopling satu
set.
2. Ukur:
• ketebalan kampas kopling
Diluar spesifikasi → Ganti kampas kopling
satu set.
CATATAN
_
Ukur ketebalabn Kampas Kopling semuanya
Ketebalan Kampas Kopling
2.7 ~ 2.9 mm
<Limit>: 2.6 mm
MEMERIKSA PLAT KOPLING
Ikuti prosedur pemeriksaan Plat kopling
dibawah ini :
1. Periksa:
• Plat Kopling
Aus/Rusak → Ganti Plat Kopling satu
set.
2. Ukur:
• permukaan plat kopling
(pada meja rata dan alat stickness gauge
1)
Diluar spesifikasi → Ganti Plat Kopling satu
set.
Kebengkokkan plat kopling:
0.05 mm
4 - 52
KOPLING/CLUTCH ENG
MEMERIKSA PER KOPLING
Ikuti prosedur memeriksa Plat Kopling dibawah
ini :
1. Periksa:
• Per Kopling
Rusak → Ganti Per Kopling satu set.
2. Ukur:
• panjang per kopling a
Diluar spesifikasi → Ganti per kopling
satu set.
Panjang Per Kopling:
30.3 mm
<Limit>: 28.3 mm
MEMERIKSA RUMAH KOPLING
1. Periksa:
• alur pengait rumah kopling
Rusak/Aus → Ratakan alur rumah kopling
atau ganti rumah kopling.
CATATAN:
_
Ausnya alur rumah kopling disebabkan oleh
cara kerja kopling yang di hentak-hentakkan
2. Periksa:
• bearing
Longgar/Aus → Ganti Bearing dan rumahkopling.
MEMERIKSA BOS KOPLING
1. Periksa:
• alur bos kopling
Rusak/Aus → Ganti Bos Kopling
CATATAN
_
Aus pada bagian alur bos kopling, disebabkancara
pemakaian yang di-hentak hentakkan.
4 - 53
KOPLING/CLUTCH ENG
MEMERIKSA PLAT PENEKAN KOPLING
1. Periksa:
• plat penekan kopling
Rusak/Aus → Ganti
MEMERIKSA PENEKAN KOPLING #2
1. Periksa:
• batang penekan kopling #2
Retak/Aus → Ganti batang penekan
kopling #2.
2. Ukur:
• kebengkokkan batang penekan kopling #2
Diluar spesifikasi → Ganti batang penekan
kopling #2.
Kebengkokkan batang penekan #2
0.5 mm
MEMERIKSA PRIMARY DRIVEN GEAR
1. Periksa:
• primary drive gear
(pada bagian rumah kopling centrifugal)
• primary driven gear
(pada bagian rumah kopling)
Rusak/Aus → Ganti rumah kopling Centrifugal
dan rumah Kopling satu set.
Timbul suara berisik/Noise yang keras →
Ganti rumah kopling Centrifugal dan
rumah kopling satu set.
4 - 54
KOPLING/CLUTCH ENG
RUMAH KOPLING CENTRIFUGAL
1. Periksa:
• rumah sepatu kopling
Rusak/Aus → Ganti.
2. Ukur:
• diameter dalam rumah kopling a
Diluar spesifikasi → Ganti
Diameter dalam rumah kopling :
105 mm
<Limit>: 106 mm
MEMERIKSA SEPATU KOPLING
1. Periksa:
• sepatu kopling
Baret → gosok dengan amplas halus
Rusak/Aus → Ganti
2. Ukur:
• kedalaman alur sepatu kopling a
kedalaman alur berkurang → Ganti
Kedalaman alur sepatu kopling :
1.20 mm
<Limit>: 0.1 mm
MEMERIKSA CAGE
1. Periksa:
• cage 1
Rusak/retak/Aus → Ganti
• rollers 2
Aus/Oval → Ganti
• Per cage 3
Aus/lemah → Ganti
4 - 55
KOPLING/CLUTCH ENG
MEMERIKSA LENGAN PELEPAS
KOPLING/SHIFT ARM
1. Periksa:
• lengan pelepas kopling 1
Rusak /Aus → Ganti
• baut penyetel kopling 2
Rusak/Aus → Ganti
1
2
MEMASANG KOPLING
1. Pasang:
• washer
• cage 1
• per cage 2
• rollers 3
• Bos rumah sepatu kopling 4
2. Kencangkan:
• Mur rumah sepatu kopling 1
CATATAN
_
• Tahan rotor generator 2 dengan alat sheave
holder 3, kencangkan Mur rumah sepatu
kopling.
• Jangan sampai sheave holder menyentuh
nok/projection pada bagian rotor generator.
Sheave holder
90890-01701
1
T R..
50 Nm (5.0 m · kg)
3. Pasang:
• batang penekan kopling #2 1
• spacer 2
• collar 3
• rumah kopling 4
• washer 5
• bos kopling 6
• washer pengunci 7
• mur bos kopling 8
4 - 56
KOPLING/CLUTCH ENG
4. Kencangkan:
• Mur bos kopling 1
CATATAN
_
Tahan bos kopling 2 dengan universal clutchholder
3, kencangkan mur bos kopling.
5. Bengkokkan washer pengunci pada bagian
sisi mur yang rata.
6. Lumasi:
• kampas kopling
• plat kopling #1
• plat kopling #2
(dengan oli yang disarankan)
7. Pasang:
• kampas kopling
• plat kopling #2
(dengan per)
• plat kopling #1
CATATAN
_
Pertama pasangkan kampas kopling dan selanjutnya
bergantian plat kopling dan kampas kopling
Universal clutch holder
90890-04086
Oli yang dianjurkan :
Oli Mesin
T R. .
70 Nm (7.0 m · kg)
8. Pasang:
• per kopling
• plat penekan kopling 1
• baut plat penekan kopling 2
CATATAN
_
Kencangkan baut plat penekan kopling dengan
pola silang
9. Setel:
• setelan kopling
Lihat bagian "MENYETEL KOPLING"
BAB 3.
T R . .
6 Nm (0.6 m · kg)
4 - 57
POMPA OLI ENG
POMPA OLI
1
2Unit Pompa Oli
3 Gasket
4 Filter Oli
5 Driven Gear Pompa Oli
6 Saringan Oli
7 Gasket
8 Baut penguras Oli
4 - 58
POMPA OLI ENG
MELEPAS POMPA OLI
1. Kuras:
• Oli mesin
(keseluruhan dari dalam crankcase)
Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN"
BAB 3.
2. Lepas:
• sepatu kopling
lihat bagian "KOPLING"
3. Lepas:
• filter oli 1
4. Lepas:
• drive gear pompa oli 1
• driven gear pompa oli 2
5. Lepas:
• unit pompa oli 1
• gasket 2
• saringan oli 3
MEMBONGKAR POMPA OLI
1. Lepas:
• Baut
• penutup rumah pompa oli 1
• as pompa oli 2
• pin 3
• rotor dalam 4
• rotor luar 5
• rumah pompa oli 6
4 - 59
POMPA OLI ENG
MEMERIKSA POMPA OLI
1. Periksa:
• drive gear pompa oli 1
• driven gear pompa oli 2
• rumah pompa oli 3
• penutup rumah pompa oli 4
Retak/rusak/Aus → Ganti komponen yang
rusak.
2. Ukur:
• kelonggaran inner rotor - outer rotor a
• kelonggaran outer rotor - rumah pompa
b
• kelonggaran inner rotor -outer rotor dengan
rumah pompa oli c
Diluar spesifikasi → Ganti Pompa-
Oli.
1 Inner rotor
2 Outer rotor
3 Rumah pompa Oli
kelonggaran inner rotor dengan
outer rotor:
0.15 mm
<Limit>: 0.20 mm
kelonggaran outer rotor dengan
rumah pompa:
0.06 ~ 0.10 mm
<Limit>: 0.15 mm
Kelonggaran Inner rotor-Outer
rotor dengan rumah pompa:
0.06 ~ 0.10 mm
<Limit>: 0.15 mm
3. Periksa:
• cara kerja pompa oli
Putaran tidak lancar → Lakukan tahap (1)
dan tahap (2) atau ganti part yang rusak.
4 - 62
AS PEMINDAH GIGI/SHIFT SHAFT ENG
SHIFT SHAFT
1
2 Shift drum segment
3 Washer
4 Thrust bearing
5 Guide
6 Pawl holder
7 Shift guide
8 Per Shift guide
9 Shift fork guide bar
0 Shift pedal
A Shift shaft
B Shift lever
C Shift shaft spring stopper
D Shift shaft spring
E Stopper lever spring
F Stopper lever assembly
4 - 60
POMPA OLI/OIL PUMP ENG
MEMERIKSA SARINGAN OLI
1. Periksa:
• saringan oli
Rusak → Ganti
Kotor → Bersihkan dengan pembersih
PERIKSA FILTER OLI
1. Periksa:
• filter oli
Rusak → Ganti
Kontaminasi → bersihkan
MERAKIT POMPA OLI
1. Lumasi:
• inner rotor
• outer rotor
• Lumasi As Pompa
(dengan oli yang disarankan)
Oli yang disarankan:
Oli Mesin
2. Pasang:
• As Pompa oli
(pada rumah pompa oli)
• pin 1
• inner rotor 2
• outer rotor
• penutup rumah pompa oli
• baut
CATATAN
_
Pada saat memasang inner rotor, tepatkan Pin
As Pompa pada alur a yang terdapat padainner
rotor.
3. Periksa:
• cara kerja pompa oli
Lihat bagian "PEMERIKSAAN POMPA OLI"
4 - 61
POMPA OLI ENG
MEMASANG POMPA OLI
1. Pasang:
• gasket
• unit pompa oli 1
CATATAN
Pasangkan gasket dengan bidang a pada posisi
seperti pada gambar.
PERHATIAN
_
Setelah mengencangkan baut pengikat, pastikan
pompa oli berputar normal.
1
a
Baru
T R. .
7 Nm (0.7 m · kg)
2. Pasang:
• filter oli 1
CATATAN
_
Tepatkan tanda garis a pada filter denganlubang
b yang terdapat pada crankshaft .
4 - 63
AS PEMINDAH/SHIFT SHAFT ENG
MELEPAS AS PEMINDAH/SHIFT SHAFT
1. Kuras:
• oli mesin
(keseluruhan dari dalam crankcase)
Lihat bagian "MENGGANTI OLI MESIN"
BAB 3.
2. Buka:
• kopling
lihat bagian "KOPLING"
• driven gear pompa oli
Lihat bagian "POMPA OLI"
3. Lepas:
• shift fork guide bar 1
• washer 2
• per shift guide
4. Lepas:
• shift guide 1
• pawl holder 2
• guide 3
• pin dowel
5. Lepas:
• washers 1
• thrust bearing 2
4 - 64
AS PEMINDAH/SHIFT SHAFT ENG
6. Lepas:
• unit shift shaft 1
• per stopper shift shaft 2
• unit shift lever 3
7. Buka:
• circlip 1
• washer 2
• per shift shaft 3
• shift lever 4
• shift shaft 5
8. Buka:
• unit stopper lever 1
• per stopper lever 2
9. Lepas:
• circlip 1
• washer 2
• stopper lever holder 3
• stopper lever 4
10.Lepas
• shift drum segment 1
• pin dowel
4 - 65
AS PEMINDAH GIGI/SHIFT SHAFT ENG
MEMERIKSA AS PEMINDAH/SHIFT SHAFT
1. Periksa:
• shift shaft 1
• shift lever 2
Bengkok/Rusak/Aus → Ganti
• per
Rusak/Aus → Ganti
ICHSAN ISKANDAR
MEMERIKSA STOPPER LEVER
1. Periksa:
• stopper lever 1
Bengkok/Rusak → Ganti
Roller tidak lancar → Ganti
• per stopper lever
Rusak/Aus → Ganti
MEMERIKSA SHIFT GUIDE
1. Periksa:
• shift guide 1
• pawl holder 2
• guide 3
Bengkok/Aus → Ganti
• per shift guide
Rusak/Aus → Ganti
MEMERIKSA SEAL OLI
1. Periksa:
• seal oli
Rusak/Aus → Ganti
4 - 66
AS PEMINDAH/SHIFT SHAFT ENG
MEMASANG SHIFT SHAFT
1. Pasang:
• shift drum segment 1
CATATAN
_
Lumasi Lem (LOCTITE®) pada bagian ulir baut
pengikat shift drum segment
T R. .
12 Nm (1.2 m · kg)
2. Pasang:
• stopper lever 1
• per stopper lever 2
CATATAN
_
• kaitkan ujung per stopper lever 3 pada pengait
stopper lever dan nok yang terdapat pada
crankcase.
• tepatkan rollerstopper lever dengan alur pada
segmen shaftdrum
3. Pasang:
• unit shift lever 1
• shift shaft per stopper 2
• unit shift shaft 3
CATATAN _
• Tepatkan tanda titik a pada shift lever unit
dengan tanda titik b yang terdapat padaunit
shift shaft
• masukkan ujung per shift shaft pada stopper
shift shaft spring stopper 2.
4 - 67
CRANKCASE DAN CRANKSHAFT ENG
CRANKCASE DAN CRANKSHAFT
1 crankcase kanan
2 Shift fork guide bar retainer
3 Pin Dowel pin
4 crankcase kiri
5 Starter motor lead holder
6 Gear position pointer
7 Gear position sensor
8 Unit Crankshaft
9 Rantai Timing
0 guide rantai timing (sisi pemasukan)
4 - 68
CRANKCASE DAN CRANKSHAFT ENG
MEMBONGKAR CRANKCASE
1. Lepas:
• mesin
lihat bagian "MELEPAS MESIN"
2. Lepas:
• kabel starter motor
• starter motor
Lihat bagian "STARTER MOTOR"
BAB 7.
3. Lepas:
• cylinder head
Lihat bagian “CYLINDER HEAD”.
• cylinder
• piston
lihat bagian “CYLINDER DAN PISTON”.
• kopling/clutch
lihat bagian “KOPLING/CLUTCH”.
• As pemindah/shift shaft
lihat bagian “AS PEMINDAH/SHIFT SHAFT”.
• drive gear pompa oli
lihat bagian "POMPA OLI"
• generator
• starter clutch
lihat bagian “GENERATOR DAN STARTER
CLUTCH”.
4. Buka:
• baut guide rantai timing (sisi masuk) 1
• guide rantai timing (sisi masuk) 2
• rantai timing 3
2
3
1
5. Lepas:
• baut shift fork guide bar retainer 1
• shift fork guide bar retainer 2
• per shift fork guide bar
2
1
4 - 69
CRANKCASE DAN CRANKSHAFT ENG
6. Lepas:
• baut crankcase
• holder kabel starter motor 1
CATATAN _
Kendorkan semua baut dengan 1/4 putaran
secara serempak dengan pola silang, setelah
itu lepaskan semua baut dan crankcase.
7. Buka:
• crankcase kanan
• pin dowel
PERHATIAN
_
Untuk melepas crankcase, pergunakan alat
"CRANKCASE SEPARATING TOOL" dan
"SPACER"Special tool mesin 2 Tak. pukul
secara perlahan pada bagian As dengan ha
ti-hati dan pastikan crankcase terangkat secara
merata.
8. Lepas:
• crankcase sparating tool dan spacer
• unit crankshaft
1
MEMERIKSA CRANKSHAFT AND
CONNECTING ROD
1. Ukur:
• kelurusan crankshaft
Diluar spesifikasi → Setel atau ganti Crankshaft,
dan bearing
CATATAN
_
Putar Crankshaft secara perlahan-lahan.
Kebengkokkan crankshaft mak:
0.03 mm
4 - 70
CRANKCASE DAN CRANKSHAFT ENG
2. Ukur:
• kelonggaran samping big end
Diluar spesifikasi → Setel/Ganti crankshaft.
Kelonggaran samping Big end :
0.11 ~ 0.41 mm
3. Ukur:
• lebar crankshaft
Diluar spesifikasi → Setel/Ganti crankshaft.
Lebar Crankshaft :
42.95 ~ 43.00 mm
4. Periksa:
• crankshaft sprocket 1
Rusak/Aus → Ganti Gear/Crankshaft
• bearing 2
Retak/Rusak/Aus → Ganti Bearing/ crankshaft.
5. Periksa:
• crankshaft journal
Retak/Aus → Ganti crankshaft.
• jalur oli pada crankshaft journal
Tersumbat → Tiup dengan udara bertekanan.
4 - 71
CRANKCASE DAN CRANKSHAFT ENG
MEMERIKSA CRANKCASE
1. Rendam crankcase pada cairan pembersih
mild solvent.
2. Bersihkan Gasket yang menempel padapermukaan
sambungan crankcase
3. Periksa:
• crankcase
Retak/Bocor → Ganti.
• jalur oli
tersumbat → tiup dengan udara bertekanan.
MEMERIKSA BEARINGS
1. Periksa:
• bearings
Bersihkan dan lumasi Bearing dan
putar dengan tangan
Putaran tidak lancar → Ganti.
MEMERIKSA GUIDE RANTAI TIMING
1. Periksa;
• guide rantai timing (sisi masuk)
Rusak/Aus → Ganti
MEMERIKSA RANTAI TIMING
1. Periksa:
• rantai timing
Rusak/kaku → Ganti rantai timing
dan sprocket satu set.
4 - 72
CRANKCASE DAN CRANKSHAFT ENG
MEMASANG CRANKSHAFT
1. Pasang;
• unit crankshaft
• crankshaft spacer
PERHATIAN
_
Untuk menghindari agar Crankshaft tidaktergores
dan mempermudah pemasangan,
lumasi seal oli dengan gemuk lithium-soapbased
dan oli pada bearing.
MEMASANG CRANKCASE
1. Lumasi:
• gasket cair/sealant
(pada permukaan sambungan crankcase)
CATATAN
_
Jangan sampai gasket cair masuk kedalam
lubang aliran oli 1.
2. Pasang:
• pin dowel 2
3. Pasang:
• crankcase (kanan)
(pada crankcase bagian kiri)
CATATAN
_
Pemasangan crankcase menggunakan "CRANK
SHAFT INSTALLER POT" dan "SPACER"
Yamaha bond No. 1215
90890-85505
1
2
4 - 73
CRANKCASE DAN CRANKSHAFT ENG
4. Pasang:
• holder kabel starter motor
• baut crankcase
CATATAN
Lumasi sealant pada ulir baut crankcase 1.
5. Lumasi:
• oli mesin
(pada bagian bearing crankshaft dan lubang
jalur oli)
6. Periksa:
• crankshaft dan cara kerja transmisi
putaran tidak lancar → Perbaiki
7. Pasang:
• per shift fork guide bar
• retainer shift fork guide bar
• baut shift fork guide bar retainer
CATATAN
_
Lumasi cairan pengikat (LOCTITE®) pada bagian
ulir baut.
8. Pasang:
• rantai timing
• guide rantai timing (sisi pemasukan)
• baut rantai timing (sisi pemasukan)
CATATAN
Lumasi cairan pengikat (LOCTITE®) pada bagian
ulir baut guide rantai timing (padasisi
pemasukan)
Yamaha bond No. 1215
90890-85505
1
T R. .
10 Nm (1.0 m · kg)
T R . .
10 Nm (1.0 m · kg)
T R. .
10 Nm (1.0 m · kg)
4 - 74
TRANSMISI ENG
TRANSMISI
1 Collar
2 1st wheel gear
3 4th wheel gear
4 3rd wheel gear
5 Side plate
6 Side plate spring
7 Drive axle/2nd wheel gear
8 Drive sprocket
9 Main axle/1st pinion gear
0 4th pinion gear
A 3rd pinion gear
B 2nd pinion gear
C Shift fork guide bar
D Shift fork “R”
E Shift fork “L”
F Shift drum
4 - 75
TRANSMISI ENG
MELEPAS TRANSMISI
CATATAN
_
Untuk mempermudah melepas Transmisi, buka
crankcase terlebih dahulu.
1. Buka:
• shift fork guide bar 1
• per shift fork guide bar
• shift fork “R” 2
• shift fork “L” 3
• shift drum 4
CATATAN
_
Hafalkan semua posisi awal dari komponen,
dan perhatikan posisi dan arah shift forks.
4
1
2
3
2. Lepas:
• unit main axle 1
• unit drive axle 2
2 1
MEMBONGKAR TRANSMISI
1. Lepas;
• washers 1
• 2nd pinion gear 2
• 3rd pinion gear 3
• circlip 4
• 4th pinion gear 5
• main axle/1st pinion gear 6
4 - 76
TRANSMISI ENG
2. Lepas:
• circlips 1
• washers 2
• collars 3
• 1st wheel gear 4
• 4th wheel gear 5
• 3rd wheel gear 6
• side plate 7
• side plate spring 8
• drive axle/2nd wheel gear 9
MEMERIKSA SHIFT FORKS
Ikuti prosedur memeriksa sift fork di bawah
ini:
1. Periksa:
• penuntun shift fork cam 1
• shift fork pawl 2
Bengkok/Rusak/Aus → Ganti
the shift fork.
2. Periksa:
• shift fork guide bar
Gelindingkan guide bar pada meja datar
Bengkok → Ganti
PERINGATAN
_
Jangan meluruskan shift fork guide bar -
yang bengkok.
3. Periksa:
• pergerakan shift fork
(sepanjang shift fork guide bar)
gerakan tidak lancar → Ganti shift forks
dan shift fork guide bar satu set.
4 - 77
TRANSMISI ENG
MEMERIKSA UNIT SHIFT DRUM
1. Periksa:
• alur shift drum 1
Rusak/Aus/tergores → Ganti unit
shift drum .
• bearing shift drum
rusak/berlubang → Ganti unit shift drum
MEMERIKSA TRANSMISI
1. Ukur:
• kebengkokan main axle
(dengan penyenter dan dial gauge 1)
Diluar spesifikasi → Ganti main axle
Kebengkokkan Main axle :
0.03 mm
2. Ukur:
• kebengkokkan drive axle
(dengan penyenter dan dial gauge 1)
Diluar spesifikasi → Ganti drive axle
Kebengkokkan Drive axle :
0.03 mm
3. Periksa:
• Gear transmisi
Biru terbakar/berlubang/Aus → Ganti komponen
yang rusak.
• pengait gear transmisi
Retak/Rusak/Oval → Ganti komponen yangrusak.
4 - 78
TRANSMISI ENG
4. Periksa:
• pengopelan gear transmisi
(pada setiap pengopelan posisi gear)
Tidak lancar → Periksa kembali cara kerja
unit transmisi.
CATATAN _
Pada saat merakit drive axle, press gear kedua/
2nd wheel gear 1 pada drive axle 2 sepertipada
gambar (19,3-19,5 mm).
5. Periksa:
• kelancaran gear transmisi
tidak lancar → Ganti komponen yang -
rusak
6. Periksa:
• circlips
Bengkok/Mengembang/rusak → Ganti
19.3~19.5 mm
1
2
MERANGKAI TRANSMISI
1. Pasang:
• per side plate 1
• side plate 2
CATATAN _
pasang per side plate dan side plate sepertipada
gambar.
1
2
MEMASANG TRANSMISI
1. Pasang:
• shift fork guide bar 1
• shift fork “R”
• shift fork “L”
• shift drum 2
CATATAN
_
• Pasang side plate dengan posisi ujung a diantara
shift fork guide bar dan shift drum.
• Dengan tanda tulisan a pada shift forks
menghadap keluar atau samping kananmesin.
2
a 1
4 - 79
TRANSMISI ENG
2. Periksa:
• transmisi
• shift drum
• shift forks
gerakan tidak lancar → perbaiki
CATATAN
_
• Lumasi Oli diantara gear, As, dan bearing .
• Sebelum memasang crankcase, pastikan
transmisi pada posisi netral dan selanjutnya
gear bebas berputar.

CARB
BAB 5
KARBURATOR
KARBURATOR................................................................................................5-1
MELEPAS KARBURATOR........................................................................5-2
MEMBONGKAR KARBURATOR.............................................................5-3
MEMERIKSA KARBURATOR ..................................................................5-5
MERAKIT KARBURATOR........................................................................5-7
MEMASANG KARBURATOR ...................................................................5-7
MENGUKUR DAN MENYETEL KETINGGIAN BENSIN ..........................5-8
MEMERIKSA CARA KERJA KRAN BENSIN............................................5-9
CARB
5 - 1
CARB
KARBURATOR
KARBURATOR
1 CHOKE/Starter plunjer.
2 Coasting enricher
spring
3 Coasting enricher
4 Penutup Karburator
5 Throttle valve spring
6 Jet needle set
7 Throttle valve
8 Throttle stop screw set
9 Pilot air screw set
0 Selang pernafasan
A Selang bensin
B Carburetor joint
C Needle jet
D Main jet
E Pilot jet
F Needle valve
G Pelampung/Float
H Gasket rumah pelampung.
I Pin pelampung
J Rumah pelampung
K Baut penguras bensin
L Selang overflow
KARBURATOR
5 - 2
KARBURATOR CARB
MELEPAS KARBURATOR
PERINGATAN
Bensin merupakan gas yang mudah terbakar
hindari bensin dari panas mesin
1. Buka:
• Cowling depan (kanan dan kiri)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING
DEPAN" BAB 3
2. Kendorkan:
• baut penguras bensin 1
3. Kuras:
• bensin (dari rumah pelampung)
1
4. Lepas:
• penutup atas karburator 1
1
5. Lepas:
• unit starter plunger 1
(dari bodi karburator)
• gasket
1
6. Lepaskan:
• selang bensin 1
• selang overflow karburator 2
• selang pernafasan udara 3
2
1
3
5 - 3
KARBURATOR CARB
7. Kendorkan:
• baut clamp joint karburator 1
8. Buka:
• baut 2
• unit karburator 3
• joint karburator 4
1
3
2
4
9. Lepas:
• unit starter plunger 1
(dari kabel CHOKE)
1
10.Buka:
• unit throttle valve 1
• per throttle valve 2
1
2
11.Lepas:
• throttle valve 1
• jet needle set 2
CATATAN
Tekan holder jet needle 3 dengan obengkecil,
dan selanjutnya putar untuk melepas jet
needle holder.
1 2
3
MEMBONGKAR KARBURATOR
CATATAN
komponen dibawah ini dapat dibersihkan dandiperiksa
tanpa harus membongkar.
• Coasting enricher
• Starter plunger
• Throttle stop screw
• Pilot air screw
5 - 4
KARBURATOR CARB
1. Buka:
• penutup coasting enricher
• per coasting enricher 1
• coasting enricher 2
2
1
2. Lepas:
• pilot air screw set 1
1
3. Buka:
• baut setelan gas 1
1
4. Buka:
• rumah pelampung/float chamber 1
• gasket karet rumah pelampung
1
5. Buka:
• main jet 1
• needle jet 2
• pilot jet 3
2
1
3
5 - 5
KARBURATOR CARB
6. Lepas:
• pin pelampung 1
• pelampung/float 2
3 • jarum pelampung/needle valve 3
2
1
MEMERIKSA KARBURATOR
1. Periksa:
• bodi karburator.
• rumah pelampung/float chamber
• dudukan spuyer/jet
Retak/Rusak → Ganti
2. Periksa:
• aliran bensin
tersumbat → bersihkan
a. Bersihkan Karburator dengan petroleum-based
solvent. Jangan menggunakan cairan yang
dapat merusak Karburator.
b. Tiup lubang-lubang aliran dengan udarabertekanan.
3. Periksa:
• bodi rumah pelampung
Kotor → Bersihkan
4. Periksa:
• gasket karet rumah pelampung.
Pecah/rusak/bocor → Ganti.
5. Periksa:
• pelampung/float
Rusak → Ganti
5 - 6
KARBURATOR CARB
6. Periksa:
• jarum pelampung/needle valve
Bocor/Aus → Ganti.
7. Periksa:
• coasting enricher 1
• per coasting enricher 2
Retak/rusak → Ganti.
1
2
8. Periksa:
• jet needle 1
• needle jet 2
• main jet 3
• pilot jet 4
• setelan angin/pilot air screw 5
• throttle stop screw 6
Bengkok/rusak/Aus → Ganti.
Tersumbat → bersihkan
Tiup dengan udara bertekanan.
9. Periksa:
• throttle valve
Rusak/Baret/Aus → Ganti
1 2 3 4 5 6
10.Periksa:
• CHOKE/starter plunger
• Per starter plunger
Bengkok/retak/rusak ---> ganti unit
starter plunger .
5 - 7
KARBURATOR CARB
11.Periksa:
• selang joint
Retak/rusak → Ganti
12.Periksa:
• selang pernafasan
• selang bahan bakar
Retak/rusak/Aus → Ganti
Kotor → Bersihkan
Tiup dengan udara bertekanan.
MERAKIT KARBURATOR
PERHATIAN
_
• Sebelum merakit Karburator, bersihkan -
semua komponen bagian dalam dengan
petroleum based solvent.
• selalu pergunakan Gasket dan "O" ring
yang baru.
MEMASANG KARBURATOR
1. Pasang:
• jet needle set
CATATAN
Tekan jet needle holder 1 dengan obeng kecil
dan putar untuk mengeluarkan holder daritempatnya.
1
2. Pasang:
• unit throttle valve
CATATAN
Tepatkan alur a pada throttle valve dengan nok
b yang terdapat pada bodi Karburator.
3. Pasang:
• joint karburator
• baut clamp joint karburator
• unit karburator
• baut
4. Setel:
• putaran langsam mesin
Lihat bagian "MENYETEL PUTARANLANGSAM/
IDLING" BAB 3.
Putaran langsam mesin :
1.400 ~ 1.600 r/min
b
a
T R . .
10 Nm (1.0 m · kg)
5 - 8
KARBURATOR CARB
5. Setel:
• gerak bebas kabel gas
lihat bagian "MENYETEL GERAK BEBAS
KABEL GAS" BAB 3
Gerak bebas kabel gas
(pada pegangan gas)
3 ~ 7 mm
MENGUKUR DAN MENYETEL KETINGGIAN
BAHAN BAKAR.
1. Ukur:
• ketinggian bahan bakar a
Diluar spesifikasi → Setel.
a. Tempatkan Motor pada tempat yang datar.
b. Pasangkan standart tengah dan pastikan
Sepeda Motor berdiri dengan posisi tegak
lurus.
c. Pasangkan fuel level gauge 1 pada ujung
pipa penguras 2.
d. Kendorkan baut penguras 3.
e. tahan fuel level gauge dengan posisi tegak
lurus dengan rumah pelampung 4.
f. Ukur ketinggian bahan-bakar a.
Ketinggian bahan bakar (dibawahpermukaan
atas rumah pelampung)
2.5 ~ 3.5 mm
Fuel level gauge
90890-01312
a
1
2
4
3
5 - 9
KARBURATOR CARB
2. Setel:
• ketinggian bahan-bakar
a. Buka Karburator
b. periksa jarum pelampung/needle valve.
c. jika kondisi telah aus, ganti needle valve.
d. jika tidak tepat, setel ketinggian bensin
dengan membengkokkan lidah pelampung1.
e. pasangkan Karburator
f. Ukur kembali ketinggian bahan bakar
g. Ulangi tahap (a) hingga (f) hingga ketinggian
bahan bakar sesuai dengan spesifikasi.
1
PERIKSA CARA KERJA KRAN BENSIN
1. Lepas:
• cowling belakang (kiri)
lihat bagian "MELEPAS COWLING BELAKANG"
BAB 3
2. Tempatkan cawan dibawah kran bensin,
dan masukkan ujung selang 1pada cawan.
1
3. Periksa:
• cara kerja kran bensin.
a. Hisap ujung selang "vacuum" 1.
4. Pasang:
• cowling belakang (kiri)
Lihat bagian "MEMASANG COWLING BELAKANG"
BAB 3
Bensin mengalir Kran bensin OK.
Bensin tidak mengalir
Ganti Kran bensin
satu set
1
CARB
Ê
È
É
1
2 3
CARB
CARB
1
1
CHAS
BAB 6
RANGKA/CHASSIS
RODA DEPAN DAN DISC BRAKE .............................................................6-1
MELEPAS RODA DEPAN.........................................................................6-2
MEMERIKSA RODA DEPAN ....................................................................6-3
MEMERIKSA DISC BRAKE .....................................................................6-5
MEMERIKSA GEAR UNIT SPEEDOMETER............................................6-6
MEMASANG RODA DEPAN ....................................................................6-7
RODA DEPAN DAN REM TROMOL ..............................................................6-8
MELEPAS RODA DEPAN.........................................................................6-9
MEMBONGKAR PLAT SEPATU REM .....................................................6-9
MEMERIKSA RODA DEPAN ...................................................................6-10
MEMERIKSA GEAR UNIT SPEEDOMETER ..........................................6-11
MEMERIKSA REM ...................................................................................6-11
MEMASANG SEPATU REM ...................................................................6-12
MEMASANG PLAT SEPATU REM...........................................................6-13
MEMASANG RODA DEPAN ...................................................................6-13
RODA BELAKANG DAN REM .....................................................................6-14
MELEPAS RODA BELAKANG................................................................6-15
MEMBONGKAR PLAT SEPATU REM ....................................................6-17
MEMERIKSA RODA BELAKANG............................................................6-17
MEMERIKSA RODA BELAKANG DAN HUB..........................................6-18
MEMERIKSA REM ..................................................................................6-18
MEMASANG PLAT SEPATU REM .........................................................6-19
MEMASANG RODA BELAKANG............................................................6-19
REM DEPAN.................................................................................................6-21
CALIPER REM DEPAN.........................................................................6-21
MENGGANTI PAD REM DEPAN ...........................................................6-22
MEMBONGKAR CALIPER REM DEPAN...............................................6-24
MEMERIKSA CALIPER REM DEPAN ...................................................6-26
MERAKIT DAN MEMASANG CALIPER REM DEPAN ..........................6-27
MASTER CYLINDER REM DEPAN....................................................6-29
MEMBONGKAR MASTER CYLINDER REM DEPAN .............. .............6-30
MEMERIKSA MASTER CYLINDER REM DEPAN................................6-31
MERAKIT DAN MEMASANG MASTER CYLINDER
REM DEPAN ..........................................................................................6-32
FORK DEPAN/FRONT FORK.......................................................................6-35
MELEPAS FORK DEPAN .....................................................................6-36
MEMBONGKAR FORK DEPAN . . . ......................................................6-37
MEMERIKSA FORK DEPAN ..................................................................6-39
MERAKIT FORK DEPAN........................................................................6-40
MEMASANG FORK DEPAN .................................,................................6-42
CHAS
TANGKAI KEMUDI/HANDLEBAR ...............................................................6-44
MELEPAS TANGKAI KEMUDI................................................................6-45
MEMERIKSA TANGKAI KEMUDI ...........................................................6-47
MEMASANG TANGKAI KEMUDI ...........................................................6-47
KEMUDI/STEERING HEAD...........................................................................6-50
MELEPAS BRACKET BAWAH.............................................................6-51
MEMERIKSA KEMUDI/ STEERING HEAD.............................................6-51
MEMASANG KEMUDI/ STEERING HEAD.............................................6-53
MEMASANG SHOCK ABSORBER DAN LENGAN AYUN .........................6-54
MELEPAS UNIT SHOCK ABSORBER
DAN LENGAN AYUN..............................................................................6-55
MEMERIKSA UNIT SHOCK ABSORBER ..............................................6-57
MEMERIKSA LENGAN AYUN ................................................................6-58
MEMASANG UNIT UNIT SHOCK ABSORBER
DAN LENGAN AYUN.............................................................................6-58
RANTAI DAN SPROCKETS.........................................................................6-60
MELEPAS RANTAI DAN SPROCKETS.................................................6-61
MEMERIKSA RANTAI..............................................................................6-62
MEMASANG RANTAI DAN SPROCKETS ............................................6-63
6 - 1
CHAS
RANGKA/CHASSIS
RODA DEPAN DAN DISC BRAKE
1 As roda depan
2 Disc Brake
3 Spacer
4 Seal Oli
5 Bearing
6 Spacer
7 Gear unit Speedometer
RODA DEPAN DAN DISC BRAKE
6 - 2
RODA DEPAN DAN DISC BRAKE CHAS
MELEPAS RODA DEPAN
1. Tempatkan motor pada tempat yang datar
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda motor dengan benar, untuk
menghindari kemungkinan terbalik.
2. Lepas:
• kabel speedometer 1
• Mur As roda 2
• washer 3
1
2 3
3. Angkat:
• roda depan
CATATAN
_
Tempatkan penyangga dibawah sepeda motor
hingga roda depan terangkat.
4. Lepas:
• roda depan 1
• spacer 2
• unit gear spedometer 3
• roda depan
1
2
3
5. Lepas:
• disc brake1
6 - 3
RODA DEPAN DAN DISC BRAKE CHAS
MEMERIKSA RODA DEPAN
1. Periksa:
• As roda
Gelindingkan pada meja datar
Bengkok → Ganti
PERINGATAN
_
Jangan mencoba untuk meluruskan As roda
yang bengkok.
2. Periksa:
• Ban
Rusak/Aus → Ganti
Lihat bagian "MEMERIKAS BAN"
BAB 3.
3. Periksa:
• jari-jari/spokes
Bengkok/Patah → Ganti
Kendor → Kencangkan
Pukul jari-jari dengan obeng
Linat bagian "MEMERIKSA DAN MENGENCANGKAN
JARI-JARI" BAB 3.
4. Ukur:
• keolengan roda keatas a
• keolengan roda kesamping b
Lebih dari batas yang diijinkan → Setel.
Batas keolengan ke atas :
1.0 mm
Batas keolengan kesamping :
0.5 mm
6 - 4
RODA DEPAN DAN DISC BRAKE CHAS
5. Periksa:
• spacers
Rusak/Aus → Ganti
PERINGATAN
_
• Setelah memasang Ban, kendarailah sepeda
motor dengan kecepatan rendah agar
Ban menempel dengan baik pada Rim/Pelek.
Apabila terjadi kesalahan pemasangan-
Ban dapat berakibat fatal bagi pengendaradan
sepeda motor.
• Setelah melepas Ban atau mengganti Ban,
pastikan Mur pengikat pentil yang beradapada
ban 1 terpasang dengan kuat.
6. Periksa:
• bearing roda
Putaran roda terasa berat →
Ganti bearing roda.
• seal oli
Rusak/Aus → Ganti
7. Ganti:
• bearing roda
• Seal Oli
a. Bersihkan bagian luar dari Hub.
b. Buka Seal Oli 1 dengan obeng minus
CATATAN
_
agar tidak merusak roda, pasangkan kain 2
diantara obeng dan permukaan Hub roda
c. Lepaskan Bearing 3 dengan general bearing
puller.
New
New
1
2
Baru
6 - 5
RODA DEPAN DAN DISC BRAKE CHAS
d. pasang bearing dan seal oli kebalikan dari
prosedur mebongkar
PERHATIAN
_
Jangan memberikan tekanan pada inner race
4 atau pada bola 5. usahakan memberi tekanan
hanya pada outer race 6.
CATATAN
_
Pergunakan socket 7 yang sesuai dengan
diameter luar dari Bearing
8888888888888888888888888888888888888888
MEMERIKSA DISC BRAKE
1. Periksa:
• disc brake
Rusak/Oleng → Ganti
2. Ukur:
• keolengan disc brake
Diluar spesifikasi → perbaiki posisi disc
brake atau ganti.
a. Pasangkan penyanggah dibawah sepedamotor
hingga roda depan terangkat.
b. Sebelum melakukan pengukuran kebengkokan
Disc brake,putar tangkai kemudi kekanan
dan kekiri untuk memastikan bahwa
roda betul-betul terbebas.
c. Lepas caliper rem.
d. Pasang dial gauge dengan posisi menyudut
hingga menyentuh permukaan disc brake.
e. Titik pengukuran 5 ~ 10 mm dibawah diameter
luar disc brake.
Batas defleksi Disc Brake
(Maksimum)
0.15 mm
6 - 6
RODA DEPAN DAN DISC BRAKE CHAS
3. Ukur:
• ketebalan disc brake
Ukur ketebalan Disc Brake pada beberapa
titik pengukuran yang berbeda.
Diluar spesifikasi → Ganti.
Batas ketebalan Disc Brake
(Minimum)
3.0 mm
4. Setel:
• kebengkokan disc brake
a. Lepas Disc Brake
b. Geser satu lubang untuk merubah posisi.
c. Pasang Disc Brake.
CATATAN
_
Kencangkan baut disc brake dengan pola silang
secara merata.
d. Ukur kembali kebengkokkan Disc Brake.
e. Jika diluar spesifikasi, ulangi kembali langkah
penggeseran hingga didapat kebengkokkan
sesuai spesifikasi.
f. Jika Disc Brake tidak bisa disetel sesuaibatas
spesifikasi, ganti piringan Discbrake.
T R . .
Baut Disc Brake :
23 Nm (2.3 m·kg)
LOCTITE®
MEMERIKSA GEAR SPEEDOMETER
UNIT
1. Periksa:
• speedometer clutch
Bengkok/Retak → Ganti.
6 - 7
RODA DEPAN DAN DISC BRAKE CHAS
MEMASANG RODA DEPAN
1. Lumasi:
• As roda
• Bearing roda
• Seal Oli
• gear unit speedometer
2. Pasang:
• disc brake
• roda depan
Lihat bagian "MEMERIKSA DISC BRAKE"
CATATAN:
_
Pastikan posisi nok a pada speedometer gearunit
terpasang diantara celah yang terdapat pada
outer tube.
3. Kencangkan:
• Mur As roda
4. Sambungkan:
• kabel speedometer 1
CATATAN
Pastikan celah a pada kabel speedometer
tepat masuk pada Nok b yang terdapat pada
Spedometer gear unit 2.
PERINGATAN
_
Pastikan rute kabel speedometer pada jaluryang
benar.
PERHATIAN
_
Sebelum mengencangkan Mur As roda, tekan
tangkai kemudi kebawah beberapa kaliuntuk
memastikan fork depan bekerja dengan
lancar.
Pelumas yang disarankan:
Gemuk Lithium-soap-based
T R. .
39 Nm (3.9 m · kg)
6 - 8
RODA DEPAN DAN REM TROMOL CHAS
RODA DEPAN DAN REM TROMOL
1 As roda depan
2 Collar
3 Seal Oli
4 Bearing
5 Spacer
6 Seal Oli
7 Speedometer clutch
8 Speedometer drive gear
9 Sepatu Rem
0 Camshaft Rem
A Plat sepatu rem
B Speedometer driven gear
C
D Tuas rem
6 - 9
RODA DEPAN DAN REM TROMOL CHAS
MELEPAS RODA DEPAN
1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar
PERINGATAN
_
Sanggah speda motor dengan benar untukmenghindari
kemungkinan terbalik.
2. Lepas:
• Mur penyetel kabel rem
• kabel rem
• karet penutup
• per penekan
• pin
• kabel speedometer
• mur as roda
• washer
3. Angkat:
• roda depan:
CATATAN
_
Tempatkan penyangga dibawah sepeda-motor
hingga roda depan terangkat.
4. Lepas:
• As roda depan
• collar
• roda depan
• unit sepatu rem.
MEMBONGKAR PLAT SEPATU REM
1. Lepas:
• bushing 1
(dengan special tool 2)
• speedometer driven gear 3
Meter gear bush tool
90890-01052
6 - 10
RODA DEPAN DAN REM TROMOL CHAS
2. Lepas:
• sepatu rem 1
• speedometer clutch 2
• speedometer drive gear 3
• washer 4
3. Buka:
• tuas rem 1
• indikator keausan sepatu rem 2
• brake camshaft 3
CATATAN
Jika melepas tuas penarik camshaft rem,
pastikan tanda titik yang terdapat pada tuas
tepat sejajar dengan tanda titik yang terdapat
pada As
MEMERIKSA RODA DEPAN
1. Periksa:
• As roda
• Ban
• roda depan
• jari-jari/spokes
Lihat bagian "RODA DEPAN DAN DISC
BRAKE"
2. Ukur:
• keolengan ke arah atas
• keolengan kerah samping
Lihat bagian "RODA DEPAN DAN DISC
BRAKE"
3. Periksa:
• spacer
• collar
Rusak/Aus → Ganti
4. Periksa:
• bearing roda
• seal oli
lihat bagian "RODA DEPAN DAN DISC
BRAKE"
6 - 11
RODA DEPAN DAN REM TROMOL CHAS
MEMERIKSA SPEEDOMETER GEAR
UNIT
1. Periksa:
• speedometer clutch
Bengkok/Rusak/Aus → Ganti
2. Periksa:
• speedometer drive gear 1
• speedometer driven gear 2
Rusak/Aus → Ganti
MEMERIKSA REM
Ikuti prosedur dibawah ini, untuk pemeriksasepatu
rem
1. Periksa:
• kampas rem
permukaan halus → perbaiki
Gosok permukaan yang halus dengan amplas.
CATATAN
_
Sesudah mengamplas permukan kampas
rem bersihkan dengan kain.
2. Ukur:
• Ketebalan Kampas rem a
Diluar spesifikasi → Ganti
PERINGATAN
_
Jangan sampai permukaan Kampas rem
tersentuh oleh gemuk/Oli
CATATAN
_
Ganti sepatu rem satu set jika mendekati batas
keausan.
Batas ketebalan kampas rem :
(minimum)
Depan: 2.0 mm
Belakang: 2.0 mm
6 - 12
RODA DEPAN DAN TROMOL REM CHAS
3. Ukur:
• Diameter dalam tromol rem a
Diluar spesifikasi → Ganti tromol
Diameter dalam tromol rem :
(maximum)
Depan: 111 mm
Belakang: 111 mm
a
4. Periksa:
• permukaan bagian dalam tromol rem
Ada endapan Oli → Bersihkan
Bersihkan oli dengan cairan pembersih
atau thinner
Retak → Perbaiki
Gosok dengan ringan dan merata dengan
menggunakan amplas halus
5. Periksa:
• camshaft rem
Rusak/Aus → Ganti.
MEMASANG PLAT SEPATU REM
1. Pasang:
• camshaft rem 1
• indikator keausan sepatu rem 2
• tuas rem 3
a. pasang camshaft rem dengan posisi titik
a seperti pada gambar.
b. tepatkan nok pada plat batas keausan dengan
alur nok yang terdapat pada camshaft.
c. Tepatkan tanda titik yang terdapat pada tuas
rem dengan tanda titik pada camshaft.
d. Periksa posisi sepatu rem apakah sudah
sesuai dengan tempatnya.
T R . .
7 Nm (0.7 m · kg)
a
6 - 13
RODA DEPAN DAN REM TROMOL CHAS
2. Pasang :
• speedometer driven gear 1
• bushing
(dengan special tool 2)
Meter gear bush tool
90890-01052
MEMASANG RODA DEPAN
1. Pasang:
• unit plat sepatu rem
Tepatkan nok pada speedometer clutch
dengan jalur yang ada pada plat sepatu rem
2. Pasang:
• collar
MEMASANG RODA DEPAN
1. Lumasi:
• As roda
• bearing roda
• seal oli
• speedometer drive gear
• speedometer driven gear
2. Pasang:
• roda depan
CATATAN _
Pastikan slot yang terdapat pada plat sepatu
rem tepat berada pada nok outer tube.
3. Kencangkan:
• Mur As roda
PERINGATAN
_
Pastikan posisi jalur kabel sesuai dengan
jalurnya.
PERHATIAN
_
Sebelum mengencangkan Mur As roda, tekan
tangkai kemudi ke bawah beberapa kali
untuk memeriksa cara kerja shockabsorber.
Pelumas yang disarankan :
Gemuk Lithium-soap-based
TR. .
39 Nm (3.9 m · kg)
6 - 14
RODA BELAKANG DAN REM CHAS
RODA BELAKANG DAN REM
1 Mur penyetel rem
2 Tuas camshaft rem
3 Pin
4 Penyetel rantai (kanan)
5 Indikator keausan sepatu rem
6 Plat sepatu rem
7 Camshaft rem
8 Sepatu rem
9 Roda belakang
0 Pin Cotter
A Brake torque rod
B Damper Hub roda belakang
C Drive hub roda belakang
D Penutup rantai (bawah)
E Penyetel rantai (kiri)
F As roda belakang
G Batang rem
6 - 21
REM DEPAN CHAS
REM DEPAN
CALIPER REM DEPAN
1Baut retaining sepatu rem
2 Baut pembuang udara/bleeding
3 Caliper rem
4 Baut retaining Atas Caliper rem.
5 Bracket Caliper rem
6 Baut retaining Bawah Caliper rem
7 Piston caliper rem
8 Seal debu caliper rem
9 Seal Piston Caliper rem
0 Sepatu Rem/Brake Pad
A Per sepatu rem
6 - 15
RODA BELAKANG DAN REM CHAS
MELEPAS RODA BELAKANG
1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar.
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda motor dengan benar
untuk menghindari kemungkinan terbalik.
NOTE:
_
Tempatkan penyanggah dibawah sepeda motor
hingga roda belakang terangkat.
1. Buka:
• baut penutup rantai (bawah)
• penutup rantai (bawah) 1
1
2. Buka:
• Mur penyetel rem 1
• batang rem 2
• per penekan 3
• washer
• pin 4
NOTE:
Tekan kebawah pedal rem, untuk melepas
pin dari batang rem.
3. Buka:
• pin cotter
• Mur batang torque rem 1
• washer
• Baut batang torque rem
• batang torque rem 2
1 4 3 2
1
2
4. Kendorkan:
• Mur pengunci penyetel rantai (kanan, kiri) 1
• Mur penyetel rantai (kanan dan kiri) 2
1
2
6 - 16
RODA BELAKANG DAN REM CHAS
5. Buka:
• Mur As roda belakang 1
• washer
• As roda belakang 2
• washer
• collar
1
2
6. Buka:
• unit roda belakang 1
CATATAN
Tekan roda belakang ke depan untuk melepas
rantai dari gear belakang/ driven sprocket.
1
7. Lepas:
• unit plat sepatu rem 1
1
8. Buka:
• collar 1
• Hub roda belakang 2
1
2
9. Buka:
1 • spacer 1
6 - 17
RODA BELAKANG DAN REM CHAS
10.Lepas:
• O-ring
• Damper Hub roda belakang 1
1
1
MEMBONGKAR PLAT SEPATU REM
1. Buka:
• sepatu rem 1
• per sepatu rem 2
1
2
2. Lepas:
• mur tuas rem
• baut tuas rem
• tuas rem 1
• indikator keausan sepatu rem
• camshaft rem
CATATAN
Pada saat melepas tuas rem, hafalkan posisiawal
pastikan tanda titik pada tuas rem harus
tepat dengan tanda titik yang berada pada Ascamshaft
rem.
1
MEMERIKSA RODA BELAKANG
1. Periksa:
• as roda
• roda belakang
• bearing roda
• seal oli
lihat bagian "RODA BELAKANG DAN
DISC BRAKE"
6 - 18
RODA BELAKANG DAN REM CHAS
2. Periksa:
• Ban
Rusak/Aus → Ganti
lihat bagian "MEMERIKSA BAN"
BAB 3.
3. Ukur:
• keolengan arah atas
• keolengan arah samping
lihat bagian "RODA DEAN DAN DISC
BRAKE"
MEMERIKSA HUB RODA BELAKANG
1. Periksa:
• Hub roda belakang
Retak/rusak/Aus → Ganti
• damper hub roda belakang
Rusak/Aus → Ganti
6 - 19
RODA BELAKANG DAN REM CHAS
MERAKIT PLAT SEPATU REM
1. Pasang:
• camshaft rem 1
• Indikator keausan rem 2
• tuas camshaft rem
a. pasang camshaft rem dengan tanda titik
a seperti terlihat pada gambar.
b. Tepatkan Nok b pada plat indikator keausan
dengan alur yang berada pada camshaft
rem.
c. selaraskan tanda titik pada camshaft remdengan
tanda titik pada tuas rem.
d. Periksa posisi kampas rem, apakah sudah
pada posisi yang benar.
T R. .
7 Nm (0.7 m · kg)
MEMASANG RODA BELAKANG
1. Lumasi:
• spacer
• collar
• as roda
• bearing roda
• camshaft rem belakang
• baut batang torque rem
• seal oli
2. Pasang:
• batang torque rem (pada plat sepatu rem)
• washer
• pin cotter
3. Pasang:
• pin
• washer
• per penekan
• batang rem
• Mur penyetel rem
CATATAN
Tekan kebawah Pedal rem untuk memasang
batang rem.
Pelumas yang disarankan:
Gemuk Lithium-soap-based
T R . .
19 Nm (1.9 m · kg)
Baru
6 - 20
RODA BELAKANG DAN REM CHAS
4. Setel:
• kekencangan rantai
Lihat bagian "MENYETEL KEKENCANGAN
RANTAI" BAB 3
5. Kencangkan:
• Mur As roda
PERHATIAN
_
Jangan mengendorkan Mur pada as roda
setelah dikencangkan.
6. Pasang:
• penutup rantai (bawah)
kekencangan rantai
10 ~ 20 mm
T R. .
60 Nm (6.0 m · kg)
T R. .
7 Nm (7.0 m · kg)
6 - 22
REM DEPAN CHAS
CAUTION:
_
Componen bagian dalam Disc Brake jarang
sekali memerlukan pembongkaran.
tetapi harus selalu dilakukan pemeriksaan
dan perawatan.
• Jangan melakukan pembongkaran komponen
bagian dalam jika tidak perlu.
• Jika ada bagian dari sistim disc brake yang
perlu dilepas,kuras minyak rem, bersihkanbagian
dalam, dan isi minyak rem pada
batas yang telah ditentukan setelah itu
lakukan bleeding/buang udara
• Jangan menggunakan cairan pembersih
untuk mencuci komponen bagian dalam.
• Untuk pembersihan bagian dalam hanya
minyak rem saja yang diperbolehkan
• Minyak rem dapat merusak plastik dan
permukaan Cat. untuk itu segera bersihkan
jika menyentuh plastik dan cat.
• Hindari mata anda dari percikan minyakrem.
hal ini akan mengakibatkan kecelakaan
yang serius.
TINDAKAN PERTAMA JIKA MATA ANDA
TERKENA MINYAK REM.
• Rendam di air selama 15 menit dan sege
ra bawa ke dokter.
MENGGANTI SEPATU REM DEPAN
CATATAN
_
Pada sat mengganti minyak rem, tidak perlumembongkar
selang rem atau membongkar
caliper rem.
1. kendorkan:
• baut retaining 1
2. Buka:
• baut caliper rem
• caliper rem 2
1
2
6 - 23
REM DEPAN CHAS
3. Buka:
• baut retaining sepatu rem
• sepatu rem 1
• per sepatu rem
1
4. Ukur:
• keausan sepatu rem a
Diluar spesifikasi → Ganti sepatu rem
satu set.
Batas ketebalan sepatu rem:
1.5 mm
5. Pasang:
• per sepatu rem
• sepatu rem
CATATAN
_
Jika mengganti sepatu rem, ganti juga persepatu
rem satu set.
a. Pasangkan selang plastik 1 pada bagian
ujung baut bleeding 2. tempatkan ujung
selang yang lain pada nampan.
b. Kendorkan baut bleeding, dan tekan dengan
jari piston caliper yang terdapat pada
caliper rem.
c. Kencangkan baut bleeding.
d. Pasang sepatu rem dan per sepatu remyang
baru.
CATATAN
_
Pastikan per sepatu rem terpasang dengan
benar seperti pada gambar.
T R . .
Baut bleeding :
6 Nm (0.6 m·kg)
1
2
6 - 24
REM DEPAN CHAS
6. Lumasi:
• Baut retaining
PERHATIAN
_
• Jangan sampai gemuk menyentuh permukaan
kampas rem.
• Bersihkan gemuk yang berlebihan.
7. Pasang:
• Baut retaining sepatu rem
• Baut caliper rem
Pelumas yang dianjurkan:
GemukLithium-soap-based
T R. .
17 Nm (1.7 m · kg)
T R. .
35 Nm (3.5 m · kg)
8. Periksa:
• ketinggian minyak rem.
Dibawah batas minimum a → Isi minyak
rem yang disarankan hingga batas yang
ldijinkan
Lihat bagian "MEMERIKSA KETINGGIAN
MINYAK REM" BAB 3.
9. Periksa:
• Cara kerja tuas rem
Kosong/ngempos → Buang udara pada sistim
rem.
lihat bagian "MEMBUANG UDARA PADA
SISTIM REM" BAB 3
MEMBONGKAR CALIPER REM DEPAN
CATATAN
_
Sebelum membongkar Caliper Rem, kuras
minyak rem dari rangkaian sistim pengereman.
6 - 25
RODA DEPAN CHAS
1. Buka:
• Baut union 1
• washer tembaga 2
• selang rem
CATATAN
_
tempatkan ujung selang rem pada cawan dan
1 pompa keluar minyak rem dengan hati-hati .
2
2. Lepas:
• caliper rem 1
• Baut retaining sepatu rem 2
• sepatu rem/brake pad
• per sepatu rem
2
1
3. Lepas:
• bracket caliper rem 1
1
4. Lepas:
• piston caliper rem 1
• seal piston caliper rem 2
• seal debu caliper rem 3
a. Tiup dengan udara kompresor pada lubang
sambungan selang untuk mengeluarkan
piston rem dari caliper rem
PERINGATAN
_
• Bungkus piston caliper rem dengan kain
untuk menghindari jangan sampai piston
melejit keluar. tiup dengan perlahan agar
tidak menimbulkan kecelakan.
• Jangan mencoba-coba menyaksikan keluarnya
piston dari caliper.
b. Lepas seal caliper rem dan seal debu caliper
rem.
1 3
2
6 - 26
REM DEPAN CHAS
MEMERIKSA CALIPER REM DEPAN
Jarak waktu penggantian componen
rem bagian dalam :
Sepatu rem tergantung pemakaian
Seal Piston Setiap dua tahun
Selang rem Setiap empat tahun
Minyak rem
Setiap dua tahun
dan jika setelah dilakukan
pembongkaran
rem
1. Periksa:
• piston caliper rem 1
Baret/Aus → Ganti Piston
caliper rem.
• cylinder caliper rem 2
Baret/Aus → Ganti unit caliper
rem.
• bodi caliper rem 3
Retak/Rusak → Ganti unit caliper rem
• lubang aliran minyak rem
(bodi caliper rem)
Tersumbat/kotor → Tiup dengan udara
bertekanan.
PERINGATAN
_
Setelah membongkar caliper rem, ganti
seal piston.
2 3
1 1
2. Periksa:
• bracket caliper rem 1
Retak/rusak → Ganti.
1
6 - 27
RODA DEPAN CHAS
MERAKIT DAN MEMASANG CALIPER
REM DEPAN
PERINGATAN
_
• Sebelum merakit semua komponen rem
bagian dalam, bersihkan dan lumasi komponen
dengan minyak rem yang baru.
• Jangan menggunakan cairan pembersih
lain untuk membersihkan komponen bagian
dalam akan merusak seal Piston
• Setelah membongkar caliper rem, ganti
seal piston caliper rem.
Minyak rem yang disarankan :
DOT 4
1. Pasang:
• caliper rem 1
(untuk sementara)
• washer tembaga
• selang rem 2
• baut union 3
PERINGATAN
_
Tempatkan jalur kabel rem sesuai dengan
rute kabel untuk menjamin keselamatan berkendara.
lihat “JALUR KABEL” BAB 2
PERHATIAN
_
Pada saat merakit selang rem pada caliper
rem 1, pastikan pipa nepel selang rem
a menyentuh nok b yang terdapat pada
caliper rem.
2. Buka:
• caliper rem
3. Pasang:
• per sepatu rem
• sepatu rem
• baut retaining sepatu rem
• caliper rem
lihat bagian "MENGGANTI SEPATU
REM DEPAN"
2
1
3
b
a
Baru
T R..
35 Nm (3.5 m · kg)
T R . .
17 Nm (1.7 m · kg)
T R . .
35 Nm (3.5 m · kg)
6 - 28
REM DEPAN CHAS
4. Isi:
• reservoir master cylinder rem
(sesuai dengan jumlah volume dan standart
minyak rem)
PERINGATAN
_
• Pergunakan hanya minyak rem yang
disarankan. selain minyak rem akan merusakkan
seal dan terjadi kebocoran dan
kemampuan pengereman yang buruk.
• Isi kembali dengan minyak rem yang sama
dengan yang telah ada dalam sistim.
percampuran dua jenis minyak rem akan
menimbulkan reaksi kimia dan menghasilkan
pengereman yang buruk
• Jika mengisi minyak rem, jangan sampai
kandungan air masuk kedalam reservoir.
air akan membuat titik didih minyak rem
menjadi rendah hingga mudah timbul gelembung-
gelembung udara.
PERHATIAN
_
Minyak rem akan merusak permukaan Cat,
dan komponen yang terbuat dari plastik.
untuk itu bersihkan segera jika tersentuh.
5. Buang udara/bleeding
• sistim pengereman
lihat bagian "MEMBUANG UDARA PADASISTIM
HYDRAULIC REM" BAB 3
6. Periksa:
• ketinggian minyak rem
Dibawah tanda batas minimum a → Isi
dengan minyak rem yang disarankan hingga
pada batas maksimum.
lihat bagian "MEMERIKSA KETINGGIAN
MINYAK REM" BAB 3
7. Periksa:
• kemampuan kerja tuas rem
kosong/tidak ada tekanan → Buang udara
pada sistim pengereman.
lihat bagian "MEMBUANG UDARA PADA
SISTIM HYDRAULIC" BAB 3
Minyak rem yang dianjurkan:
DOT 4
6 - 29
REM DEPAN CHAS
MASTER CYLINDER REM DEPAN
1 Master cylinder rem
2 Tutup reservoir master cylinder
3 Diaphragma reservoir master cylinder
4 Master cylinder rem
5 Holder master cylinder rem
6 Selang rem
7 Tuas rem
6 - 30
REM DEPAN CHAS
MEMBONGKAR MASTER CYLINDER
REM DEPAN
CATATAN _
Sebelum membongkar Master Cylinder rem
depan, kuras minyak rem dari bagian dalam
jalur pengereman.
1. Buka:
• cowling depan (kanan)
lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN"
BAB 3
• unit lampu depan
lihat bagian "MELEPAS UNIT LAMPU
DEPAN" BAB 3
• unit speedometer
lihat bagian "TANGKAI KEMUDI"
2. Lepas:
• baut union 1
• washer tembaga 2
• selang rem
CATATAN _
Untuk menampung kurasan minyak rem, tempatkan
cawan dibawah master cylinder dan
diujung selang rem. 2
1
3. Lepas:
1 • unit master cylinder rem 1
4. Lepas:
• switch lampu rem 1
2 • tuas rem 2
1
6 - 31
RODA DEPAN CHAS
5. Buka:
• master cylinder rem 1
1
6. Lepas:
• tutup reservoir master cylinder 1
• holder diaphragma reservoir Master
cylinder 2
• Diaphragma reservoir master cylinder3
3
2
1
7. Lepas:
• selang rem 1
• retainer selang rem 2
• holder selang rem 3
2
2
1
3
MEMERIKSA MASTER CYLINDER REM
DEPAN.
1. Periksa:
• master cylinder rem 1
Rusak/Baret/Aus → Ganti
• jalur aliran minyak rem 2
(bodi master cylinder rem)
Tersumbat → Tiup dengan udara
bertekanan.
2
1
2. Periksa:
• master cylinder kit
Rusak/Baret/Aus → Ganti
6 - 32
REM DEPAN CHAS
3. Periksa:
• reservoir master cylinder rem 1
Retak/rusak → Ganti
• diaphragma reservoir master cylinder2
Sobek/berlubang → Ganti
1
2
4. Periksa:
• selang rem 1
retak/rusak/bocor → Ganti
1
MERAKIT DAN MEMASANG MASTERCYLINDER
REM DEPAN
PERINGATAN
_
• Sebelum merakit komponen rem bagian
dalam, bersihkan dan lumasi hanya dengan
minyak rem yang baru.
• Jangan menggunakan cairan pencuci lain
untuk mecuci komponen bagian dalam
1. Pasang:
• selang rem
lihat bagian
" MEMASANG CALIPER REM DEPAN"
2. Pasang:
• master cylinder 1
CATATAN _
• Pasang holder master cylinder rem dengan
tanda “UP” menghadap ke atas.
• setel master cylinder dengan kemiringan
yang merata.
• Pertama-tama kencangkan baut pengikat pada
bagian atas selanjutnya bagian bawah.
Minyak rem yang disarankan:
DOT 4
T R..
35 Nm (3.5 m · kg)
1
T R..
13 Nm (1.3 m · kg)
6 - 33
REM DEPAN CHAS
3. Pasang:
• washers tembaga 1
• selang rem 2
• baut union
PERINGATAN
_
sesuaikan jalur selang rem pada posisiyang
benar, untuk menjamin keselamatan.
lihat bagian "JALUR KABEL"
PERHATIAN
Pada saat memasang selang rem pada master
cylinder, pastikan nepel pipa pada selang
rem menyentuh nok a seperti pada gambar
CATATAN
_
Putar tangkai kemudi kekanan dan kekiri untuk
memastikan selang rem tidak menyentuh komponen
lain al (kabel bodi, kabel, kawat dll)
perbaiki jika diperlukan
4. Isi:
• minyak rem pada reservoir master cylinder
(sesuai dengan volume dan standart minyak
rem)
PERINGATAN
_
• Pergunakan minyak rem yang disarankan
minyak rem yang lain akan merusak seal
karet dan menimbulkan kebocoran yang
berakibat pengereman yang buruk.
• Isi kembali dengan minyak rem yang sama
yang telah ada dalam sistim. percampuran
dua jenis minyak rem akan menimbulkan
reaksi kimia dan kemampuan pengereman
menjadi buruk.
• Pada saat menambah minyak rem, hatihati
jangan sampai kandungan air masuk
kedalam reservoir. air akan merubah titik
didih menjadi rendah dan mudah timbul
gelembung-gelembung udara.
Minyak rem yang disarankan:
DOT 4
1
2
a
baru Baru
T R. .
26 Nm (2.6 m · kg)
6 - 34
RODA DEPAN CHAS
PERHATIAN
_
Minyak rem dapat merusak permukaan Cat
dan komponen yang terbuat dari Plastik,
untuk itu, bersihkan segera jika menyentuh
5. Buang udara:
• sistim pengereman
Lihat bagian "MEMBUANG UDARA PADA
SISTIM PENGEREMAN" BAB 3
6. Periksa :
• ketinggian minyak rem
Pada batas minimum a → Isi dengan
minyak rem yang disarankan hingga batas
ketinggian maksimum.
lihat bagian "MEMERIKSA KETINGGIAN
MINYAK REM" BAB 3
7. Periksa:
• cara kerja tuas rem
lembek/kosong → Buang udara pada sistim
pengereman.
lihat bagian "MEMBUANG UDARA PADA
SISTIM PENGEREMAN" BAB 3
6 - 35
FORK DEPAN CHAS
FORK DEPAN
1 Penutup Fork depan (kanan)
2 Baut Cap Fork depan
3 Seal Debu
4 circlip seal oli
5 Seal Oli
6 Per Fork
7 Damper rod
8 Inner tube
9 Outer tube
0 Baut damper rod
A Penutup Fork depan (kiri)
B Fender depan
6 - 36
FORK DEPAN CHAS
MELEPAS FORK DEPAN
Ikuti prosedur melepas Fork depan
dibawah ini.
1. Tempatkan Motor pada tempat yang rata
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda Motor dengan benar untuk
menghindari kemungkinan terbalik
CATATAN
_
Pasangkan penyanggah dibawah sepeda
motor hingga roda depan terangkat.
2. Buka:
• cowling depan (kanan dan kiri)
lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN"
BAB 3.
3. Lepas:
• unit caliper rem
• retainer selang rem
lihat bagian "REM DEPAN"
• roda depan
lihat bagian "RODA DEPAN DAN DISCBRAKE"
4. Buka:
• roda depan
lihat bagian "RODA DEPAN DAN DISCBRAKE"
5. Lepas:
• baut penutup fork depan
• collars (kanan dan kiri)
• penutup fork depan (kanan dan kiri) 1
1
6. Lepas:
• baut fender depan
• collars
• fender depan 1
1
6 - 37
FORK DEPAN CHAS
7. Lepas:
• baut cap fork depan 1
(dengan kunci "L" 10 mm)
8. Kendorkan:
• baut pin bracket bawah 2
PERINGATAN
_
Sebelum mengendorkan baut pin bracket
bawah, sanggah leg fork depan
9. Lepas:
• leg fork depan
2
1
MEMEBONGKAR FORK DEPAN
ikuti prosedur membongkar fork depan
dibawah ini :
1. Lepas:
• per fork
2. Tuang
• oli fork
CATATAN:
_
keluar masukkan inner tube 1 beberapa kali
untuk membersihkan oli dari fork
1
3. Lepas:
• seal debu 1
• circlip seal oli 2
(dengan obeng minus)
PERHATIAN
_
Jangan sampai melukai inner tube.
6 - 38
FORK DEPAN CHAS
4. Buka:
• Baut unit damper rod
• washer tembaga
CATATAN _
tahan unit damper rod dengan kunci "L" 10 mm
di kombinasi dengan kunci sok 1 dan dengan
T-handle 2, kendorkan baut untit damper rod
3.
5. Lepas:
• inner tube
• per rebound
• damper rod
CATATAN
keluarkan damper rod dari dalam inner tube
bersama-sama.
6. Lepas:
• seal oli 1
2 kain lap pelindung
T-handle
90890-01326
6 - 39
FORK DEPAN CHAS
MEMERIKSA KOMPONEN FORK DEPAN
ikuti prosedur dibawah ini, untuk memeriksa
komponen fork depan.
1. Periksa:
• inner tube 1
• outer tube 2
Bengkok/retak/Aus → Ganti
PERINGATAN
_
Jangan mencoba-coba meluruskan innertube
yang bengkok, sangat berbahaya.
1
2
2. Ukur:
• panjang bebas per a
Diluar spesifikasi → Ganti
Panjang bebas per
266.7 mm
<Limit>: 261.4 mm
3. Periksa:
• damper rod 1
Rusak/Aus → Ganti
Tersumbat → Tiup dengan udara bertekanan.
PERHATIAN
_
• Komponen fork depan terdiri dari damper
adjusting rod yang sangat rumit konstruksi
bagian dalamnya. dan sangat sensitive
terhadap benda asing.
• Pada saat membongkar dan memasang
fork depan, jangan sampai ada material
lain yang terbawa masuk kedalam
1
6 - 40
FORK DEPAN CHAS
MERAKIT FORK DEPAN
Ikuti prosedur dibawah ini, untuk merakit Forkdepan.
PERINGATAN
_
• Pastikan ketinggian Oli di dalam fork sama
tingginya kanan dan kiri.
• Jika permukaan oli tidak sama tingginya
akan hilang kestabilan.
CATATAN
_
• Pada saat merakit fork depan, pastikan seal
oli harus diganti.
• Sebelum merakit fork depan, bersihkan terlebih
dahulu komponen bagian dalam.
1. Pasang:
• damper rod 1
• per rebound
• inner tube 2
PERHATIAN
_
Masukkan damper rod kebawah secara perlahan
ke dalam inner tube 2 hingga menyen
tuh bagian bawah dari inner tube. Hati-hati
jangan sampai merusak inner tube
2. Lumasi:
• permukaan luar inner tube
Pelumas yang disarankan:
Fork oil 10W atau yang sejenis
3. Kencangkan:
• baut unit damper rod 1
T R . .
23 Nm (2.3 m·kg)
LOCTITE®
6 - 41
FORK DEPAN CHAS
CATATAN
_
Kencangkan baut unit damper rod 1 dengan
menahan damper rod dengan the T-handle 2
dan kunci "L" 10 mm dikombinasi kunci Sok 3.
T-handle
90890-01326
4. Pasang:
• seal oli 1
(dengan fork seal driver weight 2 dan fork
seal driver attachment 3)
PERHATIAN
_
Pastikan nomor dan tulisan pada seal oli
menghadap ke atas.
CATATAN
_
• Sebelum memasang seal oli, lumasi seal oli
dengan gemuk lithium-soap-based
• Lumasi permukaan luar dari inner tube dengan
oli fork.
• Sebelum memasang seal oli, tutup bagian atas
dari front fork dengan plastik 4 untuk
menghindari luka pada seal oli
Fork seal driver weight
90890-01184
Fork seal driver attachment
90890-01186
Baru
5. Pasang:
• circlip oli seal 1
CATATAN
_
Masukkan clip seal oli pada alur clip yang terdapat
pada outer tube bagian dalam.
Baru
6 - 42
FORK DEPAN CHAS
6. Isi:
• front fork
(sesuai dengan kapasitas dan tipe oli
yang disarankan)
CATATAN
_
• Isi Oli dengan posisi shock tegak lurus
• Setelah pengisian, pompa shock absorber
keatas dan kebawah agar oli merata.
7. Pasang:
• per fork 1
CATATAN
_
Pasang Per, dengan posisi jarak yang rapat
pada bagian atas.
Kapasitas oli (setiap fork) :
0.057 L / (57 cc)
Oli yang disarankan :
Fork oil 10W atau yang sejenis
Batas ketinggian oli a (dari bagian
atas inner tube, dengan posisi
inner tube terkompresi dan
tanpa per).
103 mm
PEMASANGAN LEG FORK DEPAN
Ikuti prosedur pemasangan Fork depan
dibawah ini.
1. Pasang:
• leg fork depan 1
• baut cap fork depan 2
Kencangkan sementara baut pin bracket
dibagian bawah.
CATATAN _
Tekan inner tube keatas hingga berhenti, selanjutnya
pasang baut cap 2.
2. Kencangkan:
• Baut pin bracket bagian bawah 1
• baut cap fork depan 2
T R. .
50 Nm (5.0 m · kg)
T R. .
50 Nm (5.0 m · kg)
6 - 43
FORK DEPAN CHAS
3. Pasang:
• fender depan
• penutup fork depan
4. Pasang:
• roda depan
lihat bagian "RODA DEPAN DAN DISC
BRAKE.
• Retainer selang rem
• unit caliper rem
lihat bagian "REM DEPAN"
5. Pasang:
• roda depan
lihat bagian "RODA DEPAN DAN REM
TROMOL"
6. Pasang:
• cowling depan (kanan dan kiri)
lihat bagian "PEMASANGAN COWLING
DEPAN" BAB 3
T R..
10 Nm (1.0 m · kg)
T R..
7 Nm (0.7 m · kg)
6 - 45
TANGKAI KEMUDI/HANDLEBAR CHAS
MELEPAS TANGKAI KEMUDI
1. Tempatkan motor pada tempat yang datar
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda motor dengan benar untuk
menghindari kemungkinan terbalik
2. Buka:
• cowling depan (kanan dan kiri)
lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN"
BAB 3
• unit lampu depan
Lihat bagian "MENGGANTI BOHLAM LAM
PU" BAB 3
3. Lepas:
• couplers lampu meter 1
• coupler switch handel kanan 2
• coupler switch handel kiri 3
• connectors lampu rem depan 4
1
2 3
4
4. Lepas:
• kabel speedometer 1
5. Lepas:
• plastik pengikat 2
• unit speedometer 3
2 3
2
1
2
6. Lepas:
• kaca spion (kanan dan kiri) 1
• master cylinder rem 2
• holder tuas rem
1
2
1
6 - 44
TANGKAI KEMUDI/HANDLEBAR CHAS
TANGKAI KEMUDI/HANDLEBAR
1 Kaca Spion (kanan dan kiri)
2 Handel Gas
3 switch handel kanan
4 Tangkai kemudi
5 switch handel kiri
6 Pegangan kemudi/Handlebar grip
7 Kabel CHOKE
8 Kabel Gas
9 Bracket tangkai kemudi
6 - 46
TANGKAI KEMUDI/HANDLEBAR CHAS
7. Lepas:
• switch handel kanan 1
1
8. Lepas:
• kabel gas 1
• Handel Gas 2
2
1
9. Buka:
• washer
• tuas CHOKE 1
• kabel CHOKE 2
• spring washer
2
1
10.Buka:
• switch handel kiri 1
1
11.Lepas:
• pegangan kemudi 1
CATATAN
Untuk melepas pegangan kemudi, tiup dengan
udara bertekanan antara pegangan kemudi dan
tangkai kemudi sambil ditarik.
6 - 47
TANGKAI KEMUDI/HANDLEBAR CHAS
12.Lepas:
• pengikat kabel bodi 1
1
13.Buka:
• tangkai kemudi 1
• washers
• bushings
• bracket tangkai kemudi 2
2
1
MEMERIKSA TANGKAI KEMUDI
1. Periksa:
• Tangkai kemudi 1
Bengkok/retak/rusak → Ganti
PERINGATAN
_
Jangan mencoba-coba meluruskan tangkai
kemudi yang bengkok sangat berbahaya.
1
MEMASANG TANGKAI KEMUDI
1. Tempatkan Motor pada tempat yang rata
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda motor dengan sempurna
untuk menghindari kemungkinan terbalik
2. Pasang:
• bracket tangkai kemudi1
NOTE:
Masukkan pengait a bracket tangkai kemudipada
celah b yang terdapat pada As kemudi.
a b
1
T R. .
43 Nm (4.3 m · kg)
6 - 48
TANGKAI KEMUDI/HANDLEBAR CHAS
3. Pasang:
• bushings
• washers
• tangkai kemudi
• kabel bodi
Lihat bagian "JALUR KABEL" BAB 2
4. Pasang:
• pegangan kemudi
a. Lumasi thin coat of rubber adhesive pada
ujung kiri tangkai kemudi.
b. Masukkan pegangan kemudi pada ujung
kiri tangkai kemudi
c. Bersihkan sisa-sisa rubber adhesive dengan
kain bersih
PERINGATAN
Jangan menyentuh pegangan kemudi hingga
rubber adhesive betul-betul kering.
5. Pasang:
• switch handel kiri 1
CATATAN
_
Masukkan nok a yang terdapat pada switch
handel kiri pada lubang tangkai kemudi
T R . .
16 Nm (1.6 m · kg)
a
1
6. Pasang:
• Handel Gas 1
• Kabel Gas 2
CATATAN
Lumasi bagian dalam dari Handel Gas dengan
thin coat of lithium-soap-based grease dan masukkan
pada tangkai kemudi
7. Pasang:
• switch handel sebelah kanan 1
NOTE:
_
Masukkan nok a yang terdapat pada switchhandel
kanan ke lubang tangkai kemudi.
PERINGATAN
Pastikan kerja handel gas cukup lancar dan
tidak ada hambatan.
1
2
1 a
6 - 49
TANGKAI KEMUDI/HANDLEBAR CHAS
8. Pasang:
• master cylinder rem
Lihat bagian "REM DEPAN"
• Holder tuas rem
9. Pasang:
• pengikat plastik
lihat bagian "JALUR KABEL" BAB 2
10.Setel:
• gerak bebas kabel gas
lihat bagian "MENYETEL GERAK BEBAS
KABEL GAS" BAB 3
11.Setel:
• gerak bebas tuas rem
• lihat bagian "MENYETEL GERAK
BEBAS TUAS REM" BAB 3
Gerak bebas kabel gas
(pada bagian handel gas)
3 ~ 7 mm
Gerak bebas tuas rem :
8 ~ 12 mm
T R. .
13 Nm (1.3 m · kg)
T R. .
7 Nm (0.7 m · kg)
6 - 50
TANGKAI KEMUDI/STEERING HEAD CHAS
TANGKAI KEMUDI/STEERING HEAD
1 Penutup Karet
2 Mur ring atas
3 Mur ring bawah
4 Penutup Ball race
5 Bearing inner race
6 Bearing atas
7 Bearing outer race
8 Bearing bawah
9 Bracket bawah
6 - 51
TANGKAI KEMUDI/STEERING HEAD CHAS
MELEPAS BRACKET BAWAH
1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda motor dengan sempurnauntuk
menghindari kemungkinan terbalik
2. Lepas:
• panel depan
lihat bagian "MELEPAS COWLING DEPAN
BAB 3
• Fork depan
lihat bagian "FORK DEPAN"
• Tangkai kemudi/handlebar
Lihat bagian "TANGKAI KEMUDI"
3. Lepas:
• karet penutup
• ring nut atas 1
• ring nut bawah 2
CATATAN _
Tahan Mur ring bawah dengan kunci kemudi/
steering nut wrench, dan lepaskan Mur ring
atas dengan ring nut wrench.
PERINGATAN
_
Sanggah dengan sempurna pada bagian
bracket bawah agar tidak terbalik
Steering nut wrench
90890-01403
Ring nut wrench
90890-01268
2 1
MEMERIKSA KEMUDI/STEERING HEAD
1. Cuci:
• bearings
• bearing races
Cairan pencuci yang dianjurkan
Minyak tanah/Kerosene
6 - 52
KEMUDI/STEERING HEAD CHAS
2. Periksa:
• bearings 1
• bearing races 2
Rusak/Aus → Ganti
2 1
3. Ganti:
• bearings
• bearing races
a. Lepas bearing races dari steering head
dengan batang penekan 1 dan hammer.
b. Lepas bearing race dari bracket bawah
dengan pahat/chisel 2 dan hammer.
c. Pasang seal karet baru dan Bearing races
yang baru.
PERHATIAN
_
Jika bearing races tidak terpasang dengan
sempurna, akan merusak steering head
CATATAN
_
• selalu ganti Bearing dan Bearing Races yang
yang baru satu set
• Jika membongkar Steering head/kemudi,
ganti seal karet.
4. Periksa:
• bracket bawah 1
(sepanjang steering stem)
1 Bengkok/retak/rusak → Ganti
6 - 53
KEMUDI/STEERING HEAD CHAS
MEMASANG KEMUDI/ STEERING HEAD
1. Lumasi:
• bearing atas
• bearing bawah
• bearing races
2. Pasang:
• Mur ring bawah
• Mur ring atas
lihat bagian "MEMERIKSA DAN MENYETEL
KEMUDI/STEERING HEAD” BAB 3.
3. Pasang:
• fork depan
lihat bagian “FORK DEPAN”.
Pelumas yang disarankan:
Gemuk Lithium-soap-based
6 - 54
CHAS
UNIT SHOCK ABSORBER BELAKANG DAN
LENGAN AYUN/SWINGARM
UNIT SHOCK ABSORBER BELAKANG DAN LENGAN AYUN
1 shock absorber belakang
2 Batng torque rem
3 Lengan ayun/Swingarm
4 Bushing
5 As pivot lengan ayun/Swingarm
6 Penutup rantai atas
6 - 55
CHAS
UNIT SHOCK ABSORBER BELAKANG DAN
LENGAN AYUN/SWINGARM
MELEPAS UNITSHOCK ABSORBER
BELAKANG DAN LENGAN AYUN
1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda motor dengan sempurna
untuk menghindari kemungkinan terbalik
CATATAN
_
Pasang penyanggah dibawah sepeda motor
hingga roda belakang terangkat.
2. Buka:
• cowling belakang (kanan dan kiri)
Lihat bagian "MELEPAS COWLING BELAKANG"
BAB 3
• Knalpot/muffler
Lihat bagian "MELEPAS MESIN"
BAB 4.
• roda belakang
lihat bagian "RODA BELAKANG DAN REM"
3. Buka:
• baut penutup rantai (atas)
• penutup rantai atas 1
1
4. Buka:
• pin cotter
• baut
• washer
• batang torque rem 1
1
6 - 56
CHAS
UNIT SHOCK ABSORBER BELAKANG DAN
LENGAN AYUN/SWINGARM
5. Buka:
• baut shock absorber (kanan dan kiri) 1
• washer
• Mur shock absorber (kanan dan kiri)) 2
• washers
• unit shock absorber (kanan dan kiri)
3
2
3
1
6. Ukur:
• kelonggaran samping lengan ayun
• kelonggaran atas lengan ayun
a. Periksa torque pengencangan baut as pivot
lengan ayun.
b. Periksa kelonggaran samping lengan È dengan
menggerakkan samping ke samping
c. Jika kelonggaran samping lebih dari spesifikasi,
periksa spacers dan bearings.
d. Periksa kelonggaran atas lengan ayun É
dengan menggerakkan keatas-kebawah.
Jika pergerakan keatas tidak lancar,atau
terjepit, periksa washer dan bushing.
T R . .
Mur As pivot
51 Nm (5.1 m·kg)
T R . .
Kelonggaran samping lengan
ayun/swingarm :
1 mm
È
É
6 - 57
CHAS
UNIT SHOCK ABSORBER BELAKANG DAN
LENGAN AYUN/SWINGARM
7. Lepas:
• Mur As pivot lengan ayun 1
• washer 2
• As pivot lengan ayun 3
1 • lengan ayun 4
4
3
2
MEMERIKSA UNIT SHOCK ABSORBER
BELAKANG.
Ikuti prosedur memeriksa unit shock
absorber dibawah ini :
1. Periksa:
• batang shock absorber belakang
Bengkok/Rusak → Ganti unit shock
absorber belakang.
• shock absorber belakang
Ada kebocoran oli → Ganti unit shock
absorber
• per/spring
Retak/lemah → Ganti shock absorber
• bushings
Rusak/Aus → Ganti
• Baut
Rusak/Aus/lumpur → Ganti
6 - 58
CHAS
UNIT SHOCK ABSORBER BELAKANG DAN
LENGAN AYUN/SWINGARM
MEMERIKSA LENGAN AYUN SWINGARM
1. Periksa:
• lengan ayun/swingarm
Bengkok/retak/rusak → Ganti
2. Periksa:
• As pivot lengan ayun/swingarm
Gelindingkan As pivot pada meja datar
Bengkok → Ganti.
PERINGATAN
_
Jangan mencoba meluruskan As pivot yang
bengkok.
3. Cuci:
• As pivot lengan ayun/swingarm
• washer
• bushings
4. Periksa:
• washer
Rusak/Aus → Ganti
• bushings
Rusak/Aus → Ganti
Cairan pencuci yang disarankan
Minyak tanah/Kerosene
MEMASANG SHOCK ABSORBER
DAN LENGAN AYUN
1. Lumasi:
• As pivot lengan ayun
Pelumas yang disarankan:
Gemuk Lithium-soap-based
6 - 59
CHAS
UNIT SHOCK ABSORBER BELAKANG DAN
LENGAN AYUNSWINGARM
2. Pasang:
• lengan ayun/swingarm
• As pivot lengan ayun
• washer
• Mur As pivot lengan ayun
3. Pasang:
• unit shock absorber belakang
• Mur shock absorber belakang
• Baut shock absorber belakang
4. Pasang:
• batang torque rem (ke lengan ayun)
5. Pasang:
• penutup rantai (atas)
6. Pasang:
• roda belakang
lihat bagian “RODA BELAKANG DAN REM"
• Knalpot/muffler
lihat bagian “MELEPAS MESIN”
BAB 4.
• cowling belakang (kanan dan kiri)
lihat bagian “MEMASANG COWLING
BELAKANG" BAB 3
T R. .
51 Nm (5.1 m · kg)
TR. .
32 Nm (3.2 m · kg)
TR. .
16 Nm (1.6 m · kg)
TR. .
7 Nm (0.7 m · kg)
6 - 60
RANTAI PENGGERAK DAN SPROCKETS CHAS
RANTAI PENGGERAK DAN SPROCKETS
1 Hub drive roda belakang
2 Driven sprocket
3 washer pengunci
4 Collar
5 seal oli
6 Bearing
7 Sambungan rantai
8 Rantai penggerak
9 Drive sprocket
0 Circlip
A Penutup Drive sprocket
6 - 61
RANTAI PENGGERAK DAN SPROCKETS CHAS
ichsan iskandar
MELEPAS RANTAI PENGGERAK
DAN SPROCKETS
1. Tempatkan Motor pada tempat yang datar
PERINGATAN
_
Sanggah sepeda motor dengan sempurna
untuk menghindari kemungkinan terbalik
CATATAN
_
Pasang penyangga dibawah Sepeda Motor
hingga roda belakang terangkat.
2. Lepas:
• roda belakang
• unit hub roda belakang
lihat bagian "RODA BELAKANG DAN REM"
3. Lepas:
• baut penutup sprocket
• penutup drive sprocket 1
1
4. Lepas:
• clip sambungan rantai 1
• Plat sambungan rantai 2
• bodi sambungan rantai 3
5. Lepas:
• rantai
6. Buka:
• circlip 1
• gear/drive sprocket 2
2
1
6 - 62
RANTAI PENGGERAK DAN SPROCKETS CHAS
7. Luruskan washer pengunci
8. Buka:
• Mur driven sprocket
• Baut driven sprocket
• washers pengunci 1
• driven sprocket 2
1
2
1
MEMERIKSA RANTAI PENGGERAK
1. Ukur:
• sepuluh bagian mata rantai a pada rantai
Diluar spesifikasi → Ganti rantai penggerak.
CATATAN
_
• Pada saat mengukur sepuluh bagian mata
rantai, tarik kebawah rantai untuk menjamin
kelurusan rantai.
• Ukur panjang mata rantai diantara plat luar
rantai 1 dan plat dalam A seperti gambar.
• Ukur pada dua atau tiga bagian titik rantai dengan
berbeda plat.
panjang 10 bagian mata rantai :
(maximum)
121.4 mm
2. Periksa:
• rantai penggerak
Kaku → Bersihkan dan lumasi atau ganti
3. Bersihkan:
• rantai penggerak
a. Bersihkan rantai dengan kain bersih
b. Rendam dalam minyak tanah/kerosene dan
bersihkan kotoran yang menempel.
c. Keluarkan rantai dari dalam minyak tanah
dan keringkan dengan kain lap.
6 - 63
RANTAI PENGGERAK DAN SPROCKETS CHAS
4. Periksa:
• rollers rantai penggerak 1
Rusak/Aus → Ganti rantai penggerak
• plat samping rantai 2
Retak/Rusak/Aus → Ganti rantai
5. Lumasi:
• rantai penggerak
Pelumas yang disarankan:
Oli mesin atau pelumas rantai
tanpa "O"ring
6. Periksa:
• sprocket rantai
• driven sprocket
Aus lebih dari 1/4 gigi a → Ganti
rantai dan sprocket
Gigi bengkok → Ganti rantai dan
sprockets satu set.
b kondisi baik
1 Roller rantai
2 sprocket rantai
PASANG RANTAI PENGGERAK DAN
SPROCKETS
1. Pasang:
• driven sprocket 2
• Washer pengunci 1
• Baut sprocket
• Mur driven sprocket
CATATAN
Kencangkan Baut dengan pola silang
2. Bengkokkan:
• Washer pengunci 1
CATATAN
Bengkokkan washer pengunci pada bagian
sisi yang rata dari baut.
1
2
Baru
1
T R. .
30 Nm (3.0 m · kg)
Baru
6 - 64
RANTAI PENGGERAK DAN SPROCKETS CHAS
3. Pasang:
• drive sprocket 1
• circlip 2
CATATAN
Pasang sprocket dengan sisi yang rata a
menghadap ke mesin.
1
2
a
4. Lumasi:
• rantai penggerak
• sambungan
5. Pasang:
• bodi sambungan rantai
• plat sambungan rantai
6. Pasang:
• clip sambungan rantai 1
PERHATIAN
_
• permukaan sambungan yang tertutup
harus menghadap kearah putaran rantai
• Jangan memasang rantai baru pada gearsprockets
yang telah aus. akan membuat
rantai cepat mengalami keausan.
7. Setel:
• kekencangan rantai
lihat bagian “MENYETEL KEKENCANGAN -
RANTAI " BAB 3.
PERHATIAN
_
Jika setelan rantai terlalu kencang, akan
membebani mesin dan komponen lainnya.
dan yang utama jika terputus akan merusak
lengan ayun/swingarm dan menimbulkan
kecelakaan. Untuk itu, setel kekencangan -
rantai sesuai spesifikasi.
Pelumas yang disarankan:
Oli mesin atau pelumas rantai
untuk tanpa "O"ring
Kekencangan rantai:
10 ~ 20 mm
Baru
– + ELEC
BAB 7
KELISTRIKAN
KOMPONEN KELISTRIKAN..........................................................................7-1
MEMERIKSA SISTIM PENYAMBUNGAN SWITCH......................................7-3
MEMERIKSA SWITCH...................................................................................7-5
MEMERIKSA BOHLAM DAN SOKET BOHLAM .........................................7-7
TIPE BOHLAM.........................................................................................7-7
MEMERIKSA KONDISI BOHLAM .......................................................7-8
MEMERIKSA KONDISI SOKET BOHLAM ..........................................7-9
SISTIM PENGAPIAN ...................................................................................7-10
RANGKAIAN DIAGRAM .......................................................................7-10
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING ..................................7-11
SISTIM KELISTRIKAN STARTER ..............................................................7-15
RANGKAIAN DIAGRAM ........................................................................7-15
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING ..................................7-16
MOTOR STARTER.....................................................................................7-18
MELEPAS MOTOR STARTER..............................................................7-19
MEMBONGKAR MOTOR STARTER....................................................7-19
MEMERIKSA MOTOR STARTER ........................................................7-19
MERAKIT MOTOR STARTER..............................................................7-21
MEMASANG MOTOR STARTER.......................................................7-21
SISTIM PENGISIAN....................................................................................7-22
RANGKAIAN DIAGRAM .......................................................................7-22
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING .................................7-23
SISTIM PENERANGAN ...............................................................................7-25
RANGKAIAN DIAGRAM .......................................................................7-25
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING ..................................7-26
MEMERIKSA SISTIM PENERANGAN...................................................7-27
SISTIM SINYAL ..........................................................................................7-29
RANGKAIAN DIAGRAM .......................................................................7-29
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING .................................7-31
MEMERIKSA SISTIM SINYAL..............................................................7-32
– + ELEC
7 - 1
– + ELEC
KELISTRIKAN
KOMPONEN KELISTRIKAN
1 Kunci kontak
2 Kabel positive Battery
3 Kabel Positive Battery
4 Kabel Negative Battery
5 Battery
6 Sekring
7 Switch lampu rem belakang
8 Coil pengapian/Ignition coil
9 Kabel bodi
KOMPONEN KELISTRIKAN
7 - 2
– + KOMPONEN KELISTRIKAN ELEC
1 Klakson/Horn
2 Signal relay belok
3 Meter bahan bakar/Fuel gauge
4 Starter relay (T110SE)
5 C.D.I. unit
6 Indikator posisi gear
7 Rectifier/regulator
7 - 3
– + MEMERIKSA SISTIM PENYAMBUNGAN ELEC
MEMERIKSA SAMBUNGAN SWITCH
Periksa sambungan antar terminal yang
ada pada switch dengan pocket tester untuk
nentukan baik atau tidaknya sambungan
jika tidak baik, ganti switch.
PERHATIAN
_
Jangan memasukkan kabel tester pada terminal
coupler 1. Selalu masukkan ujung
tester dari ujung yang berlawanan.
hati-hati jangan sampai merusak kabel dan
melepaskan terminal.
CATATAN
_
• Sebelum memeriksa sistim penyambungan,
setel jarum pada “0” dan pada range “Ω × 1”
• Pada saat memeriksa sistim penyambungan,
pada switch, geser saklar kearah "ON" dan
"OFF" beberapa kali.
Diagram sistim penyambungan untuk swutch
(kunci kontak, engine stop) seperti pada gambar
disamping sebagai contoh diagram.
posisi switch pada lajur a ("ON"/"OFF")
dan bagian lajur atas b menjelaskan warna
kabel
CATATAN
_
simbul disamping menggambarkan
saling berhubungan antar terminal (posisi
switch pada rangkaian tertutup).
Contoh gambar disamping, menjelaskan
sebagai berikut:
Bahwa pada posisi "ON", kabel berwarna
merah (R) berhubungan dengan coklat (Br).
Pocket tester
90890-03112
“0”
“Ω×1”
“∞”
1
OFF
Br R
ON
Br R
a
b
7 - 4
– + MEMERIKSA SISTIM PENYAMBUNGAN ELEC
7 - 5
– + MEMERIKSA SISTIM PENYAMBUNGAN ELEC
MEMERIKSA SISTIM PENYAMBUNGAN
Periksa setiap saklar/switch dari kerusakan, keausan,sambungan yang buruk, juga hubungan
antar terminal. lihat bagian "MEMERIKSA SISTIM PENYAMBUNGAN"
Rusak/Aus → Perbaiki atau Ganti
Sambungan yang terputus → perbaiki sambungan
Sambungan tidak stabil → Ganti saklar/switch
1 2 3
L
N
R
Ch Br/W Dg
HI
LO
Y L/B G
OFF
P B
PUSH
Br/W Ch
B
Dg L/B
P
(RED)
Y G
5
Br
G/Y
6 7 8
0
B
B
(BLACK)
4
Y/W
L/W
W
Sb
P
R
R
9
A
R
Br
OFF
Br R
ON
Y/R L/R
L B
OFF
L/R B
START
OFF
Y/R L
ON
7 - 6
– + MEMERIKSA SISTIM PENYAMBUNGAN ELEC
1 Saklar klakson/Horn
2 Saklar Dimmer
3 Saklar sinyal bebrbelok
4 Indikator posisi gigi
5 Saklar lampu rem belakang
6 Sekring/Fuse
7 Switch starter
8 Saklar lampu
9 Saklar lampu rem depan
0 Saklar lampu rem depan
A Kunci kontak/Main switch
7 - 7
– + MEMERIKSA BOHLAM DAN SOKET BOHLAM ELEC
ICHSAN ISKANDAR
MEMERIKSA BOHLAM DAN
SOKET BOHLAM
Periksa setiap bohlam lampu dan soket bohlam
dari keausan, karat, putus, dan juga sambubungan
antar terminal yang melalui bohlam.
Aus/karat → Perbaiki, atau ganti bohlam
dan soket bohlam.
sambungan buruk → perbaiki sambungan
Tidak ada sambungan → Perbaiki atau
Ganti bohlam/Soket Bohlam.
TIPE BOHLAM
Bermacam-macam tipe bohlam yang dipakai
pada sepeda motor seperti gambar disamping:
• Tipe A dan B dipakai pada lampu depan,
dan biasanya memakai holder.
periksa terlebih dahulu, sebelum melepas
kebanyakan tipe ini cara melepasnya dengan
cara memutar berlawanan dengan
arah jarum jam.
• Tipe C dipakai pada signal/sein dan lampu
rem belakang. dan cara melepas dengan
menekan kedalam dan diputar berlawanan
dengan arah jarum jam.
• Tipe D dan E dipakai pada lampu meter,
dan lampu indikator, cara melepas dengan
cara mencabut dari soketnya dengan hatihati.
7 - 8
– + MEMERIKSA BOHLAM DAN SOKET BOHLAM ELEC
MEMERIKSA KONDISI BOHLAM
Ikuti prosedur pemeriksaan Bohlam dibawah
ini :
1. Lepas:
• bohlam
PERINGATAN
_
Bohlam lampu dapat memberikan panas
yang tinggi. hindari tangan anda dan jauhkan
benda yang mudah terbakar hingga
bohlam menjadi dingin.
PERHATIAN
_
• Pegang pada bagian socket, saat melepas
bohlam. jangan menarik pada bagian
kabel akan merusak sistim sambungan
pada bagian terminal.
• Jangan menyentuh langsung pada kaca
bohlam. hindari dari Oli dan cairan lain
pada kaca bohlam. hal ini akan mempengaruhi
umur bohlam dan kemampuan penyinaran.
jika kaca tersentuh oleh oli, bersihkan
dengan cairan pembersih atau kain
yang dibasahi dengan thinner
2. Periksa:
• bohlam (putus tidaknya element)
(dengan pocket tester)
tidak ada hubungan → Ganti
CATATAN
_
Sebelum memeriksa kondisi bohlam, setel jarum
pocket tester pada “0” dan range “Ω × 1”
a. Pasangkan kabel positive pocket tester pada
terminal 1 dan negative tester pada ter
minal 2, dan periksa persambungannya.
b. Pasangkan kabel positive tester pada terminal
1 dan kabel negative tester pada terminal
3, dan periksa persambungannya.
c. jika salah satunya tidak tersambung, ganti
bohlam lampu.
Pocket tester
90890-03112
7 - 9
– + ELEC
MEMERIKSA KONDISI SOCKET BOHLAM
Ikuti prosedur memeriksa kondisi socket
bohlam dibawah ini :
1. Periksa:
• socket bohlam (dari penyambungan)
(dengan pocket tester)
Tidak tersambung → Ganti
CATATAN
_
Pemeriksaan kondisi Socket sama dengan
pemeriksan bohlam lampu. atau bisa mengikuti
petunjuk dibawah ini:
a. Pasang bohlam yang baik pada socket
b. Pasangkan kabel pocket tester pada
kabel socket
c. Periksa penyambungan pada Socket, jika
tidak ada hubungan, ganti socket bohlam
lampu.
Pocket tester
90890-03112
MEMERIKSA BOHLAM DAN SOCKET BOHLAM
7 - 10
– + SISTIM PENGAPIAN ELEC
SISTIM PENGAPIAN
RANGKAIAN DIAGRAM
R
R
R
R
R
B
B
A
Y Y/R
R
R
R
B
R
Br
W W R R
OFF
ON
Br OFF
START
B
L/W
L/W
1
7
6
4
3
2
B
B Sb W P Y/W L/W
Sb W P Y/W L/W
G
G
Br L Ch Dg
Q
B
G
R
Br
Br
R
Br
L/W L/W
R/W R/W
R/W
R
OFF
ON
L/B
Y/R
8
T U V W X Y Z [ D
Y
S
5
P
R
Sb Y/W
P L/W
W
L/W
Sb
W
Y/W
P
Br L
Dg
G B
Dg Ch
B
Br
Ch
L
G
(BLACK) (BLACK)
W P
Y/W
L/W
Y/W Sb
L/W
W
Sb
P
R
Y
W B
R
Br
R
L/W
R/W
9
Br B
R
O O
W
Y/R
B
Y
B
W
Br
L/W
Br
L/W
0
Y/R L/R
L B B
L/W Y/R
L/B
B
B
C
Br
G/Y
E
G/Y
Br
Br/W
Br/W
F
H
I
O O
N N
M M L
J K
Br/W
Br
L/B
L
N
R
Ch Dg
Ch Dg
Ch Dg L G/Y
P
B
Y G
Y Y G
B
P
HI
LO
OFF
PUSH
Br/W Ch
B
Dg L/B
P B
L/B
Br/W
P
Ch
Dg
(RED) (RED)
Br
B B
B
Ch
Dg
Ch
Dg
B
B L
Y
Ch Dg
G/Y
Dg
L B
Ch
G
Br
D
Br
G/Y
E
G/Y
Br
W R R W
G
B
G/Y
B Br
B
R W
Br B O
ÈT110SE
ÉT110S/T110SE ÉT110
W W
2
YR
L LB
YR
ÈT110/T110S
OFF
ON
R
3
8
6 Y/R
LB
(BLACK) (BLACK)
R
R/W
Br
R
1 Kunci kontak
2 Sekring
3 Battery
0 A.C. magneto
A C.D.I. unit
B Ignition coil
C Busi/Spark plug
7 - 11
– + ELEC
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING
Periksa:
1. Sekring/fuse
2. battery
3. Busi/spark plug
4. jarak loncatan api
5. Tahanan Cap Busi
6. Tahanan ignition coil
7. Tahanan pickup coil
8. Kunci kontak/main switch
9. sambungan kabel (pada rangkaian
kabel sistim pengapian)
CATATAN
_
• Sebelum mengatasi masalah lepas komponen
dibawah ini :
1. cowling depan (kanan)
2. cowling belakang
• Mengatasi masalah dengan mempersiapkan
alat-alat di bawah ini.
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
Sistim pengapian tidak berfungsi (tidak
ada api atau api tidak stabil).
Ignition checker
90890-06754
Pocket tester
90890-03112
1. Sekring/Fuse
• Periksa sambungan sekring
lihat bagian "MEMERIKSA SEKRING"
BAB 3.
• jika sekring bagus.
Ganti Sekring
2. Battery
• Periksa kondisi Battery
lihat bagian "MEMERIKSA DAN
MENYETRUM BATTERY” BAB 3.
Voltasae Battery :
12.8 V atau lebih pada 20°C
• Jika Battery Bagus.
• Bersihkan terminal
Battery.
• Setrum atau
ganti battery.
3. Busi/Spark plug
• Periksa kondidi Busi/spark plug.
• Periksa Tipe Busi/Spark plug
• Ukur kerenggangan Busi
lihat bagian "MEMERIKSA BUSI"
BAB 3.
Busi Standard
C6HSA / W20 FP-U
Kerenggangan/Gap
0.6 ~ 0.7 mm
• Jika kondisi Busi baik tipe, maupun
maupun kerenggangan/Gap Busi sesuai
dengan spesifikasi.
Setel kerenggangan
Busi atau Ganti Busi
SISTIM PENGAPIAN
7 - 12
– + SISTIM PENGAPIAN ELEC
TIDAK BAGUS
BAGUS TIDAK
4. Jarak loncatan api.
• Lepaskan Cap Busi dari Busi/ Spark
plug.
• Pasang ignition checker 1 seperti gambar
2 Cap Busi/Spark plug Cap.
• Putar kunci kontak pada posisi “ON”.
• Putar mesin dengan menekan tombolstarter,
dan secara perlahan tambahkan
kerenggangan hingga api tidak stabil.
• Ukur kerenggangan ignition checker a.
Jarak minimum loncatan api
6 mm
• jika jarak minimum tidak sesuai dengan
spesifikasi
Sistim pengapian
Bagus.
5. Tahanan Cap Busi/Spark Plug
• Lepas Cap Busi dari Kabel Busi/sparkplug
lead.
• Pasangkan pocket tester (“Ω × 1k” range)
pada Cap Busi seperti gambar
• Ukur tahanan Cap Busi
Tahanan Cap Busi/Spark Plug
7.5 ~ 12.5 kΩ pada 20°C
• Jika Cap Busi Bagus
Ganti Cap Busi/
Spark plug cap.
Ω×1k
7 - 13
– + SISTIM PENGAPIAN ELEC
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
6. Tahanan Ignition coil
• Lepaskan sambungan ignition coil dari
terminal ignition coil
• Pasangkan pocket tester (Ω × 1) pada
ignition coil seperti pada gambar.
Kabel positive tester → terminal 1
Kabel negative tester →
masa ignition coil 2
• Ukur tahanan primary coil.
Tahanan Coil Primary
0.32 ~ 0.48 Ω pada 20 °C
• Pasang pocket tester (Ω × 1k) pada
ignition coil seperti pada gambar.
Kabel Negative tester → terminal/masa 1
Kabel Positive tester → kabel busi 2
• Ukur tahanan coil secondary.
Tahanan coil secondary
5.68 ~ 8.52 kΩ pada 20°C
• jika tahan coil secondary bagus,
Ganti ignition coil
2
1
1
2
7. Tahanan Pickup coil :
• Lepaskan sambungan pickup coil darii
kabel bodi.
• Pasang pocket tester (Ω × 100) pada
sambungan pickup coil seperti gambar.
Kabel positive tester → Putih (W) 1
Kabel negative tester → Merah (R) 2
• Ukur tahanan Pickup Coil
Tahanan Pickup coil
248 ~ 372 Ω pada 20°C
(antara putih dan merah)
• Jika pickup coil bagus
Ganti stator coil/
unit pickup coil
8. Kunci Kontak/Main switch
• Periksa sistim hubungan kunci kontak
lihat "PEMERIKSAAN KUNCI KONTAK"
• Jika Kunci Kontak bagus.
Ganti Kunci kontak/
main switch.
B Y W R W
2 1
7 - 14
– + SISTIM PENGAPIAN ELEC
BAGUS TIDAK
9. Kabel-kabel.
• Periksa kabel pada sistim pengapian
lihat bagian “RANGKAIAN DIAGRAM”.
• jika kabel sistim pengapian tersambung
dengan sempurna.
Ganti CDI unit Perbaiki sistim penyambungan
pada
sistim pengapian
7 - 15
– + SISTIM KELISTRIKAN STARTER ELEC
SISTIM KELISTRIKAN STARTER
RANGKAIAN DIAGRAM
R
Br
W W R R
OFF
ON
Br R
R
R
OFF
START
B
L/W
L/W
1
7
6
4
3
2
B
B Sb W P Y/W L/W
Sb W P Y/W L/W
G
G
Br L Ch Dg
Q
B
G
R
Br
Br
R
Br
L/W L/W
R/W R/W
R/W
R
OFF
ON
L/B
Y/R
8
T U V W X Y Z [ D
Y
S
5
P
R
Sb Y/W
P L/W
W
L/W
Sb
W
Y/W
P
Br L
Dg
G B
Dg Ch
B
Br
Ch
L
G
(BLACK) (BLACK)
W P
Y/W
L/W
Y/W Sb
L/W
W
Sb
P
R
R
R
B
Y
W B
R
Br
R
L/W
R/W
9
B
Br B
R
O O
W
Y/R
B
Y
B
W
Br
L/W
Br
L/W
0
Y/R L/R
L B B
L/W Y/R
L/B
B
B
C
Br
G/Y
E
G/Y
Br
Br/W
Br/W
F
H
I
O O
N N
M M L
J K
Br/W
Br
L/B
L
N
R
Ch Dg
Ch Dg
Ch Dg L G/Y
P
B
Y G
Y Y G
B
P
HI
LO
OFF
PUSH
Br/W Ch
B
Dg L/B
P B
L/B
Br/W
P
Ch
Dg
(RED) (RED)
Br
B B
B
Ch
Dg
Ch
Dg
B
B L
Y
Ch Dg
G/Y
Dg
L B
Ch
A
G
Br
D
Br
G/Y
E
G/Y
Br
W R R W
G
B
G/Y
B Br
B
R W
Br B O
ÈT110SE
ÉT110S/T110SE ÉT110
Y Y/R W W
2
R
R
YR
L LB
YR
ÈT110/T110S
OFF
ON
R
R
B
3
8
6 Y/R
LB
(BLACK) (BLACK)
R
R/W
Br
R
1 Kunci Kontak
2 Sekring/Fuse
3 Battery
4 Starter relay
5 Motor starter
7 Tombol Starter
7 - 16
– + SISTIM KELISTRIKAN STARTER ELEC
ICHSAN ISKANDAR
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING
Periksa:
1. sekring/fuse
2. battery
3. motor starter
4. starter relay
5. Kunci kontak/main switch
6. tombol starter
7. sambungan kabel
(pada sekitar kabel starter)
CATATAN
_
• Sebelum melakukan analisa masalah, lepaskomponen-
komponen dibawah ini:
1. cowling depan (kanan)
2. cowling belakang
3. penutup lampu
4. pengaman mesin
• Menganalisa masalah dengan peralatan-peralatan
dibawah ini :
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
Motor starter tidak mau berputar.
Pocket tester
90890-03112
1. Sekring/Fuse
• Periksa keutuhan sekring
lihat bagian "MEMERIKSA SEKRING"
BAB 3.
• jika sekring bagus,
Ganti sekring
2. Battery
• Periksa kondisi battery.
lihat bagian "PEMERIKSAAN DAN
PENYETRUMAN BATTERY BAB 3.
Voltase Battery
12.8 V or more pada 20°C
• Jika Battery bagus,
• Bersihkan terminal
Battery.
• Setrum atau Ganti
battery.
3. Motor starter
• Sambungkan kabel positive Battery 1
dengan kabel starter motor 2 dengan
kabel penghubung 3.
PERINGATAN
_
• Kabel penghubung yang digunakan
harus sama dengan kapasitas kabel
pada Battery atau yang lebih besar
jika tidak, kemungkinan dapat terbakar.
• Cara pemeriksaan ini, dapat menimbulkan
percikan api. untuk itu, jauhkan
dari bahan yang mudah terbakar.
• Jika Motor starter dapat berputar,
Perbaiki atau Ganti
Motor starter.
7 - 17
– + SISTIM KELISTRIKAN STARTER ELEC
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
4. Starter relay
• Lepas starter relay dari coupler starter
relay yang terdapat pada kabel bodi.
• Pasang pocket tester (Ω × 1) dan Battery
(DC 12 V) pada coupler starter relay
seperti pada gambar.
Kabel positive Battery → Coklat (Br) 1
Kabel negative Battery → biru/putih (L/W) 2
Kabel positive tester → Merah (R) 3
Kabel negative tester → Merah/Putih(R/W) 4
• Jika sambungan antara merah(R) dan
merah/putih (R/W) ada hubungan.
Ganti unit starter
relay.
5. Kunci Kontak/Main switch
• Periksa sistim penyambungan Kunci kontak
lihat bagian "PEMERIKSAAAN SAKLAR"
• Jika Kunci Kontak bagus
Ganti Kunci Kontak/
Main switch.
R
R/W
R/W
L/W Br
R
1 2
4
3
6. Tombol starter
• Periksa sistim hubungan tombol starter
lihat bagian "PEMERIKSAAN SAKLAR"
• Jika Tombol starter bagus
Ganti switch handel
kanan.
7. Kabel-kabel.
• Periksa kabel sistim starter
lihat bagian "RANGKAIAN DIAGRAM"
• Jika kabel-kabel sistim starter tersambung
dengan sempurna.
Rangkaian sistim
starter bagus.
perbaiki sistim sambungan
pada rangkaian
starter.
7 - 18
– + MOTOR STARTER ELEC
MOTOR STARTER
1 Bodi Motor starter
2 Armature
3 Sikat/Brush
4 Kabel Motor Starter
5 Penutup depan Motor stater
7 - 19
– + MOTOR STARTER ELEC
MELEPAS MOTOR STARTER
1. Lepas:
• pijakan kaki
• pengaman motor starter
lihat bagian "MELEPAS MESIN"
BAB 4.
2. Lepas:
• motor starter 1
1
3. Lepas:
1 • kabel motor starter 1
MEMBONGKAR MOTOR STARTER
1. Lepas:
• baut penutup depan motor starter
(dengan washers)
• penutup depan motor starter 1
• gasket 2
• washer 3
• armature 4
4
2 3
1
MEMERIKSA MOTOR STARTER
1. Periksa:
• commutator
Kotor → Bersihkan dengan amplas halus
7 - 20
– + MOTOR STARTER ELEC
2. Ukur:
• diameter commutator a
Diluar spesifikasi → Ganti Motor starter
Batas keausan Commutator :
16.6 mm
3. Ukur:
• kedalaman alur a
Diluar spesifikasi → Perdalam alur mica
untuk mendapatkan kedalaman yang sesesuai
dengan spesifikasi dengan potongan
gergaji.
CATATAN:
_
Kedalaman alur mica harus selalu dijaga untuk
menjamin kerja commutator.
4. Ukur:
• tahanan unit armature (commutatordan
insulation)
Diluar spesifikasi → Ganti Motor Starter
a. Ukur tahanan unit armature dengan
pocket tester.
b. jika ada tahanan diluar spesifikasi
ganti motor starter.
Kedalaman alur/mica undercut :
1.35 mm
Pocket tester
90890-03112
Tahanan Coil-
Commutator 1
0.018 ~ 0.022 Ω pada 20°C
Tahanan Insulation 2
Sekitar 1 MΩ pada 20°C
7 - 21
– + MOTOR STARTER ELEC
5. Ukur:
• panjang sikat/brush a
Diluar spesifikasi → Ganti sikat satu set
Panjang minimum sikat/brush:
3.5 mm
a
6. Ukur:
• tekanan per sikat
Diluar spesifikasi → Ganti per sikat/brush
satu set.
7. Periksa:
• alur gigi/gear
rusak/Aus → Ganti gear.
Kekuatan per sikat/brush:
3.92 ~ 5.88 N (400 ~ 600 gf)
MERAKIT MOTOR STARTER
1. Pasang:
• washer
(pada armature)
• armature
(pada penutup depan tutup armature 1)
• gasket
• bodi starter motor
• baut penutup starter motor
(dengan washers)
• O-ring
CATATAN
Tepatkan tanda titik a pada bodi motorstarter
dengan garis b pada penutup depan
starter motor.
MEMASANG MOTOR STARTER
Untuk pemasangan, kebalikan dari prosedur
melepas.
Baru
Baru
7 - 22
– + SISTIM PENGISIAN ELEC
SISTIM PENGISIAN
RANGKAIAN DIAGRAM
R
Br
W W R R
OFF
ON
Br R
R
R
OFF
START
B
L/W
L/W
1
7
6
4
3
2
B
B Sb W P Y/W L/W
Sb W P Y/W L/W
G
G
Br L Ch Dg
Q
B
G
R
Br
Br
R
Br
L/W L/W
R/W R/W
R/W
R
OFF
ON
L/B
Y/R
8
T U V W X Y Z [ D
Y
S
5
P
R
Sb Y/W
P L/W
W
L/W
Sb
W
Y/W
P
Br L
Dg
G B
Dg Ch
B
Br
Ch
L
G
(BLACK) (BLACK)
W P
Y/W
L/W
Y/W Sb
L/W
W
Sb
P
R
R
R
B
Y
W B
R
Br
R
L/W
R/W
9
B
Br B
R
O O
W
Y/R
B
Y
B
W
Br
L/W
Br
L/W
0
Y/R L/R
L B B
L/W Y/R
L/B
B
B
C
Br
G/Y
E
G/Y
Br
Br/W
Br/W
F
H
I
O O
N N
M M L
J K
Br/W
Br
L/B
L
N
R
Ch Dg
Ch Dg
Ch Dg L G/Y
P
B
Y G
Y Y G
B
P
HI
LO
OFF
PUSH
Br/W Ch
B
Dg L/B
P B
L/B
Br/W
P
Ch
Dg
(RED) (RED)
Br
B B
B
Ch
Dg
Ch
Dg
B
B L
Y
Ch Dg
G/Y
Dg
L B
Ch
A
G
Br
D
Br
G/Y
E
G/Y
Br
W R R W
G
B
G/Y
B Br
B
R W
Br B O
ÈT110SE
ÉT110S/T110SE ÉT110
Y Y/R W W
2
R
R
YR
L LB
YR
ÈT110/T110S
OFF
ON
R
R
B
3
8
6 Y/R
LB
(BLACK) (BLACK)
R
R/W
Br
R
2 Sekring/Fuse
3 Battery
9 Rectifier/regulator
0 A.C. magneto
7 - 23
– + SISTIM PENGISIAN ELEC
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING
Periksa:
1. sekring/fuse
2. battery
3. voltase pengisian
4. tahanan coil pengisian
5. sistim sambungan kabel
(pada sekitar sistim pengisian)
CATATAN
_
• Sebelum menganalisa masalah lepaskan
komponen dibawah ini:
1. cowling belakang.
• Mengatasi masalah dengan perlengkapan/
alat-alat dibawah ini :
BAGUS TIDAK
EAS00739
BAGUS TIDAK
Battery tidak dapat terisi/charge
Engine tachometer
90890-03113
Pocket tester
90890-03112
1. Sekring/Fuse
• Periksa kondisi sekring
lihat bagian "PEMERIKSAAN SEKRING"
BAB 3.
• jika kondisi sekring bagus
Ganti Sekring
2. Battery
• Periksa kondisi battery.
lihat bagian "PEMERIKSAAN DAN
PENGISIAN BATTERY" BAB 3.
Volase Battery
12.8 V or more pada 20°C
• jika Battery bagus,
• Bersihkan terminal
Battery
• Setrum Battery
atau ganti Battery
7 - 24
– + SISTIM PENGISIAN ELEC
TIDAK BAGUS
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
3. Voltase pengisian
• Pasang engine tachometer pada
kabel busi
• Pasang pocket tester (DC 20 V) pada
battery seperti pada gambar.
Kabel positive tester →
terminal positive battery 1
Kabel negative tester →
terminal negative battery 2
• Hidupkan mesin pada putaran mesin
5,000 r/min.
• Ukur voltase pengisian
Voltase pengisian
14 V pada 5,000 r/min
CATATAN
_
Battery harus dalam kondisi terisi penuh
• jika voltase pengisian tidak sesuai
dengan spesifikasi
Sistim pengisian
Bagus
4. Tahanan coil pengisian:
• Lepaskan Coupler Stator Coil dari kabel
bodi.
• Pasang pocket tester (Ω × 1) pada rangkaian
coil pengisian seperti pada gambar
Kabel positive tester → Putih (W) 1
Kabel negative tester → Hitam (B) 2
• Ukur tahanan coil pengisian
Tahanan coil pengisian:
0.32 ~ 0.48 Ω pada 20°C (W – B)
• Jika tahanan coil bagus
Ganti stator coil/
unit pickup coil
5. Kabel-kabel
• Periksa sistim penyambungan pada
rangkaian pengisian.
lihat bagian "RANGKAIAN DIAGRAM”.
• jika rangkaian penyambungan sistimpengisian
dalam kondisi baik.
Ganti rectifier/
regulator.
Perbaiki sistim
penyambungan pada
sistim pengisian.
B Y W R W
2 1
7 - 25
– + SISTIM PENERANGAN ELEC
SISTIM PENERANGAN
RANGKAIAN DIAGRAM
R
Br
W W R R
OFF
ON
Br R
R
R
OFF
START
B
L/W
L/W
1
7
6
4
3
2
B
B Sb W P Y/W L/W
Sb W P Y/W L/W
G
G
Br L Ch Dg
Q
B
G
R
Br
Br
R
Br
L/W L/W
R/W R/W
R/W
R
OFF
ON
L/B
Y//R ICHSAN ISKANDAR
8
T U V W X Y Z [ D
Y
S
5
P
R
Sb Y/W
P L/W
W
L/W
Sb
W
Y/W
P
Br L
Dg
G B
Dg Ch
B
Br
Ch
L
G
(BLACK) (BLACK)
W P
Y/W
L/W
Y/W Sb
L/W
W
Sb
P
R
R
R
B
Y
W B
R
Br
R
L/W
R/W
9
B
Br B
R
O O
W
Y/R
B
Y
B
W
Br
L/W
Br
L/W
0
Y/R L/R
L B B
L/W Y/R
L/B
B
B
C
Br
G/Y
E
G/Y
Br
Br/W
Br/W
F
H
I
O O
N N
M M L
J K
Br/W
Br
L/B
L
N
R
Ch Dg
Ch Dg
Ch Dg L G/Y
P
B
Y G
Y Y G
B
P
HI
LO
OFF
PUSH
Br/W Ch
B
Dg L/B
P B
L/B
Br/W
P
Ch
Dg
(RED) (RED)
Br
B B
B
Ch
Dg
Ch
Dg
B
B L
Y
Ch Dg
G/Y
Dg
L B
Ch
A
G
Br
D
Br
G/Y
E
G/Y
Br
W R R W
G
B
G/Y
B Br
B
R W
Br B O
ÈT110SE
ÉT110S/T110SE ÉT110
Y Y/R W W
2
R
R
YR
L LB
YR
ÈT110/T110S
OFF
ON
R
R
B
3
8
6 Y/R
LB
(BLACK) (BLACK)
R
R/W
Br
R
8 Saklar Lampu
9 Rectifier/regulator
0 A.C. magneto
J Saklar Dimmer
L Lampu rem belakang
O Lampu depan
T Lampu Meter
U Indikator lampu jauh
7 - 26
– + SISTIM PENERANGAN ELEC
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING
Periksa:
1. Saklar lampu
2. Tahanan coil penerangan
3. Sistim penyambungan kabel
(pada rangkaian penerangan)
CATATAN
_
• Sebelum menganalisa masalah, lepas terlebih
dahulu komponen dibawah ini:
1. cowling belakang
2. unit lampu depan
• Mengatasi masalah dengan peralatan dibawah
ini:
ICHSAN ISKANDAR
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
Jika ada komponen berikut yang tidak menyala:
Lampu depan, Indikator lampu jauh,
lampu belakang, atau lampu meter.
Pocket tester
90890-03112
1. Saklar lampu
• Periksa penyambungan saklar lampu
lihat bagian "PEMERIKSAAN SAKLAR"
• Jika saklar lampu dalam kondisi bagus
Jika saklar lampu
rusak, Ganti switch
handel kanan
2. Tahanan coil penerangan
• Lepaskan coupler stator coil dari kabel
bodi.
• Pasang pocket tester (Ω × 1) pada sambungan
coil penerangan seperti gambar
Kabel Positive tester → kuning (Y) 1
Kabel Negative tester → hitam (B) 2
• Ukur tahanan coil penerangan
Tahanan coil penerangan
0.24 ~ 0.36 Ω pada 20°C (Y – B)
• jika coil penerangan bagus,
Ganti stator coil/
unit pickup coil
3. Kabel-kabel
• Periksa sistim penyambungan kabel penerangan.
lihat "RANGKAIAN DIAGRAM"
• jika rangkaian kabel penerangan terhu -
bung dengan sempurna.
Periksa kondisi setiap
rangkaian sisitim
penerangan.
lihat bagian "MEMERIKSA
SISTIM PENERANGAN"
Perbaiki sistim
penyambungan pada
kabel penerangan
B Y W R W
2 1
7 - 27
– + SISTIM PENERANGAN ELEC
MEMERIKSA SISTIM PENERANGAN
1. Lampu depan dan indikator lampu jauh
tidak meyala
BAGUS TIDAK
BAGUA TIDAK
BAGUS TIDAK
1. saklar Dimmer
• Periksa sistim penyambungan saklar
lihat bagian "PEMERIKSAAN SAKLAR"
• jika saklar dimmer bagus,
Saklar Dimmer rusak
ganti switch handel
kiri.
2. Socket lampu depan
• Periksa kondisi lampu dan sistim penyambungan
saklar.
lihat bagian "PEMERIKSAAN BOHLAM
DAN SOCKET BOHLAM"
• Jika Socket dan Bohlam bagus,
Ganti Bohlam Lampu
Socket bohlam atau
keduanya.
3. Voltase
• Pasasng pocket tester (AC 20 V) pada
lampu depan dan lampu indikator
seperti gambar dibawah ini
È jika saklar dimmer digeser kearah “ ”.
É jika saklar dimmer digeser kearah “ ”.
Lampu depam:
Kabel positive tester →
hijau 1 atau kuning 2
Kabel negative tester → hitam 3
Lampu indikator jauh:
Kabel positive tester → kuning 4
Kabel negative tester → hitam 5
• Putar kunci kontak ke arah “ON”.
• Hidupkan mesin
• Geser saklar dimmer ke “ ” / “ ”.
• Ukur voltase (AC 12 V) hijau 1
(kuning 2) pada connector lampu
(pada sisi kabel bodi) dan kuning 4 pada
connector meter unit (pada bagian
kabel bodi).
• jika voltase sesuai spesifikasi
Rangkaian Bagus Ganti rectifier/
regulator.
7 - 28
– + SISTIM PENERANGAN ELEC
2. Lampu meter tidak menyala
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
3. Lampu belakang/lampu rem tidak menyala
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
1. Lampu meter dan Socket
• Periksa bohlam lampu meter dan sistimsambungan
socket.
lihat bagian "MEMERIKSA BOHLAM
DAN SOCKETS BOHLAM”.
• jika lampu meter dan socket bagus,
ganti lampu meter
socket bohlam atau
keduanya.
2. Voltase:
• Pasang: pocket tester (A.C. 20 V) pada
coupler lampu meter (pada sisi kabel bodi)
seperti pada gambar.
kabel positive tester → biru (L) 1
Kabel negative tester → hitam (B) 2
• Putar kunci kontak pada posisi “ON”.
• Hidupkan mesin.
• Ukur voltage (A.C. 12 V) kabel coklat
1 pada coupler lampu meter
(pada bagian kabel bodi).
• jika voltase sesuai spesifikasi
Rangkaian bagus Ganti rectifier/
regulator.
Br
G
Ch
L
B
Dg
L
B
Br
Dg
G
Ch
2
1
1. Lampu rem/belakang dan socket
• Periksa lampu rem/belakang dan Socket
dari sistim penyambungannya
lihat bagian “MEMERIKSA BOHLAM
DAN SOCKETS BOHLAM”.
• jika lampu rem/belakang dan Socket
dalam kondisi bagus
Ganti bohlam
lampu rem/Socket
atau keduanya
2. Voltase
• Pasang pocket tester (A.C. 20 V) pada
coupler lampu rem (pada bagian kabelbodi)
seperti pada gambar.
Kabel positive tester → biru (L) 1
Kabel negative tester → hitam (B) 2
• Putar kunci kontak ke arah “ON”.
• Hidupkan mesin
• Ukur voltage (A.C. 12 V) pada kabel
biru 1 pada coupler lampu rem
(pada bagian kabel bodi).
• jika voltase sesuai dengan spesifikasi
Rangkaian bagus Ganti rectifier/
regulator.
B
Ch
L
Dg
Y
L
Dg
B
G/Y
Ch
1 2
7 - 29
– + SISTIM SINYAL ELEC
ICHSAN ISKANDAR
SISTIM SINYAL
RANGKAIAN DIAGRAM
R
Br
W W R R
OFF
ON
R
R
R
OFF
START
B
L/W
L/W
1
7
6
4
3
2
B
B Sb W P Y/W L/W
Sb W P Y/W L/W
G
G
Br L Ch Dg
Q
B
G
R
Br
Br
R
Br
L/W L/W
R/W R/W
R/W
R
OFF
ON
L/B
Y/R
8
T U V W X Y Z [ D
Y
S
5
P
R
Sb Y/W
P L/W
W
L/W
Sb
W
Y/W
P
Br L
Dg
G B
Dg Ch
B
Br
Ch
L
G
(BLACK) (BLACK)
W P
Y/W
L/W
Y/W Sb
L/W
W
Sb
P
R
R
R
B
Y
W B
R
Br
R
L/W
R/W
9
B
Br B
R
O O
W
Y/R
B
Y
B
W
Br
L/W
Br
L/W
0
Y/R L/R
L B B
L/W Y/R
L/B
B
B
C
Br
G/Y
E
G/Y
Br
Br/W
Br/W
F
H
I
O O
N N
M M L
J K
Br/W
Br
L/B
L
N
R
Ch Dg
Ch Dg
Ch Dg L G/Y
P
B
Y G
Y Y G
B
P
HI
LO
OFF
PUSH
Br/W Ch
B
Dg L/B
P B
L/B
Br/W
P
Ch
Dg
(RED) (RED)
Br
B B
B
Ch
Dg
Ch
Dg
B B L
Y
Ch Dg
G/Y
Dg
L B
Ch
A
G
Br
D
Br
G/Y
E
G/Y
Br
W R R W
G
B
G/Y
B Br
B
R W
Br B O
ÈT110SE
ÉT110S/T110SE ÉT110
Y Y/R W W
2
R
R
YR
L LB
YR
ÈT110/T110S
OFF
ON
R
R
B
3
8
6 Y/R
LB
(BLACK) (BLACK)
R
R/W
Br
R
Br
7 - 30
– + SISTIM SINYAL ELEC
1 Kunci Kontal/Main switch
2 Sekring/Fuse
3 Battery
D Switch rem belakang
E Switch rem depan
F Relay sinyal belok
G Klakson/Horn
I Tombol klakson/Horn
K Saklar sinyal belok
L Lampu belakang/rem
M Lampu sinyak belok belakang
N Lampu sinyal belok depan
P Indikator posisi gear
Q Sender bahan bakar
S Meter bahan bakar
V Lampu indikator berbelok
W Lampu indikator berbelok
X Lampu posisi gear ke 1
Y Lampu posisi gear ke 2
Z Lampu posisi gear ke 3
[ Lampu posisi gear ke 4
7 - 31
– + SISTIM SINYAL ELEC
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING
Periksa:
1. sekring/fuse
2. battery
3. kunci kontak
4. sistim penyambungan kabel
(pada bagian sistim sinyal)
CATATAN
_
• Sebelum menganalisa masalah, lepas terlebih
dahulu komponen dibawah ini:
1. cowling depan (kanan)
2. panel depan
3. cowling belakang
4. unit lampu depan
• Mengatasi masalah dengan komponen
peralatan dibawah ini:
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
• Jika komponen dibawah ini tidak menyala:
lampu tanda belok, lampu rem, lampu
indikator lampu.
• Klakson/Horn tidak berbunyi.
Pocket tester
90890-03112
1. Sekring/Fuse
• Periksa kondisi sekring
lihat bagian “MEMERIKSA SEKRING”
BAB 3.
• jika sekring dalam kondisi bagus,
Ganti sekring
2. Battery
• Periksa kondisi Battery
lihat bagian "MEMERIKSA DAN
MENYETRUM BATTERY BAB 3.
Voltase Battery:
12.8 V or more pada 20°C
• jika Battery dalam kondisi bagus
• Bersihkan terminal
Battery.
• Setrum/ Ganti
battery.
3. Kunci Kontak/Main switch
• Periksa penyambungan kunci kontak
lihat bagian "PEMERIKSAAN SAKLAR"
• jika kunci kontak dalam kondisi bagus,
Ganti Kunci kontak/
Main switch.
4. Kabel-kabel
• Periksa kabel kabel sinyal.
lihat bagian "RANGKAIAN DIAGRAM”.
• jika rangkaian kabel sistim sinyal
dalam kondisi bagus.
Periksa kodisi setiap
rangkaian sinyal
lihat bagain "PEMERIKSAAN
SISTIM
SINYAL"
perbaiki sistim penyambungan
pada
sistim sinyal.
7 - 32
– + SISTIM SINYAL ELEC
MEMERIKSA SISTIM SINYAL
1. Klakson tidak berbunyi
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
TIDAK BAGUS
BAGUS TIDAK
1. Tombol klakson/Horn
• Periksa sistim sambungan saklar horn
lihat bagian "PEMERIKSAAN SAKLAR"
• Jika tombol klakson bagus
Ganti switch handel
kiri.
2. Voltase
• Pasang pocket tester (DC 20 V) pada
connector Klakson dan terminal klakson
seperti pada gambar
Kabel positive tester → coklat (Br) 1
Kabel negative tester → masa/ground
• Putar kunci kontak pada posisi “ON”.
• Ukur voltase (DC 12 V) pada kabel
coklat dan terminal horn
• jika voltase sesuai dengan spesifikasi
Rangkaian sambungan
kabel dari Kunci
kontak ke sambungan
klakson rusak
harus diperbaiki
Br P
1
3. Klakson/Horn
• Lepaskan kabel warna merah jambu/Pink
pada terminal Horn
• Pasang kabel penyambung 1 dari terminal
Horn ke masa.
• Putar Kunci kontak pada posisi “ON”.
• Klakson/Horn berbunyi
Klakson bagus
4. Voltase
• Pasangkan pocket tester (DC 20 V) pada
connector Horn pada kabel warna Pink/
merah jambu seperti pada gambar.
Kabel positive tester → merah jambu(P) 1
Kabel negative tester → masa/ground
• Putar kunci kontak pada posisi “ON”.
• Ukur voltase (DC 12 V) pada kabel warnamerah
jambu (P) 1 ke terminal horn
• jika voltase sesuai dengan spesifikasi
Perbaiki/Ganti
Klakson/horn.
Periksa Battery.
Br
1
Br P
1
7 - 33
– + SISTIM SINYAL ELEC
2. Lampu rem/lampu belakang tidak menyala
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
1. Bohlam lampu rem dan Socket lampu
• Periksa lampu rem dan sistim penyambungan
pada socket lampu.
lihat bagian "PEMERIKSAAN BOHLAM
DAN SOCKETS BOHLAM”.
• Jika bohlam lampu dan socket dalam
kondisi bagus.
Ganti lampu rem
Socket atau lampu
dan socket.
2. Switch lampu rem
• Periksa sistim penyambungan switch
lampu rem.
lihat bagian "PEMERIKSAAN SAKLAR"
• jika saklar rem dalam kondisi bagus
Ganti switch rem
3. Voltase
• Pasang pocket tester (DC 20 V) pada
coupler lampu rem (pada bagian kabelbodi)
seperti pada gambar.
Kabel positive → hijau/kuning (G/Y) 1
Kabel negative tester → hitam (B) 2
• Putar kunci kontak pada posisi “ON”.
• Tarik tuas rem atau injak pedal
rem
• Ukur voltage (DC 12 V) kabel
hijau/kuning 1 pada coupler kabel
rem (pada bagian kabel bodi).
• jika voltase sesuai spesifikasi
rangkaian bagus. rangkaian kabel dari
kunci kontak ke
lampu rem belakang
rusak. perbaiki atau
ganti kabel bodi.
B
Ch
L
Dg
Y
L
Dg
B
G/Y
Ch
1 2
7 - 34
– + SISTIM SINYAL ELEC
JHONNY MARTIN
3. Lampu sinyal belok, indikator sinyal belok
tidak menyala atau berkedip.
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
1. Bohlam sinyal belok dan socket bohlam
• Periksa kondisi bohlam sein dan sambungan
socket.
lihat bagian “PEMERIKSAAN BOHLAM
DAN SOCKET BOHLAM”.
• jika bohlam sinyal belok dan socket
dalam kondisi bagus
ganti bohlam sinyal
belok atau socket bolam
atau keduanya
2. Saklar sinyal belok
• Periksa sistim penyambungan pada saklar
lihat bagian “PEMERIKSAAN SAKLAR”.
• jika kondisi saklar bagus
Ganti switch handel
kiri.
3. Voltase
• Pasang pocket tester (DC 20 V) pada
coupler sinyal belok seperti pada gambar
Kabel positive tester → coklat (Br) 1
Kabel negative tester → masa/ground
• Putar kunci kontak pada posisi “ON”.
• Ukur voltage (DC 12 V) pada kabel
warna coklat 1 pada coupler relay
sinyal belok.
• jika voltase sesuai dengan spesifikasi
Rangkaian kabel dari
Kunci kontak ke relay
sinyal belok,dalam
kondisi rusak
dan harus di perbaiki
atau diganti.
Br/W
1 Br
7 - 35
– + SISTIM SINYAL ELEC
BAGUS TIDAK
4. Voltase
• Pasang pocket tester (DC 20 V) pada
coupler relay sinyal belok seperti gambar.
Kabel pos tester → coklat/putih (Br/W) 1
Kabel negative tester → masa/ground
• Putar kunci kontak pada posisi “ON”.
• Ukur voltage (DC 12 V) pada kabel
coklat/putih (Br/W) 1 pada coupler
relay belok
• jika voltase sesuai spesifikasi
Relay sinyal belok
rusak dan harus diganti
Br/W
Br
1
5. Voltase
• Pasang pocket tester (DC 20 V) pada
coupler sinyal belok (yang terdapat
pada kabel bodi) seperti pada gambar.
Sinyal belok/sein
È Belakang
É Depan
Sinyal belok ke kiri
Kabel positive tester → chocolate (Ch) 1
Kabel negative tester → masa/ground
Sinyal belok ke kanan
Kabel positive tester → hijau tua (Dg) 2
Kabel negative tester → masa/ground
Ê Lampu indikator belok
Kabel positive tester → chocolate (Ch) 3
Kabel negative tester → masa/ground
Kabel positive tester → hijau tua (Dg) 4
Kabel negative tester → masa/ground
B
Ch
L
Dg
Y
L
Dg
B
G/Y
Ch
2 1
È
B
Dg
Ch
B
Dg
Ch
2
1
É
L
B
Br
Dg
G
Ch
Sb
P
W
Y/W
L/W
Y/W
L/W
Sb
P
W
Br
G
Ch
L
B
Dg
4 3
Ê
7 - 36
– + SISTIM SINYAL ELEC
BAGUS TIDAK
4. Lampu indikator posisi gigi tidak
menyala.
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
• Putar kunci kontak pada posisi “ON”.
• Geser saklar belok ke arah “ ” / “ ”.
• Ukur voltase (DC 12 V) pada kabel
warna chocolate 1 atau hijau tua.
2 pada coupler sinyal lampu belok(pada
kabel bodi) dan choklat 3 atau hijau tua
4 pada coupler sinyal lampu belok
(pada kabel bodi).
• voltase harus sesuai dengan spesifikasi
Rangkaian Bagus Rangkaian kabel
dari saklar sinyal
belok ke coupler
kabel sinyal belok
rusak harus diperbaiki/
diganti
1. Lampu indikator posisi gigi dan cocket
lampu.
• Periksa lampu indikator posisi gigi dan
sambungan socket bohlam.
lihat bagian "MEMERIKSA BOHLAM
DAN SOCKET BOHLAM"
• Jika bohlam lampu dan socket bohlam
dalam kondisi baik
Ganti bohlam lampu
indikator posisi gear,
atau socket bohlam
2. Sensor posisi gigi
• Periksa sensor posisi gigi kemungkinan
ada kerusakan.
lihat bagian "PEMERIKSAAN SAKLAR"
• jika sensor posisi gigi bagus
Ganti sensor posisigigi.
7 - 37
– + SISTIM SINYAL ELEC
BAGUS TIDAK
5. Indikator bensin tidak bekerja dengan baik
BAGUS TIDAK
3. Voltase
• Pasang pocket tester (DC 20 V) pada
coupler unit meter (pada kabel bodi)
seperti pada gambar
Lampu indikator Neutral
Kabel positive tester → biru langit (Sb) 1
Kabel negative tester → masa/ground
Lampu indikator posisi gear 1
Kabel positive tester → putih (W) 2
Kabel negative tester → masa/ground
Lampu indikator posisi gear 2
Kabel positive tester → merah muda (P) 3
Kabel negative tester → masa/ground
Lampu indikator posisi gear 3
Kabel pos tester → kuning/putih(Y/W) 4
Kabel negative tester → masa/ground
Lampu indikator posisi gear 4
Kabel positive tester → biru/putih(L/W) 5
Kabel negative tester → masa/ground
• Putar kunci kontak pada posisi “ON”.
• Masukkan transmisi pada semua gigi
• Ukur voltage (DC 12 V) pada kabel biru
langit 1, putih 2, pink 3, kuning/putih 4,
atau biru/kuning 5 coupler kabel unit
meter (yang terdapat pada kabel
bodi).
• jika voltase sesuai dengan spesifikasi
Rangkaian bagus Rangkaian kabel dari
kunci kontak ke
coupler unit meter
rusak harus diperbaiki/
harus di ganti.
L
B
Br
Dg
G
Ch
Sb
P
W
Y/W
L/W
Y/W
L/W
Sb
P
W
Br
G
Ch
L
B
Dg
1
2
45 3
1. Pelampung bahan bakar/Fuel sender
• Lepas fuel sender dari tangki bensin.
• Pasang pocket tester pada coupler fuel
sender (pada bagian fuel sender)
seperti pada gambar
Kabel positive tester → hijau (G) 1
Negative tester probe → black 2
• Ukur tahanan fuel sender
Tahanan Fuel sender
(posisi keatas È)
(Ω × 1)
4 ~ 10 Ω pada 20°C
Tahanan fuel sender
(posisi kebawah É)
(Ω × 10)
90 ~ 100 Ω pada20°C
• jika fuel sender bagus
Ganti fuel sender
B G
È
É
2 1
7 - 38
– + SISTIM SIGNAL ELEC
BAGUS TIDAK
BAGUS TIDAK
2. Voltase
• Pasang pocket tester (DC 20 V) pada
coupler unit meter (pada bagian
kebel bodi) seperti gambar
Kabel positive tester → coklat (Br) 1
Kabel negative tester → masa/ground
• Putar kunci kontak pada posisi “ON”.
• Ukur voltage (DC 12 V) pada kabel
coklat 1 dalam coupler unit meter
(pada bagian kabel bodi)
• jika voltase sesuai spesifikasi
Periksa sistim sambungan
kabel pada
sekitar rangkaian sinyal.
Br L
Dg
G B
Ch Dg
B
Br
Ch
L
G
1
3. Pelampung bensin/Fuel level gauge
• Putar kunci kontak pada posisi “ON”.
• Gerakkan keatas 1 atau kebawah 2.
• Periksa gerakan jarum apakah bergerak
ke “F” atau “E”.
CATATAN _
Sebelum memeriksa fuel level gauge, biarkan
posisi pelampung pada posisi keatas
atau kebawah selama tiga menit
• Apakah jarum meter bahan bakar
bergerak sesuai kondisi
Ganti fuel level
gauge.
4. Kabel-kabel
Periksa kabel disekitar sistim sinyal
1
2
TRBL
SHTG
BAB 8
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING...........................................8-1
SISTIM KELISTRIKAN .............................................................................8-1
SISTIM KOMPRESI ..................................................................................8-2
SISTIM PEMASUKAN DAN PEMBUANGAN ..........................................8-3
TRBL
SHTG
8 - 1
TRBL
SHTG
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING
ANALISA MASALAH
SISTIM KELISTRIKAN
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING
8 - 2
TRBL
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING SHTG
SISTIM KOMPRESI
8 - 3
TRBL
MENGATASI MASALAH/TROUBLESHOOTING SHTG
SISTIM PEMASUKAN DAN PEMBUANGAN


YAMAHA MOTOR CO., LTD.
DI ALIH BAHASAKAN OLEH TECHNICAL PUBLICATION SERVICE DIV PT YMKI
T110/T110S/T110SE WIRING DIAGRAM
R
Br
W W R R
OFF
ON
Br R
R
R
OFF
START
B
L/W
L/W
1
7
6
4
3
2
B
B Sb W P Y/W L/W
Sb W P Y/W L/W
G
G
Br L Ch Dg
Q
B
G
R
Br
Br
R
Br
L/W L/W
R/W R/W
R/W
R
OFF
ON
L/B
Y/R
8
T U V W X Y Z [ D
Y
S
5
P
R
Sb Y/W
P L/W
W
L/W
Sb
W
Y/W
P
Br L
Dg
G B
Dg Ch
B
Br
Ch
L
G
(BLACK) (BLACK)
W P
Y/W
L/W
Y/W Sb
L/W
W
Sb
P
R
R
R
B
Y
W B
R
Br
R
L/W
R/W
9
B
Br B
R
O O
W
Y/R
B
Y
B
W
Br
L/W
Br
L/W
0
Y/R L/R
L B B
L/W Y/R
L/B
B
B
C
Br
G/Y
E
G/Y
Br
Br/W
Br/W
F
H
I
O O
N N
M M L
J K
Br/W
Br
L/B
L
N
R
Ch Dg
Ch Dg
Ch Dg L G/Y
P
B
Y G
Y Y G
B
P
HI
LO
OFF
PUSH
Br/W Ch
B
Dg L/B
P B
L/B
Br/W
P
Ch
Dg
(RED) (RED)
Br
B B
B
Ch
Dg
Ch
Dg
B
B L
Y
Ch Dg
G/Y
Dg
L B
Ch
A
G
Br
D
Br
G/Y
E
G/Y
Br
W R R W
G
B
G/Y
B Br
B
R W
Br B O
ÈT110SE
ÉT110S/T110SE ÉT110
Y Y/R W W
2
R
R
YR
L LB
YR
ÈT110/T110S
OFF
ON
R
R
B
3
8
6 Y/R
LB
(BLACK) (BLACK)
R
R/W
Br
R
1 Kunci Kontak
2 Sekring
3 Battery
4 Starter relay
5 Motor starter
6 Saklar tangkai kemudi kanan
7 Tombol starter
8 Saklar lampu
9 Rectifier/regulator
0 A.C. magneto
A C.D.I. unit
B Ignition coil
C Busi/Spark Plug
D Switch rem belakang
E Switch rem depan
F Relay sinyal belok
G Klakson/Horn
H Saklar tangkai kemudi kiri
I Tombol klakson
J Saklar Dimmer
K Saklar sinyal belok
L Lampu belakang/rem
M Lampu sinyal belok belakang
N Lampu sinyal belok depan
O Lampu depan
P Sensor posisi gear
Q Sender bahan bakar
R Unit meter
S Meter bahan bakar
T Lampu Meter
U Indikator lampu jauh
V Lampu indikator sinyal belok
W Lampu indikator Netral
X Lampu indikator posisi gigi 1
Y Lampu indikator posisi gigi 2
Z Lampu indikator posisi gigi 3
[ Lampu indikator posisi gigi 4
KODE WARNA
B............ Hitam/Black
Br........... Coklat/Brown
Ch.......... coklat tua/Chocolate
Dg.......... Hijau tua/Dark green
G ........... Hijau/Green
L ............ Biru/Blue
O ...........Orange
Sb.......... Biru langit/Sky blue
P............ Merah jambu/Pink
R ........... Merah/Red
W........... Putih/White
Y............ Kuning/Yellow
Br/W...... Coklat/Putih-Brown/White
G/Y........ Hijau/Kuning-Green/Yellow
L/B......... Biru/Hitam-Blue/Black
L/R ........ Biru/Merah-Blue/Red
L/W........ Biru/Putih-Blue/White
R/W....... Merah/Putih-Red/White
Y/R........ Kuning/Merah-Yellow/Red
Y/W ....... Kuning/Putih-Yellow/White